
Pagelaran event Paris Fashion Week di hari pertama berlangsung dengan sangat baik dan sukses. Dengan keterbatasan fisik yang Baby miliki nyatanya tidak membuat event itu berantakan ataupun terlihat minus. Justru dengan penampilan Baby yang memakai kaki prostetik mirip kerucut terbalik itu mampu membuat para penikmat fashion terpukau dan tiada henti memuji penampilannya.
Di hari pertama kemunculan Baby, ia sukses membuat banyak media mengekspos dan mengabadikan hampir seluruh penampilan Baby dari awal kemunculan hingga acara selesai. Tidak lupa banyak juga yang mengunggah berita itu ke media sosial.
Berita kemunculan Baby menjadi tranding topik dalam sekejap. Dengan menuliskan hastag #modeldengankakiprostetik maka terlihat jelas pose-pose Baby di sepanjang Paris Fashion Week day one.
Berita tentang Baby kini berada di urutan paling teratas di seluruh media sosial. Sehingga mengakibatkan banyak media yang ingin mengulik dan mencari tau siapa model unik itu. Sayang management tempat Baby bernaung belum memperbolehkan mereka meliput atau mewancarai Baby.
"Selamat untuk pencapaianmu, Sayang."
"Makasih Kak."
Saat hendak memeluk Baby, dua bodyguard itu maju dan mendekatinya.
"Ups, pengawal kamu Baby ...."
Baby Corn menoleh ke arah dua bodyguard tidak jelas itu, tidak lupa ia mengisyaratkan agar mereka pergi jauh dari Baby.
"Itu utusan dari Duce kamu, ya Beb."
"Iya ...."
"Selamat, itu artinya dia amat menyayangimu," ucap Kak Mariska sambil tersenyum.
Pujian dari Kak Mariska mengalir deras ke arah Baby, begitu pula ucapan terima kasih juga ia berikan pada semua anggota management agencynya untuk kesuksesan hari ini.
Melihat Tango yang hendak pergi membuat Baby mencekal tangannya. Sontak Tango menghentikan langkahnya dan menoleh.
"Where are you going?"
"Where am I going, it's definitely none of your business."
Sejenak Baby melempaskan tangan Tango dan membiarkannya pergi.
.
.
🍂Inggris
Dokter Maxime tampak masih mengamati wajah kekasihnya itu dari layar laptop di depannya itu. Memperhatikan setiap detail dari perform Baby di atas catwalk sepertinya telah menjadikannya candu.
Beberapa saat kemudian, ada rasa cemas yang menggelitik ketika melihat Baby bersikap power full dalam setiap langkah dan hentakan kakinya. Terlebih saat ia meliuk mengunakan kaki prostetik dengan ujung meruncing itu. Sungguh memanjakan mata para penikmat fashion.
Baby selalu berusaha mengeluarkan skill terbaiknya saat perform di atas panggung catwalk. Baginya memberikan pertunjukan terbaik merupakan sebuah bentuk apresiasi pada diri sendiri dan perancang busana yang ia kenakan. Sehingga pose dan mood model tersampaikan dengan baik.
Tidak berapa lama pintu kamarnya di ketuk dari luar. Dokter Maxime menoleh, tetapi tidak mempersilakan tamunya untuk masuk ke dalam rumah. Cherry yang absen dari pagelaran fashion show kali ini memang sengaja mengambil hari cutinya untuk mengejar kembali cinta Maxime yang hilang.
"Sayang, kenapa nggak dibuka sih pintunya?" ucap Cherry dengan kesal.
Namun sayang, Maxime yang sudah mengetahui jika Cherry mengejarnya sampai ke Inggris pasti memiliki sebuah rencana untuknya dan Baby.
"Apa aku membiarkannya masuk ya, sepertinya menarik jika aku bermain dengannya sekali lagi," gumam dokter Maxime sambil tersenyum.
Saat mau melangkah ponselnya berdering, dilihatnya nama yang tertera di layar, ada nama Baby Corn is calling.
"Hm, sepertinya dia mulai tidak tahan jika berjauhan denganku."
Tanpa banyak berpikir ia pun mengangkat panggilan telepon dari Baby.
"Hallo sayang, kamu kenapa?" tanya dr. Maxime dengan lembut.
"A ... aku ...."