My Two Annoying Brothers

My Two Annoying Brothers
Bab 33 : Kisah Zen Dan Nay #2



Apa!?


"Nah cepet gih kasih minuman ini ke Nay, terus kalian saling ngobrol biar deket dan biar tahu satu sama lain" ucap Ibu Zen yang langsung memberikan sebuah teh dan juga beberapa cemilan kepada anak nya itu.


"Kenapa ibu manggil dia?" tanya Zen dengan panik, ibu Zen pun semakin mendorong Zen untuk langsung berbicara dan berkenalan dengan Nay.


Dengan gugup Zen pun langsung memberikan teh itu kepada Nay, Nay yang terlihat cantik dan menawan membuat Zen pun terpesona, keanggunan nya saat tersenyum dan meminum teh pun membuat Zen semakin yakin bahwa pilihan ibunya adalah pilihan yang tepat baginya.


"Oh iya, maaf aku gak sopan asal minum teh aja" ucap Nay yang langsung meletakan tehnya sembari tersenyum kepada Zen, Zen pun membalas senyumnya itu yang membuat Nay pun terpesona dengan senyuman Zen.


"Oh iya, kita kenalan dulu ya? nama ku Nay" ucap Nay yang langsung mengulurkan tanganya ke pada Zen, Zen pun mengulurkan tanganya kembali kepada Nay.


"Nama ku Zen, senang berkenan dengan mu, apa yang ingin kau tanyakan tentang ku?" ucap Zen yang langsung bertanya kepada Nay tentang dirinya, yang ingin ia ketahui, agar merasa pembicaraan ini tidak terlalu canggung.


"Ah... apa aku boleh menanyakan sesuatu tentang mu?" tanya Nah dengan kesannya yang seperti tidak enakan, Zen pun menggeleng kan kepalanya kepada Nay, Nay pun mulai berfikir pertanyaan apa yang ia penasari tentang Zen.


"Oh iya! aku mau tanya sesuatu soal ini, apakah kau tidak mempunyai pacar atau apakah kau pernah berpacaran degree orang lain?" ucap Nah dengan tetapan nya yang langsung tajam kearah Zen, Zen pun terdiam mendengar perkataan Nay.


"Aku mempunyai mantan tapi karena udah mantan ya gak usah dipikirkan lagi, dan aku hanya berfokus kepada kuliah ku saja" ucap Zen yang langsung tersenyum tipis kepada No, Nay yang mengetahui Zen sangat terkejut pun tersenyum kembali.


"Kau pasti terkejut ya? ya... pasti banyak cewek yang bilang kaya gitu, jadi ya... kau jangan heran saja" ucap Nay dengan santai nya sembari mengambil beberapa makanan dimeja.


"Aku ingin bertanya pertanyaan yang sama dengan mu, apakah kau mempunyai pacar?" ucap Zen, yang membuat Nay pun tersedak, Zen pun langsung memberikan teh itu kepada Nay, dengan cepat Nay pun menghabiskan teh itu.


"Kau tadi bertanya itu kepada ku? baiklah akan aku cerita kan... sebenarnya aku memiliki mantan dia berjanji padaku bahwa dia akan menikahi ku nanti, tapi dia melanggar janji itu dan malah berselingkuh dengan ku, dan setelah aku mengetahui dia berselingkuh, aku pun memutuskan untuk putus dengan nya" ucap Nay dengan panjang lebar.


"Jadi kau diputusin karena pacar mu berselingkuh dengan mu? kenapa bisa padahal kau kan cewek ideal?" tanya Zen dengan penasaran, Nay pun mulai menundukkan kepalanya.


"Itu karena... menurut dia aku itu manja, suka nempel sama dia, padahal nyatanya aku gak terlalu nempel dan manja sama dia" ucap Nah yang langsung membuat Zen merasa tidak enakan dengan pertanyaan nya itu.


"Baiklah... sekarang aku ingin bertanya, kau kuliah jurusan apa?" ucap Zen yang langsung mengubah topik agak Nay tidak terlalu dalam kesedihan.


"Aku jurusan sastra Inggris, aku masih menjalani S1" ucap Nay yang langsung bersemangat lagi, Zen pun senang melihat wajah nya tidak bersedih lagi.


Ibu Zen yang sedari tadi melihat pembicaraan itu dari dapur pun tersenyum dengan lebar, melihat anaknya secepat akrab dengan Nay, yang membuat dirinya ingin cepat menikahi mereka berdua.


Aku senang jika Zen tidak bersedih lagi karena mantan yang itu, semoga mereka tetap akrab hingga mereka bisa menikahi, dan mempunyai seorang anak.


Beberapa bulan kemudian, Zen dan Nay pun resmi berpacaran, kedua orang tua senang melihat mereka bisa semakin mengenal dan semakin dekat, disinilah yang membuat Zen merasa bahwa ada yang tidak beres dengan sikap Nay.


"Zen... ayo kita ke mall!?" ucap Nay yang langsung menarik tangan Zen, untuk segera pergi ke mall dengan cepat.


"Lah!? hari ini aku ada tugas kerja kelompok, jadi aku tidak bisa menemani mu untuk pergi ke mall, lagi pula kau kan udah pernah pergi ke mall 2 hari yang lalu? masa kamu mau pergi ke mall lagi?" tanya Zen yang membuat Nay pun cemberut, dengan kesal pun pergi meninggalkan Zen, Zen yang berusaha mengejar Nay pun sia-sia karena Zen berfikir bahwa ia harus mementingkan tugas dibanding dengan Nay yang cemberut karena ingin ke mall.


Di sisi Nay, yang tengah duduk di taksi, pun melihat kearah belakang bahwa Zen tidak mengejar nya dari belakang yang membuat Nay pun kesal lalu langsung membanting kan hpnya.


"Maaf nona, seharusnya anda tidak boleh membanting kan hp nona" ucap pak supir yang melihat dari kaca depan mobil, Nay pun menatap tajam pak supir itu, yang membuat pak supir itu pun ketakutan melihat tetapan Nay.


"Lu itu tugas nya cuma nyupir doang gak usah banyak ba*ot deh!" gertak Nay yang langsung mengambil hpnya dengan keadaan layar hp pecah.


"Maaf nona, saya memang salah" ucap pak supir itu sembari menundukkan kepalanya dengan mulai menyetir kan mobil tanpa melihat kebelakang.


Cik! Zen... lu udah mau mulai mengabaikan gua? lihat aja gua bakal bikin lu nempel sma gua terus dengan cara apa pun! gua bakal buat lu hanya memperhatikan gua! dan bukan nya orang lain, mengerti lu!


Disini Zen yang tengah mengerjakan tugas bersama teman-teman nya pun langsung memikirkan sikap Nay yang dulu dengan yang sekarang, membuat Zen merasa bahagia Nay mulai berubah sikap nya 100%


Gua rasa sikap yang tadi Nay tunjukkan 1 bulan ini adalah sikap nya yang asli... jika gua sama dia terus bisa-bisa gua gak bisa lulus kuliah.. mending gua tunggu waktu yang tepat lalu gua putus in...


"Zen kenapa lu diam aja?" tanya selah satu teman nya itu, yang membuat Zen pun terbangun dari lamunan nya.


"Oh iya bentar gua lagi cari seuatu di sini" ucap Zen yang langsung mengetikan jarinya dengan cepat di laptop.


Gua yakin, bahwa yang membuat mantan Nay putus karena sikap Nay yang sekarang.... kalo sikap Nay semakin parah, gua bakal putus ini dia!


Baca sampai akhir ya... makasih udah mau baca sampai sini ^^