
saat ini entah Dimana dia berada, pelayan baru saja mengantarkan makanan untuknya, sebenarnya Celine merasa tidak berselera, tapi dia harus melawan itu semua, untuk keluar dari istana asing ini, dia perlu tenaga yang kuat dan tubuh yang sehat.
belum ada sehari Celine menikah dengan Jeff, tapi takdir berkehendak lain dengan memisahkan mereka berdua.
klek!
pintu ruang tidur yang di tempati Celine terbuka, sekilas Celine mengira orang yang membuka pintu adalah Jeffry, tapi terbantahkan saat suara menjijikkan keluar dari mulut orang itu.
"lady~, kau sudah sadar rupanya" Joan mendekati Celine yang baru saja menyelesaikan makan nya.
gadis itu bergidik ngeri
"k-kau!, k-kenapa m-membawa ku, k-kesini?" ragu-ragu Celine, orang ini adalah orang yang menyakiti Rey dan William, orang yang sama yang ingin menyakiti nya di halaman kastil malam itu.
"khe!..khe!..jangan membuat ku tertawa Lady?" pertanyaan yang menurut Celine tidak lucu sama sekali, kenapa iblis ini tertawa?.
"m-maksudmu?"
brak!
"agh!" Celine terkejut setengah mati, saat Joan menghempaskan meja kecil yang ia gunakan untuk makan.
pemuda itu berdiri sangat dekat dengan Celine, yang posisinya duduk di atas kasur.
jari telunjuk Joan menelusuri wajah ayu Celine, dari pelipis, menuju dagu gadis itu, Joan mendongakkan wajah Celine.
gadis itu menatap takut-takut pada Joan.
"kau tau?, vampir adalah makhluk penghisap darah, bagaimana menurutmu kami bisa bertahan hidup sampai saat ini jika kami tidak mengkonsumsi darah?" jemari nya menulusuri leher Celine, menyingkirkan rambut gadis itu yang menghalangi.
sruphh
menghirup aroma dari leher Celine, darah Celine tercium sangat kuat.
"para vampir yang kau temui di hutan, mereka adalah spesies gagal, mereka bisa menghisap darah apapun, kebanyakan dari mereka menghisap darah dari hewan"
sruk
merasa sedikit lega saat Joan, menjauh dari dirinya.
"tapi, kami vampir murni dari klan utama, kami hanya meminum darah manusia" lanjutnya, Joan menghadap kearah jendela kamar, membelakangi Celine.
deg..
'm-manusia?'
"kamu tidak perlu pergi memburu manusia, karena mereka akan datang dengan sendirinya kepada kami!"
Celine menatap tidak percaya, untuk apa manusia memberikan darah mereka untuk makhluk seperti vampir..?.
"dan kau tau?, salah satu dari mereka adalah....... Max Nexon!.......ayahmu!" Joan menyeringai, berbalik menghadap Celine yang berwajah pucat.
"ayahmu, datang padaku, untuk mendapatkan kekuasaan, kami membuat perjanjian bersama. dia bisa mendapatkan kekuasaan dan kekayaan yang dia inginkan, asalkan dia memberikan kami darah manusia!, dan ya!, ayahmu menjadikan mu sebagai imbalan."
"t-tidakk!, a-ayah!" istri dari Jeff Kate itu tidak dapat mengeluarkan kata-katanya.
"ya!, dan seharusnya malam itu kau sudah menjadi milikku!, tapi semua itu hancur saat kau melarikan diri!, dan para bajingan itu menemukan mu terlebih dahulu!" sampai saat ini Joan masih merasakan kekesalan itu semua.
grep!
"dan kau tau?, akibatnya jika melanggar perjanjian?" Joan mencengkeram erat dagu Celine, gadis itu merasa jika dagunya akan remuk saat ini.
"hiks!"
"cup.. cup.. jangan menangis, aku sudah menghabisi nyawa orang yang telah menyakiti mu dari kecil, seharusnya kau bahagia sayang" Joan menenangkan Celine yang menangis, padahal gadis itu menangis karena dirinya.
"bahkan aku sudah membuat semua orang yang berkaitan dengan Max Nexon menghilang dari dunia ini!" lanjutnya lagi
"t-tidak!, hiks..."
bagaimana mungkin?, walaupun dia membenci ayahnya, tapi dia tidak pernah mengharapkan ayahnya pergi meninggalkan nya dan dunia ini.
"aku membuat semua orang, yang ada di dunia kalian, tidak akan pernah mengenal ayahmu lagi!, aha haha!" gelak tawa dari Joan menggema, tawa yang terlihat bahagia itu terasa sangat mencengangkam untuk Celine.
"ak-
brak!
membungkuk pada Joan, penjaga itu menyampaikan maksud kedatangan nya
"tuan!, pasukan tidak di kenal mengepung istana!, Baginda raja memerintahkan anda untuk menghadap, beliau!"
"sial!"
wushh...
Joan dan pengawal tadi menghilang begitu saja.
"apakah itu Jeff?"harap Celine, dia akan berusaha mencari jalan keluar dari sana, sepertinya karena terburu-buru Joan lupa mengunci pintunya.
"tuhan!, jika benar itu Jeff, tolong lindungi dia dan semuanya"
.
.
.
.
pria paruh baya yang terlihat masih sangat gagah itu menatap tajam putra nya, yang tengah berlutut saat ini.
"pertama kau membawa gadis asing ke dalam istana!, setelah itu kau mengundang para pemberontak itu kemari!" suara bariton dari pria yang adalah raja klan utama membuat semua orang tunduk, hanya dengan suara saja membuat semua orang tunduk di bawahnya, apalagi jika dia mengeluarkan seluruh kemampuan nya?.
"ampuni hamba ayah, gadis itu adalah makanan hamba, dan para pemberontak itu menginginkan gadis itu, ayah" Joan masih bersujud di hadapan ayahnya
"aku tidak menyangka hanya karena gadis itu, pasukan makhluk iblis dan siluman berkumpul untuk menyerang istana kita!" setelah ketenangan yang mereka rasakan, putra bungsu dari istri pertama nya ini kembali membuat masalah.
"mereka adalah, klan buangan ayah"
Raja tertegun sejenak, bagaimana mungkin klan buangan bisa memanggil iblis dan siluman?.
"maksudmu?"
"mereka adalah para saudara terdahulu, ayah, termasuk kembaran hamba, Jeffry Kate" jelasnya
"kalau begitu, iblis bertanduk itu-....?"
"ya, ayah dia Jeffry Kate"
"tidak mungkin!"