
Nungky dan yang lain baru saja kembali sehabis mencari makan, mereka sangat terkejut sekaligus bahagia mendengar kehamilan Rania, mereka langsung bersorak senang sambil memeluk gadis yang tengah hamil itu.
“Ran si Om ganteng tokcer juga ya akhirnya setelah sekian lama kamu hamil juga” Ucap Nungky sambil mengelus perut Rania yang masih rata.
“Iya dong Mas Reno kan emang hebat makannya aku suka” Ucap Rania membuat Reno tersipu malu.
“Yang benar itu ini semua karena Mama, kalau Mama gak ngasih jurus jitu buat cepat hamil gak mungkin kan Ran cepat hamil” Ucap Kikan dengan bangga.
“Berarti karena Papa juga dong ya Ma, kan Mama tau jurus itu pas bikin anak sama Papa” Ucap William ikut-ikutan bersuara.
“Jurus apa Ma ajarin dong” Ucap Gisuwa sambil cengengesan.
“Siap sayang nanti ya kalau kamu pas nikah Mama kasih jurus jitu buat malam pertama kamu nak” Ucap Kikan sambil mengedipkan sebelah matanya.
“Aku masih harus ngejar dan dapetin Mas Iyan dulu baru bisa praktekin jurusnya” Ucap Veyya sedih.
“Tenang Veyy ada aku, aku juga belum nemu jodohku siapa, kayaknya aku juga harus serius nyari jodoh” Ucap Nungky mulai berpikir.
“Dari kemarin kamu juga nyari jodoh Ky, tapi jodoh pada kabur kalau ada kamu” Ucap Veyya sambil mendelik pada Nungky yang hanya cengengesan.
“Iya Ky dari dulu kamu suka banget godain cowok mau dia udah punya pacar atau belum, aku bingung maksud kamu serius nyari jodoh kayak gimana, padahal udah semua cara kamu lakukan Ky” Ucap Gisuwa menyetujui ucapan Veyya.
“Itu belum seberapa guys belum juga aku kasih jurus cinta Nungky udah pada kabur tuh cowok, padahal mah ya mereka gak tahu aja kalau dapetin aku itu kayak dapat durian runtuh, cantiknya ada, imutnya juga ada” Ucap Nungky sambil tersenyum membanggakan kecantikannya.
“Aku kalau jadi cowok juga bakal kabur Ky kalau ketemu cewek kayak kamu, udah licik, tukang ngibul, jago banget bawa sial lagi” Ucap Rania membuat semua orang yang berada disana tertawa.
“Tenang sayang Mama masih mau kok jadiin kamu mantu Mama” Ucap Kikan menenangkan sambil menepuk pundak Nungky membuat gadis itu tersenyum senang.
“Ah Mama bisa aja aku jadi terharu Ma, yaudah Mama mertua suruh bang Al lamar aku secepatnya ya, takutnya aku keburu dilamar yang lain” Ucap Nungky sambil tersenyum.
“Gaya mu Ky kayak ada yang mau kamar kamu aja” Ucap Veyya membuat yang lain kembali tertawa.
Merasa bosan karena ruangan rumah sakit itu begitu ramai oleh ocehan Kikan dan yang lain yang kebanyak hanya meledek dirinya, Nungky oun keluar ruangan dimana ada Iyan dan Adinda tengah mengobrol sambil duduk dibangku.
Nungky menoleh menatap Alvian yang menatap Rania dan Reno sambil tersenyum kecil, gadis itu yakin Alvian sedang menangisi kesedihannya melihat mantannya tengah berbahagia dengan kakaknya sendiri, Nungky tersenyum kecil melihat ketegaran Alvian.
“Ayo bang kita kuy aja dari pada lihat yang bikin hati nyesek dan galau mulu!” Ucap Nungky sambil menarik kerah baju Alvian dan membawanya pergi meninggalkan rumah sakit tersebut.
Disinilah mereka berada di sebuah pasar malam setelah mereka berkeliling tidak jelas, akhirnya saat malam tiba Nungky mengajak Alvian ke pasar malam yang kebetulan mereka lewati, Alvian melirik Nungky yang terlihat senang saat mereka sedang menaiki komedi putar, dia mengembuskan napasnya kasar merasa menyesal karena menuruti ajakan Nungky.
“Hey abang-abang ganteng di bawah sana, lihat aku putri cantik dan imut yang turun dari kayangan, godain aku dong bang” Teriak Nungky sambil melambaikan tangannya dengan heboh kepada para pengunjung di bawah sana.
Ingin rasanya Alvian menenggelamkan dirinya di dasar sumur melihat kelakukan gadis yang bersamanya itu, harusnya dia ingat jika Nungky bukanlah orang yang akan bisa duduk diam dengan tenang seperti gadis kebanyakan.
“Bang Al kenapa bang abang cemburu ya bang takut aku digodain sama yang lain, tenang bang Al kalau aku keburu nikah sama yang lain aku masih mau kok jadi selingkuhan abang, nanti kita ketemunya pas tengah malam aja ya bang” Ucap Nungky sambil cengengesan.
“Makasih Ky aku masih belum kepikiran buat nikah apalagi jadi selingkuhan” Ucap Alvian sambil tersenyum samar. ”Apalagi kalau ceweknya itu kamu Ky mending aku jomblo terus” Tambah Alvian dalam hati
Namun bukannya berpikir Nungky malah tersipu malu.”Aduh abang mau kita pacaran dulu ya bang, kuy kah Bang kita mojok yuk” Ucapnya membuat Alvian mengelus dadanya pelan berusaha untuk tetap sabar.
