Harem: The Vampires World

Harem: The Vampires World
END



Celine telah menemukan kebahagiaan nya, Dia yang dulunya menginginkan sebuah kehangatan keluarga, kini bisa mendapatkan semua itu sekaligus.


Tidak ada yang menyangka jika takdir yang indah membawanya ketempat yang diinginkan nya. Celine memiliki banyak cinta di dunia ini, tidak peduli dia hidup Dimana pun asalkan dia merasa bahagia itu sudah cukup.


Di umur nya yang masih muda, dan juga belum menyelesaikan pendidikan nya, dia harus terjebak di dunia yang sangat berbeda, bertemu dengan orang-orang asing yang bukanlah manusia biasa, mungkin saat itu terasa sulit, tapi semua telah terlewati dengan bahagia.


Menikah dengan Jeffry dan memiliki putri seperti Lily adalah kebahagiaan terbesar nya, dan sekarang dia sangat bersyukur pada Tuhan yang telah mengirimkan mereka di hidupnya.


Berdiri di atas balkon Mansion adalah hobi Celine sekarang, karena dari atas sini dia bisa melihat para penduduk desa sedang melakukan aktivitas mereka, meniup telapak tangannya yang terasa dingin.


padahal hari masih siang tapi udara terasa dingin, tidak bisa di bayangkan bagaimana jika malam telah tiba.


sejak tadi Jeffry mencari keberadaan istrinya yang telah menghilang sejak pagi, sebenarnya dia tidak masalah hanya saja Lily menangis karena mencari ibunya.


Pria itu menghela nafas saat lagi-lagi dia melihat Celine berdiri di balkon tanpa mengenakan baju hangat.


mengambil mantel milik Celine, kemudian Jeffry memakaikan nya tanpa pemberitahuan.


"Jeff! kau mengejutkan ku"


"kau lebih mengejutkan ku dengan berpakaian seperti ini di musim dingin" jika Celine bisa merajuk padanya maka pria itu akan menggerutu seharian hanya karena mengkhawatirkan Celine.


Celine tersenyum wanita itu dengan berani menelusup kan kedua lengannya pada pinggang sang suami. dan Jeffry yang sudah biasa mendapatkan pelukan seperti ini hanya bisa menghela nafas.


"maaf, aku terlalu fokus terhadap pemandangan dari sini, daripada harus mengambil mantel" Celine menenggelamkan wajahnya di dada bidang milik suaminya.


Padahal Celine sudah sering membujuk nya dengan kata-kata dan perbuatan yang sama, tapi entah mengapa Jeffry terus terpengaruh pada kata-kata wanitanya ini.


Telapak tangan nya yang besar menangkup wajah Celine.


"Kau meminta maaf, tapi nanti kau akan mengulangi nya lagi, benarkan?" Celine tertawa geli, Jeffry sangat mengerti dirinya.


"Tidak selalu" jawabannya, Celine kembali memeluk tubuh suaminya dengan sangat erat.


"Terimakasih, untuk segalanya"


jeffry mengerenyit, tiba-tiba saja?


"Hm... Terimakasih kembali, karena telah berjuang bersama ku sampai akhir, dan juga terimakasih karena memberikan kebahagiaan yang berlimpah pada ku"


Celine menatap Jeffry dengan mata berkaca-kaca, seharusnya dia yang mengatakan semua itu.


"Aku mencintaimu"ucapnya dengan tulus


"Aku lebih mencintaimu"balas Jeffry dengan senyum lebarnya.


Jeffry menatap wajah cantik di hadapannya dengan intens, Dia selalu berharap jika Celine akan terus bersamanya hingga maut memisahkan mereka.


"Ayah!....Ibu!" suasana romantis yang mereka buat, hancur seketika saat gadis kecil kesayangan mereka hadir di sana.


Lily datang dengan raut wajah marah nya yang terlihat imut itu, ayahnya bilang akan membawa ibu pada nya ternyata?, dia sudah menunggu lama tapi ayahnya itu tidak kembali juga.


"Ayah tidak boleh memiliki ibu sendiri!" marah nya dengan nada khas balita.


"maafkan ayah, Karena terlalu merindukan ibumu, ayah tidak bisa berpaling dari nya" Jeffry berjongkok untuk menyamai tinggi putri nya.


pipi gembul Lily terlihat semain tembam karena gadis kecil itu merajuk...


"Sepertinya kata-kata seperti itu tidak cocok untuk di dengar gadis kecil seperti Lily" William mengungkapkan pendapat nya, Sekarang dia merasa jijik dengan kemesraan dua orang dewasa itu.


"Kenapa kau di sini?"


lihatlah adik kurang ajar nya itu, Setelah selama ini dia terus mengorbankan waktu nya untuk mengurus istana, Bukanya berterimakasih adik sialan nya itu malah mempertanyakan keberadaan nya.


"Kau akan membuat Lily ketakutan kak" Rey yang hanya melihat saja sudah merasa tertekan ketika melihat wajah William, apalagi jika Lily yang melihat nya.


"Dasar kalian, hormat lah pada yang lebih tua sedikit" hardik nya kesal


Bisa-bisa dia menjadi bujangan seumur hidupnya karena harus mengurus kedua adik tidak tau diri ini.


"Paman!" Lily berlari kearah William, sepertinya gadis kecil itu menyukai pamannya.


"Maafkan Kami kak, Terimakasih sudah mengantarkan Lily kesini" ucap Celine


"Hanya terimakasih?, hey aku dan Rey berdua jadi berikan kami satu keponakan lagi"


wajah Celine merah padam mendengar perkataan Kakak iparnya ini, bukanya kata-kata seperti itu tidak boleh di dengar oleh Anak seperti Lily.


"tentu saja, kami akan memberikan nya segera"


"Jeff!!" Celine menjerit kencang


END...........


...----------------...


FINALLY!!🔥🔥


HALLO SEMUANYA terimakasih sudah mau mendukung cerita ini sampai habis dan juga memberikan vote dan like nya tanpa kalian cerita ini tidak akan pernah selesai.


karena dukungan kalian lah yang buat aku menjadi terus semangat menyelesaikan cerita ini.


sekali lagi terimakasih banyak


akan ada karya terbaru dari author yang akan datang, jangan lupa pantengin terus ya!!


story : Toxic Relationship


genre : Romantis


Author : Mikim17


Coming soon.........