Harem: The Vampires World

Harem: The Vampires World
Celine Life



Rumah minimalis bergaya modern yang terletak di pinggiran kota, menjadi tempat singgah Celine, tidak jauh dari tempatnya tinggal rumah makan sederhana milik keluarga Lila, menjadi tempat untuk Celine mencari pundi-pundi uang.


betapa beruntungnya Celine memiliki sahabat seperti Lila, bukan hanya menyiapkan tempat tinggal, tapi sahabat nya itu juga memberikan nya sebuah pekerjaan, walaupun tidak seberapa setidaknya uang yang dia dapatkan bisa untuk memenuhi kebutuhan nya beserta bayinya.


seperti hari ini Celine tengah membersihkan meja para tamu-tamu yang datang, hari pertama nya Bekerja memang cukup melelahkan, tapi dia yakin akan terbiasanya nantinya.


"Nak Celine, kau boleh pulang"


seorang wanita paruh baya menghampiri Celine yang tengah membersihkan meja.


Celine tersenyum manis, melihat ibu dari Lila yang begitu baik.


"iya bibi, sebentar lagi, setelah aku membersihkan semua meja, aku akan pulang" Celine berucap sopan


"baiklah, setelah itu minta Lim mengantarkan mu pulang, ok!" ibu dari Lila tidak menerima penolakan, saat Celine berkata tidak perlu mengantarnya.


Celine menghela nafas pasrah, Lim adalah kakak dari Lila, walaupun dia lumayan dekat dengan orang tua Lila, dia tidak dekat dengan Lim Astria, anak pertama dari kedua orang tua Lila.


"Celine kau sudah selesai?, aku akan mengantarkan mu pulang" baru saja Celine memikirkan pria itu, dan sekarang dia datang.


Celine menggeleng cepat


"tidak perlu kak, rumah ku dekat dari sini aku bisa pergi sendiri" Celine tersenyum tidak enak


"tidak baik wanita hamil seperti mu pulang sendiri, apalagi hari sudah mulai gelap"


Celine tidak bisa berkata-kata lagi, yang bisa dia lakukan adalah mengikuti perkataan Lim dan ibunya.


yah, bukan rahasia umum bagi keluarga Lila mengetahui kehamilan nya, walaupun Celine menyembunyikan nya, toh cepat atau lambat semua orang akan tau.


"Lila aku pulang dulu" pamit nya pada sahabat nya yang tengah mengepel lantai.


"hati-hati!"


Celine mengangguk, kemudian menyusul Lim yang sudah menunggu nya di luar.


............


"hm, jaga dirimu baik-baik"


Celine menatap Lim yang melaju menjauh dengan mobil nya.


kemudian wanita hamil itu melangkah memasuki rumahnya.


klek...


"aku pulang" sapanya saat masuk kedalam rumahnya.


jika di lihat-lihat, rumah nya sekarang hanyalah sebesar kamarnya dengan Jeffry saat berada di Mansion, tidak besar hanya saja lebih terasa nyaman di bandingkan dengan Mansion yang terlihat mewah saat itu.


Celine meletakkan mantelnya di gantungan baju di dekat pintu, melepaskan sepatu yang dia gunakan juga dan meletakkan di tempat nya.


berjalan kearah dapur untuk meletakkan makanan yang di berikan ibu dari Lila tadi.


sepi...


hanya suara piring yang ber denting terkena sendok lah, yang mengisi keheningan Celine di rumah nya sekarang.


dia harus terbiasa dengan semua yang terjadi padanya sekarang, setidaknya tidak ada hal-hal yang membuat nya selalu merasa takut jika dia ingin menutup matanya, ataupun ketika ia berada sendirian.


"ssh...perut ku sakit, aku harus pergi ke tabib- akh maksudnya dokter untuk memeriksa kandungan ku"


Celine tidak ingin mengeluh, tapi kondisi nya yang tengah mengandung, membuat nya merasa lelah, di tambah lagi sekarang dia tinggal sendiri di tempat ini.


"Jeffry....apa dia merindukan ku?"gumam nya


"hiks....aku merindukan nya"


tidak tahan lagi Celine merasa rindu pada suaminya, sekarang tidak ada lagi yang akan memeluk nya ketika dia tidur, bahkan tidak akan ada lagi kecupan sebelum tidur.


semua itu terlalu berarti buat Celine, ia tidak mungkin bisa melupakan hal-hal yang berhubungan dengan Jeffry.


terlalu banyak menangis, membuat Celine tertidur pulas di meja makan, kondisi Celine yang sedang hamil membuat nya merasa mudah lelah, apalagi dia bekerja sepanjang hari.