“Ky kita mau kemana sih sudah malam nih” Ucap Alvian saat Nungky terus berjalan di depannya tanpa tujuan setelah turun dari komedi putar tersebut.
“Hadeh mau kemana lagi tuh bocah” Gumam Alvian sambil berjalan menyusul Nungky.
“Ayo bang kita dangdutan!” Teriak Nungky yang sudah berada di atas panggung.
Alvian menatap Nungky yang terlihat asyik berjoget dengan heboh bersama para pengunjung lain, si biduan dangdut melirik Nungky sebal karena gadis itu terus-terusan berjoget di depannya membuat pandangannya terhalang, namun si biduan mencoba bersabar dan terus bernyanyi*Goyang Dombret*.
Tiba-tiba Nungky mengambil microphone si biduan dangdut dan mulai mengeluarkan suara indahnya untuk bernyanyi dengan lantang menyanyikan lagu kesukaannya yaitu *Mabuk Janda*
“Sudah mabuk minuman ditambah mabuk judi masih saja abang tergoda janda kembang tak sudi ku tak sudi” Ucap Nungky bernyanyi dengan keras sambil menggoyangkan badannya dengan heboh.
Sontak semua orang yang berada disitu langsung menutup kuping mereka termasuk Alvian yang tidak tahan mendengar suara indah Nungky yang menyakitkan, Nungky tersenyum saat semua orang menatapnya dengan tajam.
“Nih Mbak biduan saya balikin mich nya” Ucap Nungky cengengesan sambil memberikan benda tersebut kepada si biduan dangdut yang menatapnya tajam, kemudian Nungky langsung lompat dari atas panggung dan Alvian dengan sigap langsung menangkap Nungky.
“Bang Al ayo lariiiii!” Teriak Nungky sambil menarik tangan Alvian.
“Arrggghh tollooongg”
Nungky dan Alvian berlari cepat menjauhi kejaran para warga yang dendam pada Nungky, mereka terus berlari tanpa memedulikan teriakan orang-orang yang marah pada mereka, saat mencapai mobil Alvian mereka langsung menaiki mobil tersebut dan menyalakan mobilnya pergi menjauh dari tempat tersebut, Alvian yakin dalam waktu dekat dia dan Nungky tidak akan bisa datang ke daerah tadi.
Alvian langsung tertawa terbahak-bahak setelah dia menghentikan mobilnya di jalan yang sepi, dia melirik Nungky yang menatapnya bingung dan kembali tertawa saat mengingat kejadian dimana gadis itu membuat rusuh acara dangdutan yang membuat para penonton mengejar mereka.
“Kamu itu lucu banget sih Ky, kalau kita sampai gagal kabur tadi mungkin kita sudah babak belur tau” Ucap Alvian sambil terus tertawa.
“Abang lucu kalau lagi ketawa, gini aja terus ya bang biar gantengnya nambah!” Ucap Nungky tersenyum lembut sambil mengacak rambut Alvian.
Degg
Alvian menghentikan tawanya saat Nungky menyentuh rambutnya sambil tersenyum, gadis di sampingnya itu terlihat sangat berbeda jika sedang tersenyum lembut dan bicaranya tidak asal-asalan membuat Alvian tertegun dibuatnya, dia merasa jantungnya berdetak dengan kencang tidak seperti biasanya, Alvian tersenyum samar mencoba menutupi kegugupannya.
Nungky mendongak menatap langit malam dari mobil Alvian yang atapnya terbuka.”Lihat deh Bang langit indah banget kan banyak bintang dan ada bulannya juga” Ucapnya pelan sambil tersenyum samar.
Alvian ikut mendongak dan mengangguk setuju.”Iya malam ini indah banget biasanya mendung” Ucapnya sambil tersenyum.
“Sama kayak abang yang harus lupain kesedihan Abang dan lupain semuanya Bang, ingat Bang langit gak selalu mendung dan bikin galau, kalau abang bisa lupain semua kesedihan abang aku yakin kok semuanya bakal terlihat indah mau mendung ataupun cerah” Ucap Nungky panjang lebar sambil tersenyum lembut.
“Cinta itu gak harus saling memiliki Bang, ada kalanya mundur lebih baik daripada terus-terusan berjuang tapi gak ada hasilnya” Ucap Nungky lagi.
Alvian terdiam mendengarkan semua kata-kata Nungky yang cukup menohok hatinya, dia tersenyum ternyata dia salah menilai Nungky selama ini, ternyata selain orangnya lucu dan suka bikin ulah dia juga bisa berpikir dewasa dan membuat orang lain terkagum-kagum padanya.
“Makannya Bang jadi selingkuhan aku aja ya bang dijamin deh bisa bikin hidup abang penuh warna, soalnya kalau jadi lakiku saingan abang banyak , jadi aku harus milih-milih dulu!” Ucap Nungky sambil cengengesan.
Alvian ikut tertawa dibuatnya, setelah berkata bijak gadis itu kini kembali ke sifat aslinya yang aneh dan menyebalkan.
“Ya Allah kuatkah aku untuk tidak jatuh cinta padanya?” Gumam Alvian dalam hati sambil tersenyum melihat Nungky yang sudah nangkring di depan tukang nasi goreng sambil melambaikan tangan padanya.
------
Nih Eps Alvian dan Nungky udah ah bubyeee jgn lupa like, vote n komen biar aku smgt😆😆😆