Harem: The Vampires World

Harem: The Vampires World
little angel presence



1 tahun kemudian


kehidupan yang di jalani Celine dan Jeffry, terasa sangat damai beberapa tahun terakhir, kekhawatiran yang mereka takutkan akibat jebolnya perisai sihir, semua itu tidak terjadi.


mereka semua hidup dengan damai seperti saat ini, baru saja Celine memanggil tabib ke Mansion mereka, dan setelah pemeriksaan dia mendapatkan kebahagiaan, yang Jeffry dan dirinya tunggu selama ini.


Yap! Celine hamil!


betapa bahagianya dia saat ini, dia tidak sabar memberitahu kabar ini pada suaminya, saat pria itu kembali.


"Nona, anda selalu tersenyum sejak tadi, apa ada kabar baik?"tanya salah satu pelayan, yang di khususkan mengurus Celine.


Celine menatap Meera, nama pelayan pribadi nya, melalui pantulan cermin.


"iya Meera!, aku tidak sabar untuk memberitahu Jeffry kabar ini"


Meera tau, sebesar apa rasa bahagia yang di rasakan Nona mudanya itu, dengan melihat senyuman di bibir gadis itu semua orang juga akan merasakan, apa yang di rasakan oleh nya.


"Tuan akan datang sebentar lagi Nona!, tenang saja" goda Meera, tangan lihai pelayan itu senantiasa menata rambut panjang milik Celine.


kemudian, waktu mereka habiskan dengan mendengarkan cerita keseharian Celine, gadis itu menceritakan seluruh kegiatannya di luar rumah, membahas mengenai kebun bunga yang di tanam oleh Celine, yang dulunya hanya tanah biasa, sekarang di tumbuhi berbagai macam jenis bunga.


.


.


.


.


malam hari telah tiba, para pelayan sibuk membuat berbagai macam hidangan untuk menu makan malam mereka semua.


bahkan sesekali Celine membantu menyiapkan, makanan untuk mereka.


"Nona!, Tuan muda telah tiba!"


sreet


Celine berlari kecil, menuju ketempat suaminya berada.


tap!


pandangan melihat kearah pria berjubah hitam yang selalu menjadi ciri khas nya. pria itu tidak banyak berubah, hanya saja rambut yang dulunya pendek, agak sedikit memanjang sekarang.


tap,...tap...


grep!


Jeffry menoleh, saat kedua tangan mungil memeluk erat tubuh nya dari belakang, tanpa melihat pun dia tau siapa pelakunya.


"aku merindukan mu" Celine memeluk erat Jeffry.


Jeffry menyuruh para bawahannya untuk pergi dari sana.


pria itu memusatkan seluruh perhatian nya untuk istrinya, yang di tinggal sejak pagi tadi.


memeluk tidak kalah erat.


Celine melepaskan pelukannya, kemudian menatap wajah tampan milik suaminya.


"ada apa?" Jeffry terlihat bingung


Celine tersenyum malu-malu


"aku....ingin mengatakan sesuatu" cicit nya


"katakan saja sayang"


Jeffry terlihat tidak sabaran


"mm"


"a-aku...... Hamil" bisik nya lirih, jika saja Jeffry bukan vampir, pasti dia tidak akan mendengar perkataan istrinya ini, tapi beruntung nya dia, terlahir sebagai vampir.


"sungguh?!" Jeffry menjerit bahagia


Celine mengangguk


"terimakasih! sayang!"


"kyak!"


cup...cup...cup


Celine terkejut saat Jeffry mengangkat nya seperti anak kecil, pria itu membawa tubuh kecil istrinya kedalam pelukannya, pria itu juga memberikan kecupan di seluruh wajah istrinya, kemudian memutar tubuh mereka dengan bahagia.


"ahaha!, aku akan menjadi ayah!" jerit nya bahagia


para pelayan yang mendengar nya turut merasa bahagia, bahkan sebagian dari mereka, ada yang menitik kan Air mata.


"selamat untuk anda berdua, Tuan dan Nona muda!" Nic tangan kanan Jeffry, mengucapkan selamat.


"selamat tuan dan nyonya!" para pelayan kemudian turut memberikan selamat pada kedua pasangan yang tengah berbahagia itu.


"terimakasih" Celine, mengucapkan terimakasih pada mereka semua.


Jeffry menatap bahagia nic,


"beritahu, William dan Rey, jangan lupa bawa mereka ke mari!" titah nya pada Nic


"baik tuan!"


wushh...


Nic menghilang bersama dengan angin


di sudut ruangan, seseorang memperhatikan kebahagiaan yang terpancar, dari mereka semua, mata orang itu terpaku tajam.


"berbahagialah, sampai saat nya tiba nanti" ucapnya, kemudian menghilang di kegelapan malam