
Setelah kejadian tadi siang alana menjadi murung dari sore dia berdiam diri di kamar merenung kan nasib nya
***alana pov
kenapa nasib ku seperti ini?apa salah ku? kenapa hidup ku selalu menyedih kan hiks
aku memang tak pantas untuk jasson dia jauh untuk ku gapai.
ayah ibu mengapa kalian meninggal kan ku sendiri disini?aku merindukan kalian aku ingin ikut kalian hiks aku tak sanggup hidup tanpa kalian hiks hidup ku selalu menderita kalian tega hiks(alana menangis sesegukan)apa memang jalan takdir ku harus seperti ini apa yang harus aku lakukan sekarang?
alana pov end***
Karena kelelahan menangis alana sampai tertidur, tak lama jasson masuk ke dalam kamar alana ia melihat alana sedang tertidur dengan rambut menghalangi wajah cantik nya, jasson duduk di pinggir ranjang menyelip kan rambut alana yang menghalangi pemandangan nya jasson melihat kondisi alana dengan mata yang sembab hidup merah dan masih ada jejak air mata di pipi nya ia mengelus pipi tersebut dengan lembut dan mengecup pipi alana dan mengenggam tangan nya
apa yang kau pikirkan sayang?sampai kau menangis seperti ini? guman nya
jasson membetul kan posisi tidur alana dan menyelimuti alana setelah di pikir pikir jasson ikut bergabung tidur seranjang dengan alana dan memeluk alana erat.
Keesokan pagi nya alana menggeliat ia merasakan beban di perut nya dan ia melihat tangan kekar yang memeluk nya dari belakang seketika alana berbalik dan cup jasson mengecup bibir alana sekilas ternyata jasson dari tadi sudah bangun
morning babe (senyuman hangat dari jasson)
morning jasson( balasnya membalas senyuman jasson),kenapa kau tidur disini dengan ku?
Alih alih menjawab jasson hanya tersenyum lama mereka terdiam hingga jasson memulai pembicaraan
alana panggil nya
hm
apa yang kau pikirkan? kenapa kemarin kau menangis sayang cerita pada ku
aku tidak menangis elak nya
Alana memandang wajah jasson dengan mata berkaca kaca dan itu membuat jasson panik
hey kenapa sayang? apa ada yang sakit? bicara padaku?
aku merindukan orang tuaku jasson(seketika tangis nya pecah dan jasson segera memeluk alana erat sambil mengelus punggung alana hening tidak ada pembicaraan yang terdengar hanya isak tangis alana,jasson sengaja diam supaya alana menumpah kan kesedihan nya dalam tangisan setelah tangis nya mereda baru lah jasson mulai bicara dan mendudukan alana di pangkuan nya)
Listen to me, you are not alone, dear, there are still me and my parents, they love you, Alana, including me, don't think that you are alone, whatever is on your mind, you have to share all your problems with me, understand? promise Alana you won't cry alone anymore
yeah i promise thank you jason
anything for you babe,love you alana
love you too jasson(sambil mengecup bibir jasson singkat dan itu membuat jasson kaget karena ini pertama kalinnya alana berani mencium nya) ngomong ngomong jasson rebecca bagaimana?apakah dia mencari ku?aku takut dia mengkhawatir kan ku
jasson terkekeh alana belum tahu apa yang terjadi dengan sahabat nya itu
apa yang kau tertawakan jasson?tidak ada yang lucu, menyebalkan!!! (sambil mengerucutkan bibir nya)
tenang saja sayang dia aman bersama billy dia sudah mengetahui bahwa kau ada bersama ku
apa billy? billy assisten mu? yang di tanya hanya mengangguk
kenapa mereka bisa bersama? jangan jangan? alana memicingkan mata nya memandang jasson curiga
aku tidak tahu sayang,yang pasti saat aku ke kantor aku melihat billy dan sahabat mu itu sedang berpelukan, ngomong ngomong apa kau tidak ingin turun dari pangkuan ku? kau sengaja menggoda ku ya? kau bisa membangun kan adik ku yang sedang tertidur sayang
blush alana blushing salah tingkah ia segera turun dari pangkuan jasson dan berlari memasuki kamar mandi
dasar mesum!!!! menyebalkan!!! (teriak nya dari dalam kamar mandi tentu saja alana mengerti arah pembicaraan jasson sedangkan jasson hanya tertawa terbahak bahak karena berhasil menggoda alana)