THE GREAT KINGDOM

THE GREAT KINGDOM
Jendral Iblis Ingrid



Ingrid sangat senang ketika mengetahui di kerajaan Torterres ada seseorang yang sangat kuat, dia terus mencoba untuk mencari dan merasakan asal aura tersebut namun sama sekali tidak berhasil.


"Sial,... seberapa hebat orang ini bahkan aku tidak bisa merasakan dimana keberadaannya" ucap Ingrid kesal.


"Apa yang di lakukan seorang iblis tingkat tinggi di sini" kata Leon dia berkomunikasi melalui batin dengan menggunakan energinya.


"Hahahaha maaf jika aku mengganggu waktu mu, tapi aku kebetulan hanya sedang lewat" jawab Ingrid.


"Lalu kenapa kau tidak segera pergi?" tanya Leon.


"Tadinya aku ingin pergi namun karena tekanan auramu yang kuat aku menjadi sangat penasaran, jika boleh bagaimana jika kita sedikit berbagi pengalaman" kata Ingrid.


"Aku sedang tidak ingin bertarung" ujar Leon.


Sebisa mungkin Leon berusaha untuk menghindari pertempuran melawan ras iblis saat ini apa lagi ras iblis tingkat tinggi, karena saat ini level kekuatan Leon masih di tahap Grand master meskipun tingkat energinya setara dengan tahap Legenda namun apa gunanya jika kekuatan tubuhnya tak mampu menampung kuatnya energi tersebut.


Saat ini Leon sama saja dengan seekor naga yang agung namun memiliki tubuh sebesar cacing, mau bagaimanapun jika bertemu lawan dengan level kekuatan dan energi yang tinggi Leon akan tetap kewalahan.


"Jangan bercanda jika kau tidak ingin bertarung denganku maka akan aku hancurkan kerajaan ini" kata Ingrid.


"Baiklah akan aku layani kau" kata Leon.


"Great Teleportation"


Dalam sekejap mata Leon sudah berada tepat di depan Ingrid yang sedang melayang di udara, dan dengan cepat ia memukul Ingrid hingga terpental sangat jauh dari kota kerajaan, Leon kembali menggunakan skill teleportasi miliknya untuk mengejar tubuh Ingrid yang masih melayang-layang terpental di udara.


Ingrid terpental sangat jauh ke dalam hutan, tubuhnya menabrak beberapa pohon hingga roboh, dan dalam sekejap Leon sudah berada tidak jauh darinya.


"Hahahaha hebat, hebat, inilah yang aku inginkan" kata Ingrid kemudian aura gelap memenuhi tubuhnya.


"Siapa sebenarnya dia, kenapa aku tidak bisa merasakan tingkatan energi ataupun kekuatannya, bahkan dia hanya terlihat seperti manusia biasa dengan armor" ucap Ingrid dalam hatinya.


Ingrid kemudian menciptakan sebuah pedang dari aura gelap yang menyelimuti tubuhnya, setelah itu dia lansung melesat dengan sangat cepat menyerang ke arah Leon.


"Shadow Clone"


Leon tidak tinggal diam dia lansung menggunakan jurus Shadow Clone miliknya untuk menahan demon itu sementara waktu, Ingrid kaget ketika menyadari bahwa ada lima bayangan yang datang maju menyerangnya.


"Kenapa ia memiliki skill Assassin, padahal dia tidak terlihat seperti seorang Assassin" gumam Ingrid dalam hatinya.


Ingrid menyerang kelima bayangan itu dengan pedangnya, walaupun hanya bayangan namun kekuatan mereka sangat hebat bahkan Ingrid sampai di buat kewalahan melawan kelima bayangan itu, hal ini di sebabkan karena setiap skill yang di gunakan oleh Leon menggunakan kekuatan energi Leon yang sangat besar, jadi setiap skill itu sama saja dengan kekuatan seorang Legenda.


"Hahahaha, kau sangat hebat tuan, aku akui kau sangat hebat" kata Ingrid


"Dan perkenalkan namaku adalah Ingrid, jendral ke lima raja Iblis" ucap Ingrid lagi.


"Jadi kau salah satu dari jendral iblis" tanya Leon.


"Benar sekali tuan, yah aku rasa sudah cukup kita bicara" ujar Ingrid kemudian dia melesat dengan cepat menyerang Leon.


"Wolf Aura"


Leon menggunakan auranya untuk menekan Ingrid namun sama sekali tidak berefek padanya, melihat skillnya tidak bekerja Leon lansung mengeluarkan katana-nya untuk menahan serangan dari Ingrid.


Keduanya bertukar serangan dengan sangat cepat, pertarungan tersebut berhasil memporak-porandakan seisi hutan, bahkan suara pertarungan mereka sampai terdengar di beberapa desa terdekat.


