
Wihh.... sinetron atau drama apa ya yang bakal gua kasih namanya!? tumben otak mereka gak eror kaya kemarin, ini pasti bakal seru!
Liuzzi pun menatap mereka dengan rasa bangga dan juga rasa sombongnya, bahwa ia telah menang dari mereka, yang membuat mereka semakin kesal dengan Liuzzi.
"Liuzzi... kenapa sih kamu tega buat misahin abang kamu dari kami!?" ucap Bela yang langsung mengekspresikan wajah nya seperti seorang anak kecil didepan Aditya.
"Ha gua!? maksudnya lu nuduh gua buat misahin lu dari abang gua!? heh! inget ya lu yang pengen misahin hubungan lu sendiri kan!? jangan salah kan orang lain atas kesalahan lu sendiri! itu sama aja lu fitnah gua ngerti gak!" teriak Liuzzi yang membuat Desi dan Bela kita hanya bisa menundukan kepalanya tidak bisa berkata-kata.
"Semakin lama lu disini, semakin muak gua ngelihat wajah lu berdua tahu gak! mending lu pergi dari sini sekarang!" ucap Kenangan dengan tegas.
Desi dan Bela pun masih tidak ingin menyerah, ia pun langsung memegang kaki ibu dan ayah Liuzzi, mereka untuk terkejut karena mereka langsung berlutut kepada kedua orang tua nya.
"Ibu mertua tolong bilang kepada Aditya dan Kenangan untuk tidak mengusir kami dari sini" ucap Bela sembari menangis dihadapkan mereka berdua.
"Alah... paling lu drama kan!?" ucap Liuzzi yang langsung turun dari ranjang nya itu dan langsung menarik baju Desi dan Bela.
"Wehhh, emang kalian berdua gak capek apa harus berpura-pura syuting kaya gitu!? gua tahu banget lu berdua pasti masih banyak hutang ke orang lain kan!?" ucap Liuzzi yang langsung membuat Desi dan Bela terdiam.
"Huft... ya sebenarnya ucapan yang lu katakan itu sangat berbeda, kita sih mau pengen hidup mewah, punya status bagus" ucap Desi yang langsung membuat semua keluarga Liuzzi menatap tajam kearah mereka.
Bela pun tak habis fikir dengan perkataan Desi barusan yang membuat mereka semakin jatuh, Liuzzi pun terseyum licik kepada mereka berdua.
"Owalah... kalian cuma pengen harta keluarga ku saja ya.... dasar prempuan munafik! hanya ingin kekayaannya saja di mata kalian! pantesan kalian g*bl*k! dikasih pendidikan yang baik, bukanya dipergunakan dengan baik malah membuat orang tua menjadi semakin kecewa dengan kalian!" teriak Liuzzi, yang membuat Desi dan Bela hanya bisa terdiam tidak sepatah kata pun mereka lontar kan kepada Liuzzi.
"Seharusnya kalian tidak harus merebut kekayaannya orang lain! seharusnya kalian berusaha biar menjadi lebih baik, bukanya menjadi buruk kaya gini!? coba kalian bayangkan orang tua kalian sudah berusaha menyekolahkan kalian tetap kalian malah membuat orang tua kalian sangat-sangat kecewa!"
"Kalian sadar diri dong! orang tua ingin membuat anaknya menjadi lebih baik, membuat masa depan kalian gak buruk kaya mereka! tapi kalian... wow selalu saja berpacaran dengan orang kaya raya untuk bisa berfoya-foya!!" teriak Liuzzi, yang membuat mereka pun tiba-tiba bertekuk lutut dihadapkan Liuzzi.
"Maaf kan kami Liuzzi... kami memang salah, tolong maafkan kami" ucap mereka yang membuat Aditya pun langsung memanggil polisi, ketika Liuzzi sedang berbicara panjang lebar, Aditya mengambil kesempatan itu untuk menelepon polisi.
Brak....
"Jangan bergerak, tahanan atas nama Desi dan juga Bela akan kami tahan!" teriak salah satu polisi lainya, sembari mencondongkan pistol nya kearah Desi dan Bela.
