Let Me Still Love You

Let Me Still Love You
Kejujuran



Setelah beberapa jam di dalam pesawat, kini mereka telah sampai di tanah air. Sebelum itu Rey sudah membangunkan Bella terlebih dahulu. Ketika mereka turun, terlihat taksi sudah menunggu disana, taksi tersebut di pesankan oleh ibu nya Rey.


Setelah hampir 35 menit berada di taksi, akhir nya mereka sampai di rumah. Tapi sebelum itu, ketika masuk ke pekarangan rumah, terlihat sebuah mobil yang mengikuti mereka dari belakang, ternyata itu adalah mobil milik Mike, sahabat Rey ketika di sekolah menengah atas


“Rey, apa kabar?“ ucap Mike yang baru keluar dari mobil bersamaan dengan Rey dan Bella yang baru turun dari taksi.


“Mike ... ternyata kau, ku pikir siapa,“ ucap Rey.


“Aku baik-baik saja, kau bisa lihat sendiri, kan.“ Lanjut nya lagi.


“Bella apa kabar?“ Kini Mike beralih bertanya pada Bella.


“Aku baik Mike, bagaimana dengan mu?“ tanya Bella kembali.


“Aku juga baik.“ Jawab Mike tersenyum.


“Kalian baru pulang dari mana?“ tanya Mike yang melihat Rey dan Bella membawa koper.


“Spanyol.“ Jawab Rey singkat.


“Untuk apa kalian kesana? “


“Kau ini banyak tanya, tentu saja untuk berbulan madu,“ jawab Rey kesal. Mike terlihat terkejut mendengar jawaban Rey.


“Syukur lah kalau kau sudah bisa menerima Bella, aku juga ikut senang melihat nya.“ Ujar Mike sambil menepiskan senyum nya, walaupun dalam hati nya ia menahan rasa sakit yang amat dalam, karena melihat orang yang di cintai nya menikah dengan sahabat nya sendiri. Selain itu, ia juga tau bahwa sahabat nya itu dulu sangat membenci wanita yang saat ini menjadi istri nya. Tapi syukur lah kalau sekarang dia sudah bisa menerima Bella sebagai istri nya.


“Hey, apa kau mau di luar saja?“ tanya Rey yang melihat Mike melamun dengan tatapan kosong.


“Ehh iya, kenapa kau tidak mengajak ku masuk?“


“Kau saja yang terlalu banyak melamun. Ayo cepat lah masuk!“ ajak Rey.


***


Ketika sampai di dalam rumah, terlihat dari bawah ada seorang wanita di atas sana yang terlihat sedang menunggu seseorang. Melihat seseorang yang di tunggu nya telah datang, terlihat senyum mengembang di wajah wanita itu, ia langsung turun ke bawah menghampiri Rey lalu memeluk lelaki itu.


“Sayang ... aku sangat merindukan mu.“ Ucap Kia lirih sambil memeluk Rey. Rey ingin sekali membalas pelukan wanita di hadapan nya saat ini, namun ia teringat kembali dengan janji nya kepada istri nya. Jadi, di urungkan nya niat untuk memeluk wanita yang sebenar nya sangat ia rindukan saat ini.


Tidak bisa di pungkiri, kalau Rey sangat merindukan Kia dan masih sangat mencintai wanita itu. Wajar saja kalau Rey masih menyimpan perasaan pada Kia, karena ia juga baru semalam berjanji pada istri nya untuk mencoba belajar mencintai istri nya itu.


“Kenapa kau tidak pernah menelepon ku?“ ucap Kia lagi karena tidak mendapat respon dari Rey. Melihat Kia memeluk Rey seperti itu dan memanggil nya sayang membuat Mike geram melihat nya. Mike tidak segan-segan melayangkan pukulan nya ke wajah Rey.


Bughh


Rey terkejut akibat pukulan tiba-tiba dari Mike sahabat nya itu, begitu juga dengan Kia yang sedang memeluk Rey. Mereka berdua hampir saja terjatuh akibat pukulan dari Mike. Namun kaki Rey masih bisa menahan nya. Bella pun tak kalah terkejut nya melihat respon Mike yang langsung memukul Rey.


