Let Me Still Love You

Let Me Still Love You
Extra part



Malam itu di dalam kamar, Rey sedang bermain dengan sang buah hati nya. Ia mengajak anak nya itu untuk berbicara, walaupun sang putri tidak bisa menjawab apa yang ia katakan. Tapi sepertinya, putri nya itu mengerti kalau sedang di ajak berbicara dan bercanda.


Televisi di kamar tersebut sedang menyala, walaupun tidak ada yang menonton. Bella sedang berada di kamar mandi; membersihkan tubuh nya untuk tidur malam ini.


"Ella sayang ...." Sang anak hanya bisa tertawa saat Rey mengajak nya berbicara.


"Anak ayah cantik sekali, sangat mirip dengan bunda mu." Rey menggelitik kaki sang anak, yang membuat Ella tertawa geli.


"Ella mau punya adek bayi lagi, Nak?" tanya Rey pada putri nya. Seolah mengerti keinginan sang ayah, Ella pun mengangguk sambil melengkungkan bibir nya ke atas membentuk sebuah senyuman. Memperlihatkan gigi nya yang belum tumbuh itu.


"Nanti kita minta sama bunda ya, Sayang." Rey senang melihat jawaban putri nya.


Rey terus-terusan mengajak anak nya itu untuk ngobrol. Ella pun selalu tersenyum menanggapi ucapan sang ayah. Tapi senyuman itu tiba-tiba hilang, saat adegan di televisi mengejutkan mereka.


"Arrghh ...." Teriak seseorang dari dalam televisi, dan memperlihatkan sosok menakutkan disana. Ternyata film yang di putar Rey adalah film horor.


"(Suara tangisan anak umur 6 bulan)."


"Ella sayang, tenang anak ayah, ayah disini, Sayang." Rey mencoba menenangkan putri nya. Rey langsung mengambil remote, dan mematikan televisi itu. Setelah beberapa menit, akhirnya tangisan Ella pun berhenti.


"Huft syukurlah ...." Rey menghela nafas lega melihat anak nya sudah tenang.


Tiba-tiba Rey terfikirkan akan sesuatu, ia langsung mengambil ponsel nya yang ia letakkan di atas meja, di samping ranjang. Ia mencari sesuatu dari dalam ponsel nya tersebut. Senyuman menyeringai tiba-tiba muncul di wajah nya, entah apa yang membuatnya tertawa seperti itu.


***


Bella keluar dari kamar mandi dan sudah menggunakan piyama tidurnya. Bella berjalan menghampiri suami dan anak nya.


"Ella sayang ... anak bunda tidur dulu ya, sudah malam!" Bella langsung menidurkan sang anak dengan menepuk-nepuk pelan punggung Ella.


"Sayang ...." Panggil Rey. Bella langsung menoleh ke arah nya.


"Kenapa, Rey?"


"Ella pengen adik lagi!" Ucapan Rey membuat Bella membelalakkan kedua mata nya, dan langsung menatap tajam ke arah Rey.


"Itu kau yang mau, jangan bawa-bawa Ella!" cetus Bella.


"Ella juga mau, Sayang. Ella mau adik lagi kan, Sayang?" Rey berbicara melihat ke arah putrinya, tetapi tangan nya menggelitik kaki sang anak, yang membuat Ella langsung tertawa.


"Lihatlah sayang! anak kita menginginkan adik lagi," Bella menggelengkan kepala nya, karena ia melihat tangan Rey yang sengaja menggelitik kaki anak nya.


"Rey ... Ella masih sangat kecil, aku takut kasih sayang nya akan terbagi kalau kita punya anak lagi," tutur Bella.


"Sayang, tapi Ella mau. Mau, ya?"


"Tidak, Rey!"


Mendengar jawaban Bella, Rey langsung mengambil ponsel nya dan mengarahkan nya ke Ella. Seketika Ella langsung menangis.


"Lihat lah, Sayang! Ella menangis karena kau tidak mau memberinya adik lagi!" Bella pun seketika panik saat Ella menangis. Pikiran nya sempat berkata, apa benar anak nya menangis karena ia tidak mau memberikan adik lagi. Tapi ia juga curiga dengan apa yang di tunjukkan Rey di ponsel nya.


