
Rencana Fashion Show untuk Paris Fashion Week tinggal beberapa hari lagi. Sebagai langkah persiapan, Baby sudah memesan berbagai mode kaki prostetik yang lebih sesuai dengan tema yang akan diangkat dalam tema pertunjukan fashion kali ini.
Dokter Haris pun harus memenuhi permintaan dari Baby untuk merahasiakan rencananya kali ini. Bahkan Baby sampai berkonsultasi dengan para dokter yang menanganinya selama ini tentang semua hal agar tidak mengurangi kesiapan fisik dan mental untuknya.
"Misal nih, dok, saat aku mau masuk lagi ke stage kita kan cuma dikasih waktu beberapa detik buat ganti baju, semisal aku langsung slup pake kaki yang lain nggak apa-apa kan?"
d
"Nggak apa-apa, kok, asal kaki kamu harus tetap dalam balutan perban, oke."
"Oke dokter Fany, oh ya aku boleh minta satu perawat nggak, buat bantu aku saat event berlangsung, takutnya aku ada yang iseng lagi."
"Nanti ada dua bodyguard dokter Maxime yang akan menjagamu saat tampil," ucap dr. Haris sambil mendekati Baby.
Entah dari mana, tiba-tiba dokter Haris masuk dan mendekati mereka yang masih asyik mengobrol.
Sorot mata dr. Fany mengingatkan akan ancaman dari dr. Maxime pada mereka berdua. Hingga hal itu sukses disadari Baby dari interaksi dr. Fany dengan dr. Haris barusan.
"Maksud kalian apa?" tanya Baby tiba-tiba.
"Maksud yang mana sih?" ucap dr. Fany yang seolah menutupi hal ini.
"Tadi dokter bilang, nanti saat proses fashion show dr. Maxime akan mengirimkan dua bodyguard untuk menjagaku? Apa dia tau kalau aku akan fashion show?"
Masih dengan entengnya ia menjawab, "Iya lah orang dulu kamu pernah minta ijin padanya ya jelas dia akan mengingat semua keinginanmu itu."
"Sorry gue lupa, ok dokter kita tetap sesuai rencana awal."
"Siap Baby."
"Untuk kaki prostetik milikmu besok akan aku kirimkan secara eksklusif ke kediaman kamu."
.
.
Hari yang ditunggu telah tiba, dokter Maxime benar-benar mengutus dua orang bodyguard untuk mengawal Baby sekaligus satu orang dokter spesialis yang siap sedia ketika Baby membutuhkan bantuan.
Dari tempat duduknya Tango masih memandangi Baby, ia ingin tau seberapa pantas Baby berkontribusi di dalam event kali ini. Terlebih ia sangat di ditonjolkan oleh Kak Mariska.
Hari ini Kak Mariska sudah bersama salah perancang busana yang bekerja sama dengab agency modelnya kali ini. Ia tampak akrab dengan semua designer terkenal itu. Terlebih sepak terjang Mariska yang sangat lihai membentuk supermodel-supermodel baru di atas catwalk.
"Où est votre futur mannequin Mariska?"
(Di mana calon supermodel kamu kali ini Mariska)
"Il se préparait à apparaître à la cérémonie d'ouverture cette fois."
(Dia sedang mempersiapkan dirinya untuk tampil di acara pembukaan kali ini)
"Même si elle est déformée dans ses jambes mais ne réduit jamais l'esthétique dans chaque apparence."
(Meskipun dia cacat di bagian kakinya tetapi tidak pernah mengurangi estetik dalam setiap penampilannya)
Designer itu menoleh, "Wow, votre modèle est tellement cool et beau cette fois, bonne posture, style et apparence que j'aime. J'espère qu'elle pourra devenir mannequin un jour.
(Wow, keren dan cantik sekali model kamu kali ini, postur tubuh oke, gaya dan penampilannya aku suka. Semoga dia bisa menjadi supermodel suatu saat nanti)
"Aamiin," ucap Mariska dengan tersenyum.