
Jeffry tau hubungan antara dia dan Celine sedikit bermasalah beberapa waktu ini, tapi dia tidak menyangka jika semua masalah ini, membuat Celine merasa begitu tertekan, seperti saat ini, beberapa waktu lalu Celine memeluknya dengan sangat erat, tapi sekarang wanita ini hanya terdiam tanpa mengucapkan apapun.
"maafkan aku"
Celine menolehkan kepalanya, menatap Jeffry bingung "kenapa meminta maaf?, seharusnya aku yang mengatakan itu" Celine menundukkan wajahnya.
Jeffry mengusap lembut wajah istrinya, kemudian mendongakkan wajah cantik itu untuk menatap nya.
"kita bersalah, tapi seharusnya aku bisa mengatur emosi ku, bukanya menghibur dirimu aku malah melarikan diri"
kedua mata Celine tampak berkaca-kaca entah apa yang di pikirkan wanita itu, yang pasti dia merasa sesak sekarang.
"hiks..."
"jangan menangis"
membawa tubuh kecil istrinya kedalam dekapannya.
...................
setelah adegan mengharukan antara suami-istri yang saling merindukan, akhirnya kedua orang itu menghabiskan waktu di kamar mereka sepanjang malam.
Jeffry terbaring bersama dengan Celine yang berada di pelukan dirinya.
"kau pergi ke dunia manusia?"tanya Celine membuka suara
"ya" balas singkat Jeffry, tangan pria itu sesekali mengusap lembut kepala istrinya.
Celine menggigit bibir bawahnya, hatinya goyah saat ini, ketika Jeffry tidak bersamanya, dia sudah berfikir matang tentang semua yang akan dia lakukan.
"darimana kau mengetahui hal itu?"
pertanyaan Jeffry membuat Celine sedikit terlonjak kaget.
"i-itu, dari William" ucapnya
"Jeff"panggil nya lembut
"hm?"
Celine memantapkan hatinya, wanita itu mendongakkan wajahnya, menatap dalam wajah sang suami.
"bagaimana dengan.....anak?"ucapnya ragu-ragu.
Celine bisa merasakan usapan lembut di kepalanya terhenti, tepat setelah ia mengatakan tentang anak.
sreet
Jeff bangun dari ranjang, pria itu berbalik membelakangi Celine.
"j-jeff?"tanya Celine, dia merasa takut sekarang, mereka baru saja berbaikan.
"dengar....aku tidak menginginkan anak lagi sekarang, berhenti membahas nya atau aku akan marah" Jeffry benar-benar serius dengan ucapnya.
Celine menahan Air matanya, jika dia menangis sekarang, itu tidak bisa membuat Jeffry berubah pikiran.
greep!
"maaf..."
Jeffry melepaskan pelukan nya, berbalik kemudian membawa kembali tubuh Celine untuk berbaring bersamanya.
"jangan membahas itu lagi, ok!"
Celine mengangguk kecil di dada bidang Jeffry.
"dari awal aku bertanya-tanya, bagaimana bisa kalian bangsa vampir, keluar masuk ke dunia manusia?" Celine mencoba mengalihkan pembicaraan mereka.
beberapa menit Jeff terdiam, tapi pria itu tetap menjawab nya, lagipula tidak ada yang perlu dia khawatir kan, jika Celine mengetahui caranya.
"cincin"
Celine mengernyit heran
"cincin?"
Jeffry mengangguk, pria itu menunjukkan cincin yang selalu dia kenakan pada Celine.
"kami bangsa vampir tingkat atas, memiliki cincin ini" tunjuk nya pada Celine.
Celine tau jika Jeffry selalu memakai cincin itu di tangannya, tapi dia tidak tau pasti kegunaan dari cincin berukir pola lingkar sihir itu, selama ini dia hanya mengira jika itu hanyalah aksesoris biasa.
"kami hanya tinggal memutar polanya ke kanan, untuk masuk ke dunia manusia, memutar ke kiri untuk kembali ke dunia ini" jelasnya
Celine menatap lekat cincin di jari Jeffry
"kau selalu memakai nya?" tanya Celine basa-basi
"tidak juga, aku hanya memakai nya jika aku memiliki urusan dengan dunia luar" ucapnya.
Celine melihat Jeffry melepaskan cincin di tangan nya, kemudian meletakkan nya di sebuah kotak.
"apa urusanmu sudah selesai di dunia manusia?"
Jeffry memicingkan matanya
"kenapa kau ingin tau?, tidak biasanya kau banyak bertanya seperti ini?"
Celine gelagapan, wanita itu mencoba mengalihkan perhatian Jeffry dengan menarik selimut mereka
"k-karena, k-kau melepaskan cincin itu, mungkin saja urusan mu sudah selesai, dan kemarin kau juga pergi begitu lama" Celine berbicara dengan gugup, bicara wanita itupun terlihat terburu-buru.
Jeffry mendengus "ya, aku tidak perlu pergi ke sana lagi, tapi aku hanya pergi seminggu di dunia manusia, kenapa kau bilang lama?" tanyanya heran
"seminggu?, kau pergi selama sebulan Jeff, jangan coba menipuku" omel Celine
Jeffry mencoba mengingat-ingat, kemudian pria itu menepuk keningnya
"aku lupa, perbedaan di dunia manusia dan vampir berbeda, jadi itu lah sebabnya"
Celine hanya mengangguk, dia sangat mengantuk sekarang.