Tangisan Ella semakin mengeras dan menakutkan. Rey pun ikut bingung melihat reaksi anak nya. Ia menjadi sangat panik.


"Bagaimana ini? matilah aku!" gumam Rey sambil menepuk dahi nya.


Rey menunjukkan foto hantu yang sangat menyeramkan di dalam ponsel nya kepada anak nya. Foto yang sempat di carinya di google saat anak nya menangis mendengar teriakan hantu di televisi tadi. Hal itulah yang membuat Ella menangis histeris, seperti sekarang ini.


"Rey, tolong buatkan susu untuk Ella! cepat, Rey!" Perintah Bella pada Rey. Rey hanya mengangguk dan langsung berlari ke bawah untuk membuatkan susu untuk anak nya.


"Astaga ... rencana ku gagal. Istri ku marah padaku, dan sekarang aku malah jadi disuruh-suruh seperti ini. Bodoh sekali kau, Rey!" gerutu Rey merutuki kebodohan nya sendiri.


***


Keesokan malam nya, Ella sudah tertidur di dalam keranjang bayi nya. Kini saat nya Rey beraksi kembali untuk membujuk istrinya.


"Bella sayang ... apa boleh kita melakukan nya sekarang?" tanya Rey yang saat ini sedang berbaring, dengan kepala berbantalkan paha sang istri.


"Tidak, Rey! apa kau tidak mengerti apa yang ku katakan padamu kemarin?" cetus Bella.


"Aku mohon, Sayang ... sudah lama sekali kebutuhan biologis ku tidak terpenuhi. Selama ini aku selalu menahan, Sayang. Tapi kumohon ... kali ini boleh, ya?" Rey berbicara dengan raut wajah semelas mungkin, akhirnya Bella pun menyetujui permintaan Rey.


Rey sudah lama sekali tidak berhubungan badan dengan istrinya. Ia hanya pernah berhubungan intim dengan sang istri satu kali saja, itu pun dalam keadaan tidak sadar, dan menghasilkan Ella.


Saat Rey dan Bella menikah lagi, saat itu Bella sedang mengandung 3 bulan, dan itu masih termasuk masa-masa rentan dalam kehamilan. Akhirnya Rey menahan sampai anak nya lahir.


Pada saat Ella lahir, Bella tidak melahirkan secara langsung, melainkan melalui bedah Caesar. Hal tersebut membuat mereka tidak bisa berhubungan badan selama 6 bulan setelah melahirkan Ella.


"Apa kau serius, Sayang?" Rey tidak percaya dengan jawaban Bella. Bella pun kembali mengangguk.


"Tapi satu kali saja, ya. Aku sangat lelah karna harus mengurus Ella." Ujar Bella.


"Bagaimana bisa jadi, kalau cuma satu kali." gerutu Rey.


"Ella juga cuma sekali buat, tanpa sadar lagi," celetuk Bella yang membuat Rey seketika bungkam.


"Sayang, jangan di samakan dengan itu!"


"Kenapa? memangnya apa beda nya?" Rey tidak mau menjawab pertanyaan Bella. Ia langsung membungkam mulut istrinya itu dengan mulut nya. Tanpa ada penolakan dari sang istri, mereka pun kembali melakukan nya.


Malam itu terjadi penyatuan antara kedua nya, untuk yang kedua kali nya. Setelah melakukan nya beberapa kali, Rey menyudahi aksinya dan langsung memeluk sang istri, dengan tubuh polos yang hanya di balut selimut untuk berdua.


"Ternyata seperti ini nikmat nya. Sayang sekali saat melakukan untuk pertama kali, aku malah tidak sadar." Gumam Rey dalam hatinya, dan mengecup puncak kepala sang istri. Lalu mereka berdua tertidur sampai fajar datang.


*


*


*


*


*


*


*


Makasih untuk like, komen, dan vote nya ya kakak-kakak.


Salam hangat


Tna❤️