
Setelah selesai menghabisi nyawa Evan, Leon kemudian menghampiri Ashley dan melepaskan borgol rantai yang ada di tangannya, tidak ada seorangpun penjaga yang berani menghalangi tindakan Leon.
"Lyon, habisi Duke Abigail" kata Leon memberi perintah.
"Hahaha dengan senang hati kakak" ucap Lyon.
Lyon kemudian berubah menjadi bentuk manusia dengan menggunakan armor putih dan bersenjata tombak, Duke Abigail bergetar ketakutan tubuhnya dibasahi oleh keringat dingin yang terus bercucuran.
"Karena kau berani menyakiti kakak, ipar maka kau harus mati" kata Lyon.
Lyon melesat kearah Duke Abigail dan lansung menyerang menggunakan tombaknya namun serangannya berhasil di tahan oleh Jendral Alex dengan pedang besarnya.
"Minggir pak tua jangan halangi aku" kata Lyon marah.
"Tidak akan aku biarkan kalian bertindak sesuka hati" ucap jendral Alex.
"Lyon, habisi siapa saja yang menghalangi" Teriak Leon.
Lyon menjadi semakin mengganas setelah mendapat perintah dari Leon, serangannya yang sangat kuat serta tajam membuat jendral Alex sedikit kewalahan menghadapi Lyon, bahkan beberapa serangan Lyon berhasil mengenai tubuhnya.
Meskipun jendral Alex menggunakan armor besi yang sangat kuat, namun itu bukanlah tandingan dari senjata tombak Lyon yang sangat kuat, dan bahkan bisa menghancurkan gunung dengan sangat mudah.
"Mati kau jendral sialan" kata Lyon.
"BBOOMMMM!!"
Jendral Alex terpental dan menabrak dinding istana hingga membuat dinding tersebut menjadi retak, Lyon kembali melesat menuju kearah jendral Alex untuk menyerangnya.
Leon juga tidak tinggal diam, setelah membebaskan Ashley, dan yang lainya Leon melesat dengan sangat cepat dan mulai menghabisi setiap prajurit yang ada di sana.
"Prajurit cepat serang pemuda itu, dan bunuh dia" kata raja memberi perintah.
Ratusan prajurit berdatangan dari luar istana dan lansung menyerang Leon, namun bagi Leon mereka semua hanyalah sarana baginya untuk meregangkan otot-ototnya yang sudah terasa kaku, dan dalam sekejap ratusan prajurit yang berdatangan telah selesai di habisi oleh Leon.
"Cepat lindungi raja" teriak Duke Abigail.
Para bangsawan kemudian mengambil senjata mereka dan lansung mengelilingi raja, dan lagi-lagi hanya Duke Felix yang masih berdiri di tempatnya karena tidak dia tidak ingin menjadikan Leon sebagai lawannya.
"Kalian pikir itu akan berhasil" kata Leon kemudian dia melesat dengan kecepatan tinggi dan mulai menebas apa saja yang ada di depannya dan menghalangi jalannya untuk membunuh raja.
"Hahaha, sungguh pemandangan yang menyedihkan..."
Tiba-tiba saja sebuah suara menghentikan keributan yang sedang terjadi di dalam istana, mereka semua memandang kearah pintu masuk dan di sana nampak seorang pria tengah berdiri santai dengan tangannya yang di lingkari di dada.
"A-aura ini.." Leon merasakan aura yang sangat akrab dari pria tersebut, namun dia lupa pernah merasakannya dimana.
"Hahaha aku tidak menyangka akan seheboh ini, hey tunggu apa lukamu sudah sembuh?" tanya pria tersebut pada Leon.
"Ingrid...!!" kata Leon kaget ketika berhasil melihat wajar pria tersebut.
"Hahahaha benar ini memang diriku, dan aku datang ke sini untuk menyelesaikan pertarungan kita" ucap Ingrid.
"Logan, Aquila, tahan dia sebentar!!" ucap Leon.
"Logan, Aquila kenapa kal...." wajah Leon berubah masam ketika melihat kedua hewan tersebut berjalan menghampiri Ingrid dan berdiri di belakangnya.
"Jangan khawatir, kau akan mendapat penjelasannya nanti" kata Ingrid.
