THE GREAT KINGDOM

THE GREAT KINGDOM
Goblin Dan Gadis Kecil



Dua minggu telah berlalu sejak kepergian Leon dan teman-temannya dari kota Esther, kini keadaan kerajaan Harvest kembali damai seperti semula, raja juga telah mengumumkan kemenangan mereka melawan para pasukan monster, dan tak lupa raja juga mengumumkan bahwa kerajaan Torterres juga ikut membantu


Dan seperti yang pernah di janjikan oleh raja dia mengumumkan kepada seluruh rakyat kerajaan Harvest bahwa saat ini kerajaan mereka telah memiliki seorang jendral tertinggi yang memiliki gelar Lone Wolf, namun raja tidak memberitahukan namanya melainkan hanya memberitahukan ciri-cirinya yaitu seorang pemuda dengan armor dan topeng serigala serta juga sebuah pedang yang belum pernah ada di daratan Blue Continent ini.


Selain itu dari kelima kerajaan besar di Blue Continent ini hanya kerajaan Es dan juga kerajaan Emperor saja yang memiliki jendral utama, syarat untuk menjadi jendral utama sendiri adalah orang itu harus kuat, bahkan lebih kuat dari raja itu sendiri, dan harus melakukan kontrak darah dengan raja agar suatu saat nanti dia tidak memberontak.


Karena menilai kekuatan teman-temannya raja Hector yakin bahwa kekuatan Leon sendiri sangatlah kuat karena itu dia mengangkat Leon menjadi jendral utama kerajaan Harvest, namun dia tidak melakukan kontrak darah karena ia yakin bahwa kesatria hebat seperti Leon bukanlah seorang yang mudah berkhianat.


Sementara itu jauh di kedalam hutan di luar wilayah 5 kerajaan besar saat ini Leon dan yang lainnya tengah duduk beristirahat di tepi sebuah sungai.


"Kakak, selanjutnya kemana kita akan pergi?" tanya Lyon.


"Entahlah Lyon, aku juga tidak tau mau pergi kemana yang jelas aku hanya ingin mengelilingi luasnya daratan ini dan menjadi petualangan terkuat yang pernah ada" kata Leon menjelaskan.


"Kami akan ikut kemanapun tuan pergi" ujar Aquila.


"Benar tuan, kami akan selalu bersama dengan tuan" ucap Logan.


"Hahahaha terimakasih karena kalian sudah sangat setia denganku" kata Leon.


"Tentu saja tuan, kami akan selalu mengikuti tuan kami, karena memang pada dasarnya tuan adalah pemilik kami semua" ujar Aquila.


Lyon dan Logan juga sudah mengetahui bahwa Leon adalah sang pemilik semua hewan suci, meskipun Leon bukanlah pria tua yang dulu memelihara mereka namun saat ini Leon adalah keturunan dari pria tua tersebut yang berarti sekarang tuan mereka adalah Leon.


"Logan, apa kau bisa berburu di hutan? nampaknya malam ini kita masih akan menetap di dalam hutan ini" kata Leon.


"Baik tuan!" ucap Logan kemudian berdiri dan lansung melesat ke dalam hutan untuk berburu.


"Aquila, kalau tidak salah ingat waktu itu kau pernah menyebutkan nama Luchifer, siapa dia?" tanya Leon.


"Dia adalah raja iblis tuan" jawab Aquila.


"Bisakah kau ceritakan bagaimana kau bisa mengenalnya?" tanya Leon lagi.


"Begini tuan, dulu waktu saya masih mengembara dan mencari keberadaan tuan, saya pernah sampai di sebuah daratan yang sangat jauh berbeda dengan Blue Continent ini, di sana sangat terasa aneh karena tidak hanya manusia melainkan ada berbagai macam ras di daratan itu, karena penasaran saya mencoba untuk mencari informasi dari penduduk di sana, dan dari sana juga saya tau bahwa nama dari raja iblis itu adalah Luchifer" kata Aquila menjelaskan.


"Tidak sembarang orang bisa masuk ke tanah para iblis, jika sudah masuk ke sana maka tidak akan bisa keluar lagi, bahkan saya dulu sampai mati-matian bertarung melawan para pasukan iblis untuk bisa keluar dari sana" lanjutnya.