Jika saja Leon tidak memiliki skill teleportasi dan di tambah dengan kecepatannya yang luar biasa sudah bisa di pastikan bahwa Leon akan dengan mudah di kalahkan oleh Ingrid.


"TRANGG!!!"


"TRANGG!!!"


"TRANGG!!!"


"BOOMMM!!!"


"BOOMMM!!!"


suara pedang yang beradu serta suara ledakan menggema di kedalaman hutan, aura yang sangat besar menyebar kemana-mana bahkan monster atau binatang iblis yang ada di hutan tak ada yang berani menampakkan diri, karena mereka takut dengan aura yang sangat besar itu.


Keduanya sama-sama terpental ke belakang, terlihat sudah banyak luka akibat sayatan katana Leon di tubuh Ingrid, begitu juga dengan Leon, armor kuatnya itu bahkan tidak mampu menahan kuatnya serangan Ingrid.


"Gawat aku bukanlah tandingannya, bagaimana ini" kata Leon dalam hati.


"Ini sangat menyenangkan tuan, aku akui baru kali ini aku merasa sangat bersemangat dalam bertarung" ujar Ingrid.


"Aku harus segera melaporkannya pada raja iblis karena orang ini bisa menjadi ancaman untuk rencana raja iblis" kata Ingrid dalam hati.


"Tuan, karena aku awalnya hanya ingin kita bertukar serangan saja bagaimana kalau kita akhiri dengan mengeluarkan serangan terkuat kita" kata Ingrid.


"Baiklah jika memang itu yang kau inginkan" jawab Leon.


Mereka berdua bersiap untuk mengeluarkan serangan terkuat yang mereka miliki, Leon menarik nafasnya perlahan dan mencoba untuk tenang lalu memfokuskan dirinya untuk satu serangan terakhir.


"Aku tidak tau apakah dia akan melakukan serangan jarak dekat atau jarak jauh, yang jelas aku harus bertaruh pada serangan terakhir ini" kata Leon dalam hati.


"Dilihat dari caranya memainkan pedang aku yakin dia tidak punya serangan jarak jauh, jadi aku hanya perlu meningkatkan kecepatan dan kekuatan serangan ku saja" kata Ingrid dalam hati.


"Baiklah tuan, aku akan melemparkan sebuah batu ketika batu itu menyentuh tanah kita akan saling menyerang secara bersamaan" kata Ingrid.


"Baiklah, kita lakukan bersama" jawab Leon.


Ingrid kemudian mengambil sebuah batu dan melemparnya ke atas, batu itu melayang cukup tinggi dan mereka berdua lansung bersiap-siap, dan ketika batu itu menyentuh tanah mereka lansung maju ke depan dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Namun Leon punya rencana sendiri dia menghentikan langkahnya dengan cepat dan segera menggunakan skill terkuatnya, sedangkan Ingrid dia tetap melesat maju dengan sangat cepat dan sama sekali tidak curiga dengan yang di lakukan oleh Leon.


"Flowing Shadow"


Dua bayangan tercipta dan bersamaan dengan Leon kedua bayangan itu lansung menebaskan pedang mereka, tiga cahaya besar membentuk bulan sabit melesat dengan cepat mengarah ke Ingrid.


Ingrid sangat kaget dengan serangan Leon yang merupakan serangan jarak jauh, namun ia sangat yakin bisa menahan serangan tersebut, dia tetap maju dan tidak menghentikan langkahnya dengan percaya diri ia menahan serangan tersebut dengan pedangnya.


Namun kenyataannya sama sekali tidak sama dengan yang ia pikirkan, memang tebasan pertama berhasil ia tahan dan tebasan kedua berhasil membuatnya lengah, hingga tebasan ketiga berhasil melukai tubuh Ingrid, hingga membuatnya terpental ke belakang dan menubruk pohon.


"Hahahaha, hebat, anda benar-benar hebat tuan, aku akui kali ini aku kalah namun lain kali aku akan bertarung sampai mati denganmu, kalau begitu aku pergi tuan" kata Ingrid kemudian melesat terbang dengan kecepatan tinggi meninggalkan Leon.


"Akhirnya selesai juga" kata Leon sambil mengatur nafasnya, tubuhnya hampir tumbang karena tidak memiliki tenaga lagi, luka di tubuhnya sangat berat, untung saja armor yang ia kenakan sangat kuat sehingga mengurangi Leon dari terkena luka serius.


"Great Teleportation"


Leon lansung menggunakan skill teleportasi miliknya dan lansung menghilang dari hutan dan lansung muncul di halaman mansion Duke Arton.