"Aku sudah memaafkan kalian berdua, tapi sayang nya... hukum dan keadilan harus tetap ditegakkan, jadi bangun lah dan pergi lah ke kantor polisi bersama mereka" ucap Liuzzi yang langsung tersenyum bkepada Des dan Bela, mereka pun hanya bisa ber pasrah.
Liuzzi pun melihat Desi dan Bela dengan wajah murung mereka, sembari menundukkan kepalanya, dan dengan keadaan tangan yang telah di borgol oleh polisi.
"Yuri kamu datang juga!? kenapa aku gak sadar ya kalo kamu ada di sana!?" ucap Liuzzi yang langsung memeluk Yuri, Yuri pun memeluk Liuzzi kembali.
"Lah.... kan gua tadi ada didepan mata lu, gua kan yang maksa lu buat tidur kembali, katanya otak lu lagi eror deh, makanya kan udah gua bilang istirahat dulu, jangan banyak b*c*t, cepet berbaring sekarang!" teriak Yuri yang langsung mendorong tubuh Liuzzi untuk segera tidur.
"Aditya kesini sebentar" ucap Ibu Liuzzi yang tengah duduk di sebuah sofa, Aditya pundak duduk disamping ibunya.
"Ya kenapa bu!? lihat lah Yuri, dia adalah calon menantu ibu nanti, dan bakal berpasangan sama kamu lagi Aditya" ucap Ibu Liuzzi yang membuat Aditya pun merasakan jatung nya yang tiba-tiba berdegup dengan kencang, sembari menatap Yuri yang tersenyum.
"Ibu ini kenapa sih!? ko jadi Yuri yang jadi calon istri aku!" bisik Aditya, dengan kesal, Kenan pun langsung duduk disamping Aditya secara tiba-tiba.
"Ya.. kan antara tahun ja dia jadi calon kakak ipar gua, dia juga pintar, gak kaya lu lu sarjana S3 ko bodoh" ucap Kenan dengan santainya, Aditya pun tersenyum dan langsung menarik rambut Kenan yang membuat Kenan menjerit kesakitan.
"Anjirr sakit b*go!" teriak Kenan
"Eh!? Aditya seharusnya lu jangan narik rambut adik lu!" ucap Yuri sembari memakan beberapa buah bersama Liuzzi di samping nya.
"Ehem... cinta yang mulai tertanam neh" ucap Liuzzi dengan suara lantangnya, Yuri dan juga Aditya pun kesal kepada Liuzzi.
"Maksud lu! orang gua sama dia cuman sekedar adik dan kak!" teriak Yuri dan juga Aditya serentak.
"Cieeee, si calon dokter cantik dan ganteng ini bakal mau nikah" ucap Liuzzi yang membuat Yuri pun langsung menutup mulut Liuzzi.
TAMAT....
Hai semua, akhirnya novel ini dah tamat juga ya... oh iya, karena kemarin gak ada yang jawab pertanyaan author, mau pengen lanjut ke season 2 atau engga, author bakal memutuskan untuk lanjut.... yeyeyey, seneng gak!?
Kayanya engak yah... 🙂, tapi nanti besok author gak up dulu karena author bakal buat alur cerita nya buat yang season dua, jadi mungkin 1 sampai 2 hari kedepan bakal gak up dulu nih novel nya....
Tapi jangan khawatir author akan sesegera mungkin buat up cerita season kedua ini ^^
Tapi mungkin author hanya bilang aja, kalo di season 2 nanti, author bakal pindah kan sudut pandang mengarah ke arah Aditya dan Kenan ya, jadi nanti permasalahan nya bukan kearah Liuzzi melainkan kearah kedua abang nya ini.
Oh iya, Liuzzi masih tetep di season 2 bakal akan keliatan, tapi kalian penasaran kan pekerjaan apa yang akan Liuzzi lakukan, dan siapa cinta sejati dari mereka bertiga bersaudara ini?
Oke, mungkin segitu dulu info dari author dan makasih udah mau baca sampai detik-detik akhir ini 😊