"Jadi memang ada daratan dimana tanah khusus untuk para iblis" gumam Leon.


"Hah...., pastinya raja iblis sangatlah kuat sedangkan aku sangatlah lemah" ucap Leon dengan nada sedih.


"Kakak tenang saja kita akan berjuang bersama-sama untuk menjadi kuat, dan kita akan mengalahkan raja iblis bersama-sama" ucap Lyon mencoba menenangkan Leon.


"Iya tuan, kami akan selalu mengikuti tuan, dan akan menjadi prajurit terhebat tuan saat melawan raja iblis nanti" ujar Aquila.


"Kalian benar juga, aku lupa bahwa aku memiliki kalian semua" kata Leon.


"Tuan aku sudah kembali" ucap Logan kemudian menurunkan rusa dari pundaknya.


"wah...., kau sangat hebat Logan" ujar Lyon.


"Baiklah malam ini kita akan makan daging rusa bakar" lanjutnya.


Setelah itu Leon mengumpulkan kayu bakar untuk membuat api di bantu oleh Lyon, dan Aquila bertugas membersihkan daging rusa itu di sungai.


Hari sudah menjelang malam, dan matahari sudah hampir tenggelam Leon menyalakan api dan mulai membakar daging rusa tersebut, setelah selesai mereka kemudian makan dengan daging bakar itu untuk mengganjal perut mereka, meskipun 3 hewan suci yang ada bersama Leon berada di tahap God namun tetap saja lapar bukanlah sesuatu yang bisa mereka sembunyikan.


Saat sedang asyik makan daging rusa bakar itu tiba-tiba saja dari hilir sungai terdengar suara seseorang meminta tolong.


"TOLONG!!!"


"TOLONG!!!"


"SIAPAPUN TOLONG SELAMATKAN AKU!"


"Tuan aku mendengar ada seseorang berteriak meminta bantuan" ucap Logan.


"Benar kakak, aku juga mendengarnya" ujar Lyon.


"Baiklah mari kita ke sana, dan gunakan armor kalian" kata Leon.


Mereka kemudian menggunakan armor masing-masing dan juga menggunakan sebuah topeng, setelah itu mereka melesat dengan kecepatan tinggi untuk mengikuti aliran air sungai.


Setelah beberapa menit dari kejauhan mereka melihat gerombolan monster goblin sedang mengejar seorang anak perempuan, di tubuh anak perempuan itu terdapat banyak sekali luka-luka akibat goresan, bahkan di bahu kanannya tertancap sebuah anak panah.


"Kakak, tolong aku, aku mohon selamatkan aku" kata gadis kecil itu, dia tidak sengaja menabrak Leon dan kemudian memeluk kaki Leon.


"Aquila, habisi mereka!!" kata Leon dengan nada tegas.


"Baik tuan!!" jawab Aquila, tiba-tiba saja aura dingin menjadi sangat kuat aura biru muda mulai menyelimuti tubuh Aquila, aura tersebut sangat serasi dengan armor miliknya, dia mengangkat tangan kanannya kemudian dari telapak tangannya tercipta sebuah bongkahan es dengan membentuk sebuah tombak.


Setelah gerombolan goblin itu berada 50 meter dari mereka Aquila lansung melesatkan tombak Es miliknya, namun tombak tersebut tidak mengenai satupun goblin melainkan hanya tertancap di depan mereka, para goblin tertawa senang namun ketika Aquila menjentikkan jarinya tombak tersebut pecah dan lansung membekukan gerombolan goblin tersebut.


"Musnahkan" kata Leon.


Logan mengumpulkan aura gelap di tangannya dan membentuk sebuah pedang kemudian dia menebaskan pedang tersebut ke arah para goblin yang telah membeku, tubuh para goblin beku itu pecah berkeping-keping bersamaan dengan kibasan pedang dari Logan.


"Gadis kecil siapa namamu?" tanya Leon dengan ramah.


"Namaku Reyna, terimakasih kakak.." ucap Reyna kemudian dia pingsan di pelukan Leon.