Queensa Cruel Mafia Girl

Queensa Cruel Mafia Girl
Eps 60



Acara kemah tahunan yang di adakan Q'Ar internasional high school berjalan dengan lancar hingga akhir. Kini Queensa dan Lio dkk pun tengah bersiap membereskan semua perlengkapan yang mereka bawa dan begitu pun sama dengan siswa siswi yang lainnya. Setelah mereka pikir sudah selesai dengan semua perlengkapan masing masing dan sudah memastikan semua barang sudah di kemas dengan benar dan tidak ada yang ketinggalan mereka pun segera menuju lapangan untuk melakukan upacara penutup terlebih dahulu dan untuk memastikan bahwa semua murid sudah lengkap agar nanti tidak ada yang ketinggalan.


"Lio nanti aku duduk sama kamu ya, kan kemarin waktu berangkat dia udah duduk sama kamu," rengek Dari yang kini tiba tiba sudah berdiri di samping Lio.


"Mau bikin drama apa lagi sih nih ratu drama," monolog Queensa yang memang berdiri di sebelah Lio.


"Nggak," Jawaban itu lolos begitu saja dan dengan entengnya Lio menolak permintaan Dara.


"Tapi..." belum sempat Dara melanjutkan perkataannya Lio sudah menarik tangan Queensa berjalan menuju bus yang sudah standby menunggu mereka.


Ya Queensa dan Lio dkk lebih memilih pulang dengan menggunakan bus sekolah sedangkan semua perlengkapan yang mereka bawa sudah di bawa pergi terlebih dahulu dengan mafioso yang memang sudah Queensa persiapkan untuk menjaga mereka.


Mereka pun segera memasuki bus sekolah dan duduk di tempat duduk masing masing.


Lio lebih memilih duduk di tempat duduk belakang Altaf dan Naureen dan di depan tempat duduk Byan dan Byanca. Sebenarnya Lio takut kejadian saat di perjalanan saat mereka hendak berangkat terulang kembali dimana saat itu Queensa tidak bisa mengontrol emosinya hingga akhirnya membuat Aqueen muncul.


Lio mempersilahkan Queensa duduk terlebih dahulu membuat semua siswi yang diam diam mengagumi sikap dingin Lio pun ingin juga di perlakukan spesial seperti Queensa.


"Minggir lo ****** gue yang akan duduk di tempat itu," sentak Dara saat Queensa sudah hendak mendudukan tubuhnya di kursi sebelah kaca itu.


Plak


Satu tamparan melayang dan mendarat sempurna di pipi Dara. Kali ini bukan Queensa maupun Lio bahkan bukan pula Byanca melainkan Naureen yang kini berdiri tepat di samping Dara. Tadinya Naureen mau duduk di sebelah Altaf namun melihat Dara yang sepertinya sedang merusuh ia mengurungkan niatnya. Yaps dan benar saja dugaan Naureen kata kata yang semestinya terucapkan dan di tujukan untuk Dara dan Mona malah Dara lontarkan pada sahabatnya.


"Sakit setan," seru Dara kembali mendengar sebutan setan untuk Naureen Altaf pun langsung mencengkram kuat rahang Dara hingga dia mengaduh kesakitan.


"Li, tolongin aku dong ini sakit banget kamu kan di suruh buat jagain aku," adunya pada Lio namun seakan tuli dan tutup mata Lio malah dengan duduk di samping Queensa dan membukakan makanan ringan untuk kekasihnya itu.


"Yang ****** dan setan itu lo dan nyokap lo,"bukannya melepaskan cengkeramannya Altaf malah mengeratkan nya dengan suara dingin dan wajah yang merah padam bahkan giginya pun sampai ikut bergemeletuk menandakan emosinya benar benar buruk saat ini.


"Udah Al lepasin ya," ujar Naureen seraya mengusap pelan bahu Altaf.


"Pergi ! kali ini lo selamat namun tidak di lain kali," sentak Altaf seraya melepaskan cengkeramannya dengan kasar. Hingga membuat Dara terjengkang ke belakang namun tidak ada yang berani untuk mendekat dan membantu Dara berdiri.


Akhirnya mau tak mau Dara pun berdiri dengan sendirinya tanpa bantuan dari siapapun. Dara berjalan ke tempat duduknya dengan banyak seribu umpatan dan segala sumpah serapah di hatinya.


"Kenapa harus selesai sih dramanya," celetuk Byan dengan santainya. Langsung mendapat pukulan kecil di lengannya dari sang adik.


Supir bus mulai masuk kedalam bus beserta kondektur bus, kemudian sebelum bus berangkat salah satu panitia kemah pun mengabsen satu persatu anak didik mereka. Setelah di rasa semua siswa siswi sudah berada di dalam bus, panitia itu pun langsung keluar dari bus itu dan berpindah ke bus yang satunya.


Saat bus sudah mulai jalan menuju Q'Ar internasional high school para siswa siswi segera mengabari keluarga mereka masing masing. Begitu pun dengan Queensa dia mengabari Dion bahwa mereka sedang dalam perjalanan pulang.


"Sayang, kenapa harus kabarin Dion kamu bisa pulang dengan ku, ayah dan bunda, aku akan mengabari bunda dan menyuruhnya membawa dua mobil untuk mengantarkan mu dan Altaf pulang terlebih dahulu," ujar Lio dengan memainkan rambut Queensa yang memang saat ini sedang di kuncir kuda.


"Enggak apa apa lagian aku mau mampir dulu, aku sama bang Altaf ada urusan sama Dion,"ujar Queensa santai sambil meminum minuman nya.


Belum sempat Lio melayangkan protes tiba tiba ponselnya bunyi pertanda ada pesan grup WhatsApp masuk.


"Berkumpul besok di markas akan ada pertunjukan yang menyenangkan," isi pesan itu yang ternyata di kirimkan oleh Altaf.


"Siap king," jawaban mereka semua sama dan dikirimkan serentak.


Grup WhatsApp yang terdiri dari Queensa dan Lio dkk beserta Fathir dan Dion saja. Maka dari itu jika ada sesuatu yang sekiranya tidak boleh di dengar orang lain maka mereka akan mengabarinya via pesan grup tersebut.


Hmm kira kira pertunjukan apa ya 🤔