Kepentok Cinta Nungky

Kepentok Cinta Nungky
Terciduk



“Neng Lisa” Udin langsung berdiri dengan gugup dia menatap Lisa yang memasang wajah penuh luka karena melihat si aki Udin tengah bersama yang lain.


“Aki Udin teganya kamu Ki peot, bukankah kamu kemarin mengatakan akan menungguku terus dan sekarang kamu malah bersama 2 wanita seksi seperti mereka, oh tidak aku dikhianati!” Ucap Lisa memulai dramanya yang sudah di persiapkan oleh si ratu licik Nungky.


Aki Udin menghampiri Lisa yang tengah berjongkok sambil menangis mengeluarkan air mata buayanya.“Bukan begitu Lis, abang bukan deketin mereka tapi mereka yang deketin abang!” Ucap Udin menjelaskan.


“Apa om ganteng kita yang deketin bukannya abang yang godain kita duluan pakai nyolek-nyolek aku segala lagi” Ucap Alvian dengan gaya centilnya merasa terluka dengan kata-kata Udin.


“Iya nih Om, katanya tadi Om mau ngajak kita ke Kamerun buat liburan terus kita bakal nikah bertiga di Suriah, dan bulan madu di Palestina, itu apa dong Om?” Ucap Adinda ikut bersuara.


“Oh jadi gitu ya Aki Udin, jadi kamu sudah merencanakan buat nikah sama 2 cecunguk ini?” Tanya Lisa sambil menunjuk Alvian dan Adinda.


“Bukan gitu Lis ak--”


“Cukup Ki peot, aku tidak mau dengar lagi penjelasanmu, dasar kamu aki-aki pendusta” Potong Lisa cepat.


“Maaf Lis aku gak bisa sama kamu lagi, aku lebih baik menikah sama mereka untuk kujadikan istri ketiga dan keempatku, kalau nunggu kamu bisa keburu dikubur aku Lis” Ucap Udin meminta maaf, dia sudah bersikap seperti babang tampan saja yang dikerumuni banyak wanita muda.


“Tak apalah Ki, semua sudah terjadi aku ikhlas kalau Aki mau nikah sama mereka, jangan lupa kasih undangan aja ya bang” Ucap Lisa pura-pura terluka dengan tersenyum miris sambil mengelap air mata buayanya.


“Ihh ya Allah amit-amit deh aku nikah nih sama aki-aki peot!” Gumam Adinda pelan.


“Apalagi aku Din, aku masih doyan cewek bukan aki-aki beracun kayak dia” Ucap Alvian membuat keduanya mengangguk setuju.


“Bang Udiinnnnnnn!”


Udin si aki-aki peot dan ketiga gadis yang bersamanya menoleh ke arah 2 ibu-ibu gendut yang barusan meneriakan nama Udin, dengan penampilan ala sosialita kesasar di angkot mereka menghampiri Udin dan ketiga gadis tersebut.


“Mama tua dan Mama mudaku!” Pekik Si Aki Udin kaget melihat kedua istrinya datang.


“Apa-apaan kamu bang jadi ini kelakuan kamu gak pulang berhari-hari, oh ternyata kamu lagi nyari bini muda hah?” Bentak Sunarsih istri pertama Aki Udin.


“Bukan gitu Ma, abang cuma lagi nyari tukang pijat!” Bohong Udin merasa takut dengan tatapan kedua istrinya itu.


“Tukang pijat tapi seksi-seksi dan muda kayak gini ya bang, emang abang mau pijat apaan hah, pijat anti patah tulang?” Tanya Wiwin si istri kedua Aki Udin sambil menjewer kuping suaminya itu dengan kesal.


“Hallo ada apa ini ribut-ribut?”


Kikan datang bersama 3 antek-anteknya yang berpakaian sangat aneh dan lucu, Nungky, Veyya dan Gisuwa memakai wig berwarna-warni lengkap dengan pakaian yang tak kalah mencolok, sedangkan Kikan dia hanya berdandan seperti dirinya yang biasa, dalam sandiwara pun dia tidak mau menjatuhkan harga dirinya.


“Babang Tampan” Pekik Nungky, Veyya dan Gisuwa sambil menghampiri Si Aki Udin.


“Ini siapa Om ganteng, anak apa selingkuhan nih?” Tanya Adinda mengompori suasana.


“Jawab Bang Udin mereka siapa?” Ucap Sunarsih menatap suaminya tajam.


“Aduh kenalkan saya Maya dan ini ketiga anak kembar saya!” Ucap Kikan memperkenalkan dirinya dan juga ketiga gadis yang bersamanya itu.


“Kembar, kok gak mirip sih?” Tanya Wiwin menatap ketiga gadis licik itu bingung, dia tidak menemukan satupun kemiripan di wajah ketiganya kecuali senyuman mereka yang menyebalkan.


“Iyalah gak mirip orang bapak sama cetakannya aja beda-beda” Jawab Kikan terkikik sendiri dengan ucapannya.


“Lalu kalian mau ngapain kesini mau minta sumbangan?” Tanya Lisa.


“Kalau minta sumbangan nanti saja, kita ini lagi sibuk ngurusin pernikahan sama bang Udin” Ucap Alvian ikut bersuara.


“Haduh bukanlah saya kesini mau minta tanggung jawab sama bang Udin” Ucap Kikan menjelaskan.


