Harem: The Vampires World

Harem: The Vampires World
Pick You Up



Lily yang berada di gendongan nya sudah tertidur sejak tadi, kini giliran Celine memfokuskan perhatian nya pada pria yang berstatus sebagai ayahnya Lily.


Jeffry berbeda dengan yang dulu, tidak ada wajah lugu lagi di diri Jeffry, kini Celine hanya melihat wajah pria yang Sangat tegas, ketegasan di wajah Jeffry membuat pria itu semakin tampan.


rambut yang dulunya pendek sekarang memanjang sampai ke punggung pria itu, Celine tidak merasa ternyata mereka berdua berpisah sudah Sangat lama.


"bagaimana bisa kau di sini?, mm...dan orang-orang berjubah tadi?, apa kau melihat nya?" tanya Celine lancar, tidak merasa canggung pada pria di depannya, padahal mereka sudah lama sekali tidak bertemu.


Jeffry menatap Celine penuh rindu, wanita nya tidak banyak berubah, hanya saja wajah cantik istrinya bertambah semakin cantik dari pertama kali mereka bertemu.


"aku membunuh mereka, karena itu aku ada di sini, untuk menjemput mu" tidak mengalihkan tatapannya.


kata membunuh membuat Celine menaikkan alisnya bertanya.


"membunuh siapa?" Celine merasa heran apa hubungannya membunuh dengan menjemput nya?.


menghela nafas singkat Jeffry menjawab dengan mantap.


"Membunuh kedua orang di depan tadi, dan juga Joan dan ayah"


Celine menatap Jeffry tidak percaya


"kau dan putri kita, akan aman saat para penjahat itu mati"ucapnya mengabaikan raut wajah Celine yang terkejut.


"t-tapi--bagaimana bisa?, kau membunuh ayah dan saudara mu sendiri, Jeff?"


"sayang..aku tidak munafik dengan berpura-pura memaafkan mereka, orang yang kau sebut sebagai ayah dan saudara ku itu, telah membunuh calon bayi kita" Jeffry tersenyum menatap Celine, keputusan nya membiarkan Celine melarikan diri ternyata benar, sekarang dia bisa melihat putrinya tumbuh dengan sehat.


Celine mengusap lembut pipi gembul putri nya.


"Lily, tidak aman berada di sini"lanjutnya lagi.


Celine menatap Jeffry "maksud mu?"


"kau tau, Lily 'berbeda' jika seseorang mengetahui tentang kebenaran Lily, mereka akan berniat jahat pada nya"


"contoh nya kedua orang tadi, entah dari mana dia bisa mengetahui keberadaan Lily"


dan dari awal dia juga merasa jika putri nya itu tidak akan aman jika berada di sini.


"ini sudah malam, kita akan membicarakan nya besok" potong Celine kemudian berdiri dari duduknya beserta Lily di gendongan nya.


"tunggu" tahan Jeffry


"ada apa?"


"biarkan aku yang membawa Lily" pintanya pada Celine.


Celine berfikir sejenak kemudian menyerahkan Lily pada ayahnya.


sepasang suami istri itu berjalan menuju kamar putri mereka, Celine berjalan di belakang Jeffry, sedangkan Lily tertidur dengan lelap di gendongan ayahnya.


"dari mana kau tau Lily?" tanya Celine penasaran, seperti nya ini pertama kalinya Jeffry bertemu dengan putri mereka.


benar juga Celine tidak tau jika dia mengawasi mereka berdua selama ini.


"tidak penting, yang lebih penting dari itu adalah, Sekarang aku bisa bertemu kalian berdua"senyum nya, setelah meletakkan Lily di ranjang gadis kecilnya.


melihat senyuman Jeffry yang tidak pernah dia liat lagi selama ini, membuat nya ikut tersenyum manis.


"aku juga, sangat senang saat kau datang kembali ke kehidupan kami" selama ini Celine tidak pernah membenci Jeffry, karena kepergian nya dari sisi Jeffry adalah untuk melindungi bayinya dari kekejaman Joan.


"dan juga, Maaf, karena memakai cincin ini tanpa ijin" Celine menyerahkan cincin sihir milik Jeffry.


"tidak, kau bisa memakai nya" ucapnya dengan tulus.


"baiklah sebagai ucapan terimakasih dan selamat datang, aku akan memotong rambut mu" Celine tersenyum gembira.


Jeffry yang mendengar itu hanya mendengus, seperti nya memang sudah saatnya dia memotong rambut kesayangannya yang telah memanjang.


"terserah padamu"