
Celine mengantarkan Lim sampai ke depan pintu, dan juga sepertinya Lily tidak ingin berpisah dengan paman tampan nya, bisa di lihat dari awal gadis kecil itu tidak mau melepaskan pelukannya dari Lim.
"terimakasih telah mampir kak, Lily sangat senang dengan kehadiran mu" dengan lembut Celine membawa Lily ke pelukannya.
ternyata tidak mudah, gadis kecil itu sama sekali tidak melepaskan pelukannya.
"Paman harus pulang sayang, ayo ikut pada ibu" jelasnya pada Lily
Lim menatap Lily di pelukan nya, gadis kecilnya ternyata juga sedang menatap memelas pada nya.
"paman akan datang lagi besok, sekarang kau turuti ucapan ibumu, ya?" suara Lim yang penuh kelembutan itu pun tidak membuat Lily melepaskan nya.
kedua orang dewasa itu bingung apa yang harus mereka lakukan, sebenarnya bisa saja Lim membawa Lily bersama nya, tapi entah mengapa Celine tidak membiarkan putri nya pergi tanpa pengawasan dirinya.
"biarkan aku membawa lily" putusnya akhir.
Celine membulatkan matanya, bagaimana bisa?, mungkin jika Lily adalah gadis kecil peminum susu dia akan mengijinkan, tapi Lily berbeda.
"t-tapi-
"tidak perlu"
Celine menoleh kearah sumber suara ternyata suaminya yang entah dari mana, tiba-tiba ikut menimbrung pembicaraan.
Jeffry berjalan mendekati pada mereka semua, pria itu menatap lembut Lily yang juga sedang menatap nya.
senyum di wajah Jeffry perlahan muncul "Lily? tidak mau ikut bersama ayah?" ucapnya dengan nada lembut, tidak ingin membuat putri kecilnya ketakutan karena mendengar suara nya.
sebenarnya Celine tidak yakin cara Jeffry membujuk Lily akan berhasil, tapi dia cukup terkejut karena dengan tiba-tiba Lily mengulurkan tangannya pada Jeffry.
bahkan Lim yang baru pertama kali bertemu dengan Jeffry saja merasa heran.
"ayah...."ucapnya dengan wajah memelas
"gadis baik"
Sekarang Lily berada di gendongan sang ayah, dengan tenang nya Lily menyembunyikan wajahnya di leher Jeffry "lapar....." gumam nya, Jeffry mengerti kemudian meninggalkan Lim dan Celine berdua saja.
"sekali lagi terimakasih kak" Lim mengangguk, dan pergi dari sana sebelum Celine terus mengucapkan kata terimakasih berkali-kali.
...----------------...
...----------------...
dengan memangku tangan nya, Celine melihat kearah dua anak dan ayah yang sedang asik bermain bersama. dalam hidupnya Celine tidak pernah tau jika Jeffry bisa bercanda seperti ini.
"berhenti menatap kami seperti itu"
Celine mengerjapkan matanya, saat tersadar ternyata Lily dan Jeffry sedang menatap nya balik.
Celine memicingkan matanya heran ketika Jeffry membisikkan sesuatu pada Lily.
gadis kecil itu berlari kecil kearah kamarnya.
"ada ap-- AAA!"
Celine menjerit saat tubuhnya terangkat begitu saja ke udara. ternyata Jeffry mengangkat nya.
"Jeff!"
"nah begini saja"
Celine menutup wajahnya malu, dengan tiba-tiba Jeffry membawanya untuk duduk di pangkuan pria itu.
"mari berbicara" ucapnya
bicara?
Celine melirik Jeffry
"tentang?"
"Celine, kau tau kan jika tujuan ku kesini adalah untuk menjemput mu dan Lily, dan sekarang aku bukan vampir biasa yang memiliki banyak waktu luang" Jeffry menjelaskan secara rinci, tanpa terburu-buru agar wanitanya tidak merasa tertekan.
"aku adalah pimpinan para vampir sekarang, dan aku tidak bisa terus berada di sini, mengabaikan kewajiban ku di sana"
Celine terdiam
"Jadi.... apakah kita bisa pulang sekarang juga?"tanyanya pada Celine
Celine sama sekali tidak pernah berfikir untuk kembali ke sana, selama ini dia menganggap jika Jeffry tidak akan bertemu dengan nya lagi, tapi ternyata dia salah.
dia juga sudah lama tinggal di dunia nya, apa dia siap pergi dari sini? meninggalkan Lila, dan keluarga nya.
"aku...." Celine berucap ragu
Jeffry menghela nafasnya, dia tau sepertinya Celine tidak akan pergi bersamanya.
Jeffry memindahkan Celine untuk duduk di sebelah nya, kemudian berjongkok di hadapan nya.
"tidak perlu menjawab nya, aku mengerti, kau merasa nyaman di sini kan?, aku tidak akan memaksa mu, kau bisa tetap di sini bersama putri kita" Jeffry menahan nafasnya "tapi aku tidak bisa bersama kalian, aku akan kembali ke tempat ku berasal, dan mungkin aku tidak akan bisa terus bertemu kalian, tapi tenang saja aku akan menjaga kalian dari sana" Jeffry menggenggam erat tangan hangat Celine.
"kau bahkan tidak mendengarkan Jawaban ku"
Jeffry mendongak menatap Celine bingung.
"maksud mu?"