“Tanggung jawab apa maksud kamu, kamu bunting?’ Tanya Sunarsih.


“Bukan saya tapi anak-anak saya yang bunting nih tiga-tiganya hamil anak bang Udin!” Ucap Kikan menunjuk ketiga antek-anteknya yang mengangguk sambil mengusap perut mereka yang buncit dengan ukuran yang berbeda-beda.


“Hallo calon istri-istri seniorku, kenalkan aku Jesika, dan ini Juminten dan Maemunah kedua saudara kembarku!” Ucap Nungky memperkenalkan dirinya juga Veyya dan Gisuwa.


“Kampret si Nungky, ngasih nama buat kita aja jelek banget nama dia sendiri bagus, Juminten? Memangnya aku janda penjaga warteg apa” Ucap Veyya kesal tak terima dengan nama baru yang diberikan untuknya.


“Apalagi aku Veyy, masa namaku Maemunah bukannya itu nama kang jamu di depan sekolah kita ya Veyy?” Gisuwa tak kalah kesalnya dengan Nungky.


“Bang Udin tanggung jawab ya aku sudah hamidun selama 3 bulan nih bang” Ucap Nungky sedih sambil mengelus perutnya.


“Aku juga bang bayi kita sudah berumur 2 bulan, abang sih pakai godain aku setelah abang bosan sama Jesika!” Ucap Veyya


“Abang juga godain aku setelah putus dari Juminten, hasilnya sekarang aku hamil 1 bulan bang” Ucap Gisuwa menambahkan.


“Aduh si Om udah main jebolin aja 3 perawan sampai hamil semua” Ucap Alvian terkikik geli.


“Tidak saya tidak kenal kalian apalagi sampai buntingin kalian semua” Sangkal Udin.


“Jangan gitu Bang Udin terus mereka hamil anak kucing hah, udahlah nikahin aja kalau nggak kasih kompensasi biayanya tergantung umur kehamilan ya bang, 1 bulan 1 Milyar!” Ucap Kikan menjelaskan.


“Enak saja memangnya bang Udin punya duit segitu, heh inget ya bang aku gak mau bayarin tuh hutang abang” Ucap  Sunarsih mengingatkan.


“Aku juga gak mau ya bang, enak aja abang yang bikin anak kita yang repot” Ucap Wiwin kesal.


“Tidak bisa pokoknya  saya mau minta ganti rugi!” Ucap Kikan tidak terima.


“ Sudah Aki Udin bayar gih katanya orang kaya” Ucap Lisa.


“Yang kayak itu istri-istri saya bukan saya, kalau saya ini cuman tukang es cendol keliling bukan orang kaya” Ucap Udin sedih.


“Ihh amit-amit maaf ya Om aku gak jadi nikah sama Om, mending nyari lagi yang kaya beneran!” Ucap Alvian sambil berjalan melewati mereka.


Gubrakk


Karena dia tidak bisa berjalan dengan seimbang, Alvian terjatuh dengan posisi terjengkang, semua yang ada disana langsung menggigit bibir mereka agar tidak tertawa saat melihat Alvian.


“Ahhh rambutku!”


“Oh tidak Jerukku terjatuh” Pekik Alvian sambil mengambil rambut palsunya dan memakainya kembali, setelah itu dia juga mengambil buah jeruk yang terjatuh dan kembali memasukkannya ke dalam dada agar terlihat menonjol.


“Akhirnya aku cantik lagi” Ucap Alvian senang sambil menggoyang-goyangkan jeruk di dadanya.


“Ka-kamu laki-laki?” Udin melotot tak percaya saat melihat wujud asli Alvian.


“Menurut kamu apa, banci taman lawang?” Ucap Alvian dengan suara lelakinya sambil tertawa, kemudian dia berlari meninggalkan Aki udin yang terlihat syok.


Namun kepergian Alvian tidak membuat keadaan menjadi tenang, mereka semua kini malah saling baku hantam memperebutkan Aki Udin yang tersiksa dengan kekacauan tersebut.


Pluk


Sesuatu tiba-tiba terbang mengenai mata Nungky, gadis itu mendengus kesal sambil melihat benda yang menyakit matanya barusan, namun seketika rasa kesalnya menghilang saat melihat benda itu yang ternyata ada gigi palsu emas Udin.


“hihi lumayan buat dijual” Ucapnya senang setelah memungut gigi palsu tersebut.


Nungky menjejerkan uang 500 ribu yang dia dapat dari Rania dan Reno serta gigi palsu Udin dengan kedua tangannya, gadis itu merasa sangat senang karena bisa mengambil keuntungan dari kesialan orang lain.


“Buat bayar utang” Ucap Veyya sambil mengambil 2 lembar uang Nungky, gadis itu mendengus sebal namun dia kembali tersenyum saat melihat sisa uangnya, dia langsung memasukkannya ke dalam tas sebelum ada orang lain yang meminta bagian padanya.


Akhirnya rencana untuk mengusir Aki Udin pun sukses besar, setelah kejadian itu Aki Udin sudah tidak pernah datang ke rumah Lisa lagi, dari kabar yang didengar Aki Udin sudah pindah ke Jawa dan kembali menjadi tukang cendol keliling setelah diceraikan oleh kedua istrinya.