"Bagiku ini sudah cukup menjelaskan bahwa kalian benar-benar membuatku muak!!" kata Leon.
Leon kemudian melesat dengan kecepatan tinggi kearah Ingrid, dalam sekejap Leon sudah berada di depan Ingrid saat dia ingin menebas Ingrid dengan Katana-nya tiba-tiba saja perisai Es yang sangat kuat menghadang serangannya.
"Kalian berdua serang dia" kata Ingrid.
Logan dan Aquila lansung menyerang Leon dengan ganas, meskipun Leon memiliki aura setingkat legenda namun kekuatannya saat ini hanyalah berlevel Grand Master, jadi akan sangat sulit baginya untuk menghadapi hewan suci tahap God, terlebih ada dua hewan suci.
Sihir es dari Aquila serta sihir angin dari Logan membuat badai es yang sangat besar di dalam istana, sehingga membekukan apa saja yang ada di sekitarnya, Leon berusaha sekuat tenaga menahan dua kekuatan gabungan tersebut dengan seluruh kekuatannya.
Karena fokusnya yang terganggu antara harus menyerang dan bertahan membuat Leon menjadi lengah hingga mengakibatkan beberapa serangan berhasil melukainya.
"Kakak aku akan membantu" kata Lyon.
"Kalian berdua telah mengkhianati kakak, tidak akan pernah aku maafkan" kata Leon kemudian lansung menyerang kedua hewan suci tersebut.
Pertarungan sengit tak bisa di hindarkan lagi, mereka yang ada di sana hanya bisa melotot dengan mulut sedikit menganga menyaksikan pertarungan hebat yang sedang terjadi, Leon mencoba bangkit lagi meskipun kini tubuhnya telah dipenuhi luka namun dia masih belum mau mengalah.
"Tuan Lone Wolf sebaiknya kita selesaikan urusan kita sekarang" kata Ingrid.
"Heh dengan senang hati" kata Leon.
Mereka berdua kemudian maju dan saling serang satu sama lain, pergerakan mereka berdua sangat cepat sehingga sangat sulit untuk diikuti oleh mata.
"TRAANGG!!!"
"TRAANGG!!!"
"BBOOMMMM!!!"
Leon terpental ke belakang hingga menabrak dinding istana, sekujur tubuhnya dipenuhi oleh luka sayatan pedang, namun dia masih belum menyerah dan kembali menyerang Ingrid dengan sekuat tenaganya.
Ashley hanya bisa meneteskan air mata ketika melihat perjuangan Leon dalam menghadapi musuh, meskipun tubuhnya terluka namun dia tetap saja menyerang lagi, dan lagi hingga membuat hati Ashley menjadi perih.
"BBOOMMMM!!"
Ledakan besar kembali terjadi kali ini Leon dan Lyon sama-sama terpental, Leon terpental dan menabrak tiang istana hingga roboh, sementara Lyon terpental dan menabrak dinding hingga membuat dinding tersebut bolong.
"Gawat aku sudah tidak bisa bertarung lagi, aku harus segera pergi dari sini" kata Leon dalam hati.
Leon memfokuskan pikirannya pada Duke Arton, Ashley, Maria, dan Lyon setelah itu dia memikirkan secepat mungkin tempat yang aman dan jauh dari kerajaan tersebut.
"Great Teleportation"
Dalam sekejap Leon menghilang dari pandangan mereka semua, begitu juga dengan Duke Arton, Duchess Maria, Ashley dan Lyon, mereka di bawa oleh Leon menggunakan skill teleportasi miliknya.
"Hahahaha dasar lemah, berani-beraninya dia kabur dariku" kata Ingrid.
"Lalu bagaimana sekarang tuan?" tanya Aquila.
"Sebaiknya kita segera kembali ke istana bangsa iblis" kata Ingrid.
"Apa kita tidak mengejar mereka tuan?" tanya Logan.
"Untuk apa?, tidak ada gunanya kalian menghabisi tenaga hanya untuk seorang sampah" kata Ingrid.
Setelah itu mereka bertiga kemudian menghilang bagaikan angin yang berlalu, meninggalkan istana yang sudah porak-poranda akibat dari pertarungan mereka.