
Dan saat itu lah mobil yang di kemudikan Fathir memasuki gerbang halaman markas. Bukannya menuju parkiran Fathir malah langsung menuju Altaf dan Lio berada dan menyuruh penjaga memarkiran mobilnya.
"Altaf, Dion, Lio ada apa ini dan ngapain Lio berlutut di kaki mu Altaf," tanya Fathir dengan wajah bingungnya karena dia memang lama loding nya jika pikirannya sedang di penuhi adik perempuan satu satunya ya siapa lagi kalo bukan Queensa.
"Diam !!!," seru Altaf dengan tatapan tajamnya. Dengan cepat Dion menarik tangan Fathir dan membisikan sesuatu di telinganya.
"Oh... lalu di mana Queensa," Fathir menanyakan keberadaan Queensa setelah ber oh ria yang kemudian di jawab Dion dengan membisikkannya di telinga Fathir.
"Biarkan dia masuk Al, tapi jangan biarkan dia bertemu Queensa, aku tidak terima jika adik Perempuanku menangis kembali jika melihatnya !!!," perintah Fathir yang kemudian melenggang masuk kedalam mansion.
"Kalian disini juga ???," tanya Fathir pada teman teman Altaf dan Naureen yang berdiri depan pintu.
"Iya pak, kita disini karena tadi siang Queensa memerintahkan kita untuk mulai latihan besok pagi," jawab Lesya yang menjelaskan maksud tujuan mereka berada di markas.
"Jadi kalian yakin mau ikut organisasi mafia kami," ujar Fathir yang kemudian di jawab anggukan oleh semua teman Queensa dan Altaf.
"Iya pak, kami yakin banget dan kita memutuskan nginep disini karena latihan besok jam 7 pagi dan nggak boleh telat pak," jawab Zeffa.
"Ya sudah kalo di dalam klan kalian jangan panggil bapak, kalian harus panggil saya dan Dion Abang sama seperti Queensa dan Altaf dan satu lagi kalian juga harus panggil Queensa dan Altaf dengan sebutan Queen dan King jika sedang bertugas, dan selebihnya peraturan main di klan mafia Queen Of the Dark World atau yang biasa di kenal sebagai Ratu Dunia Kegelapan akan di jelaskan oleh Dion," jelas Fathir pada teman teman Queensa dan Altaf sekaligus anak didiknya yang sekarang ini menginginkan masuk kedalam klan mafia yang mana di pimpin langsung oleh Queensa.
Entah apa yang ada di pikiran Queensa hingga bisa dengan mudahnya menerima para sahabatnya untuk bergabung di klan mafia yang ia pimpin.
………………………………
Akhirnya Altaf dan kawan kawan pun masuk kedalam markas dengan di ikuti para cewek teman teman Queensa dan Dion di belakangnya sedangkan Fathir sendiri sudah memilih masuk lebih dulu dan bergegas menuju kamar Queensa yang mana terdapat Byan, Byanca, dan Naureen yang sedang ngobrol sambil menunggu Queensa sadar.
"Loh ada Iyan dan Byanca juga disini, kebetulan sekali ada kalian Abang mau nanya sesuatu," tanya Fathir setelah masuk kedalam kamar Queensa.
"Hmmm," namun pertanyaannya hanya di jawab deheman oleh Byan.
"Dasar bocah tengil, kenapa kalian yang kesini bukannya Minggu kemaren Queen nyuruhnya sih Aldi yang kesini ???," tanya Fathir sambil menoyor kepala Byan karena kesal dengan bocah tengil satu itu.
"Cerita panjang bang, Queensa nyuruh kita kesini karena dia punya misi yang mengharuskan Iyan kesini," ucap Byan.
"Misi apaan ?? ko Abang nggak tau," ujar Fathir yang mulai kepo dengan misi yang di rencanakan oleh Queensa karena nggak seperti biasanya Queensa selalu saja cerita dengannya.
"Itu loh buat birth day nya Lio yang 2 Minggu lagi," kini Naureen yang sedari tadi hanya menyimak pun langsung menyela ucapan mereka.
"Astaga abang baru inget pantesan tadi pagi Queensa mundurin jadwal acara camping sekolah," ujar Fathir sambil menepuk jidatnya dia memang benar benar lupa akan hal itu. Queensa memang pernah bilang kalo mau ngerjain Lio dengan pura pura dia udah move on dan udah punya cowok baru tapi karena akhir akhir ini Fathir banyak pikiran tentang masalah kantor dan sekolah dia jadi melupakan hal itu.
"Jangan panggil bapak panggil aja Abang sama dengan yang lainnya dan itu berlaku jika hanya di dalam markas ," serunya dengan suara tegas yang yang tak terbantahkan.
"Iya tadi pagi Queensa yang minta tanggalnya di mundurin," lanjutnya.
"Oh iya Yan jadi yang di jadiin pacar pura pura nya Queensa itu Lo???," tanya Fathir lagi pada Byan.
"Iya bang cuma pura pura, andai saja gue sama Queensa bukan sepupu jangankan cuma pura pura jadi pacar beneran juga gue mau," jawab Byan dengan nada sedihnya.
"Eh dasar halu Lo, Queensa nya yang nggak bakal mau punya pacar modelan otak kadal kaya Lo," ujar Fathir dengan menoyor kepala Byan lagi.
Hari semakin larut hingga akhirnya membuat teman teman Queensa dan Altaf memasuki kamar yang telah si sediakan. Di markas itu memanglah memilik sangat banyak kamar hingga bisa di tempati satu orang satu kamar. Sedangkan Altaf lebih memilih tidur di atas sofa yang berada di kamar Queensa hingga menjelang pagi.
…………………………
Kini matahari sudah menampakan wujudnya dan keluar dari peraduannya. Kedua mata seorang gadis cantik mengejapkan kedua kelopak matanya.
Queensa yang tak melihat abangnya tidur di sofa, langsung membuka selimutnya dan kemudian berdiri ke depan jendela kamarnya untuk merenggangkan semua ototnya dan menghirup udara pagi hari yang masih sangat asli karena belom terkena asap kendaraan. Di tambah markasnya ini berada di tengah hutan.
Setelah 5 menit Queensa pun memutuskan masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan diri. Namun langkahnya terhenti saat melihat Abangnya tidur di atas sofa kamarnya dan dia baru ingat saat semalam dia tidak berada di kamar melainkan berada di mini bar pribadinya.
Mini bar itu tidak ada yang boleh masuk selain Queensa sekalipun itu Abangnya. Bahkan pelayan hanya ada satu yang boleh memasuki mini bar itu untuk membersihkannya dan mengisi mengganti stok yang telah habis, Itu juga harus di awasi Queensa di dalam mini bar tersebut jika tidak ada Queensa maka mini bar itu tidak akan di bersihkan
"Abang bangun, udah siang !!!," seru Queensa yang kesal pasalnya Abangnya itu sudah menjadi kebo jika sudah tidur.
"Emm hoam apa sih adikku yang cantik Abang masih ngantuk setengah jam lagi ya," rancau Altaf sembari masih masih memejamkan kedua matanya yang enggan untuk dibuka.
"Aku mau balik ke LA," seru Queensa dan itu sontak saja langsung membuka kedua mata sang Abang.
***Maaf ya lur updatenya malem soalnya authornya abis kepleset atau kalo orang ngapak bilang itu keplarak 😁😁😁 di depan kamar mandi.
Jangan lupa tinggalin jejak kalian ya lur
Komen, vote, like kalian sangat berarti buat semangat author ngehalu.
🤗🤗salam wong ngapak 🤗🤗🤗🤗***