“Bagaimana bisa kau membawa selingkuhan mu ke rumah dan tinggal bersama istri mu?“ lanjut nya lagi masih dengan nada keras.


“Apa kau tidak pernah memikirkan perasaan istri mu sama sekali, haa?“ teriak Mike.


“Kalau memang kau tidak mencintai Bella, maka ceraikan saja dia. Kau tau kan aku sangat mencintai nya, “ sambung nya lagi.


“Aku siap menjadi suami Bella jika kau tidak mau, Rey.“ Ucapan Mike itu membuat Rey Tidak bisa bicara apa-apa. Jangan kan untuk membalas, melihat Mike saja Rey tidak berani, karena memang benar apa yang di katakan sahabat nya itu.


Tapi untuk menceraikan Bella, seharusnya Mike tidak perlu ikut campur, karena itu adalah urusan rumah tangga mereka. Mike juga tidak tau kalau Rey sudah berjanji akan mencintai Bella, dan mencoba untuk melupakan Kia.


“Mike ... dengar kan aku! kau tidak tau apa yang sebenar nya terjadi Mike,“ ucap Bella menenangkan Mike.


“Yang kau katakan memang benar Mike. Tidak seharusnya aku memperlakukan istri ku seperti ini,“ Rey melepaskan pelukan Kia dari tubuh nya.


“Tapi, ketika kami bersama di Spanyol selama 3 hari kemarin, aku sudah berjanji pada Bella kalau aku akan belajar mencintai nya dan melupakan Kia,” lanjut Rey. Kia melihat ke arah Rey dengan tatapan tidak percaya.


“Rey, apa kau serius dengan perkataan mu?“ tanya Kia sambil menatap Rey.


“Maaf Kia ... dari awal memang sudah seharusnya aku mencintai Bella sebagai istri ku, bukan malah tetap mengikat mu di sisi ku sebagai pacar ku, dan menyakiti istri ku sendiri,“ Walaupun Rey tidak sanggup mengatakan hal itu pada wanita yang masih ia cintai ini, tapi ia tetap harus mengatakan yang sebenarnya. Kia meneteskan air mata nya.


“Tidak Rey! kau pasti bercanda. Iya kan Rey, kau pasti bercanda kan ... jawab Rey!“ teriak Kia sambil mengguncang kan tubuh Rey, namun Rey membalas nya dengan gelengan kepala.


“Maaf Kia, aku tidak sedang bercanda,“ Mendengar jawaban Rey, Kia langsung berlari keluar rumah. Tepat pada saat itu, taksi sedang melintas di depan rumah Rey, Kia langsung menghentikan taksi tersebut dan menaiki nya lalu pergi meninggalkan rumah Rey dan Bella.


“Rey, kejar lah Kia!“ pinta Bella pada Rey.


“Tidak Bella! kalau aku mengejar nya, dia pasti akan berpikir kalau aku tidak bisa hidup tanpa dia,“


“Ya sudah, terserah kau saja.“


“Rey, kali ini aku memaafkan mu. Tapi, jika sekali lagi kau sakiti Bella seperti ini, aku yang akan memaksa Bella untuk meminta cerai pada mu … Ingat itu!“ ancam Mike dan berlalu pergi meninggalkan Rey dan Bella yang masih terdiam di sana.


“Rey, apa ini sakit?“ Bella menghampiri Rey dan memegang pipi suami nya itu, yang tadi sempat terkena pukulan tangan Mike.


“Ini tidak sebanding dengan rasa sakit yang aku buat di hatimu.“ Ucapan Rey berhasil membuat Bella menitikkan air mata nya.


“Tidak Rey! kau jangan bicara seperti itu! Ingat, aku sudah memaafkan mu Rey, bahkan aku tidak membencimu sama sekali, walau kau berbuat sesuatu yang melukai hati ku,“ tutur Bella sambil menangkup kan kedua tangan nya pada wajah Rey.


“Maaf,“ Ucap Rey lirih sambil menatap Bella.


“Tenang lah, aku sudah memaafkan mu.“ Bella menarik Rey ke dalam pelukan nya.