Harem: The Vampires World

Harem: The Vampires World
to the bright spot



Jeffry masuk kedalam kamar Celine, pemuda itu heran saat gadis yang dia cari tidak ada di dalan sana, dia memeriksa seluruh ruangan yang ada di dalam sana, termasuk juga lemari pakaian.


padahal gadis itu sedang tidak sehat, tapi sepertinya dia tidak bisa diam untuk sementara waktu.


Duarrr!!..


"arghh!!...


suara dentuman yang begitu besar, mengejutkan Jeffry, bukan itu yang dia kejutkan, melainkan ketika ia mendengar suara teriakan dari gadis yang dia cari saat ini.


"Celine?"


.


.


.


"arghh!"


"s-sakit" Celine merintih kesakitan, saat dia sedang melihat William dan Rey menggunakan sihir, tiba-tiba saja sebuah ledakan mengguncang lantai kastil yang mereka pijak, kobaran api itu menghancurkan lingkaran sihir yang di buat oleh William dan Rey.


mereka bertiga terpental cukup jauh karena ledakan itu, mungkin Rey dan William mengalami luka yang cukup parah karena posisi mereka berada di dekat ledakan itu terjadi.


"lady! Anda baik-baik saja?" tanya William khawatir, pria itu datang untuk menolong Celine, padahal keadaan pria itu terlihat buruk saat ini, luka bakar dan luka di kepalanya terlihat dengan jelas.


"luka mu"


"ini hanya sementara, kami akan pulih secepat mungkin, lady!" sanggah William


"khe..khe.."


perhatian mereka teralihkan pelaku pembuat ledakan di depan sana, tidak hanya sendiri orang itu juga membawa beberapa anak buahnya, mereka terlihat menyeramkan.


"apa kabar kalian? kakak?!" sapa nya


William dan Rey terlihat terkejut, dengan siapa yang mereka lihat saat ini, bahkan Celine pun terkejut, sesaat dia melihat Jeffry di sana.


"Joan?" panggil William dan Rey bersamaan.


"ha?" bingung Celine


"ya! dan aku di sini, untuk mengambil milik ku!" ucapnya, Joan dan para bawahannya bergerak mendekati mereka bertiga.


dengan sigap William dan Rey, melindungi Celine di belakang tubuh mereka, tidak peduli dengan keadaan mereka yang penuh dengan luka.


melihat hal itu, membuat amarah Joan menggebu-gebu, kenapa sangat sulit untuk mendapatkan gadis manusia itu?, dulu saat ayah gadis itu membuat perjanjian untuk menyerahkan gadis itu pada dirinya, dan berakhir dengan gadis itu yang melarikan diri, dan membuat nya kerepotan dengan harus melenyapkan pria tua kotor itu, dan saat di hutan, sedikit lagi dia akan mendapatkan nya, tapi mereka datang juga mengganggu.


"kalian! pria lemah yang tidak berguna! berani menghalangi ku?!, aku adalah calon pimpinan di klan utama! jika kalian lupa!" gertak nya marah


sama sekali tidak terpengaruh, William dan Rey hanya menanggapi nya dengan Santai.


"di sini bukan istana jika kau lupa!" balas Rey


"cih..! habisi mereka!"


pertarungan tidak dapat di hindari, walaupun dengan keadaan penuh dengan luka mereka masih bisa mengatasi para bawahan itu tanpa luka yang berarti.


Celine ketakutan, dia hanya bisa menangis menatap William dan Rey yang kelelahan. dia benci kelemahan nya saat ini.


"menyebalkan!"


Joan, berubah kebentuk aslinya, tubuhnya berubah menjadi besar, dengan sayap di punggungnya, mata merah bersinar dan aura hitam yang sangat kentara.


kedua kakak-beradik itu merasa sedikit gemetar, apalagi saat melihat sayap dari tubuh Joan, yang oenuh dengan duri beracun.


"aku akan menghabisi kalian di sini!"


sreek...


Joan mengepakkan sayapnya, angin di sertai dengan duri beracun, terbang ke arah William dan Joan.


seet


seet


"akh!"


"ukh.!"


beberapa duri mengenai tubuh mereka berdua yang tengah melindungi Celine agar tetap aman.


"William! Rey!" teriak Celine


"khe,.. dasar lemah!"


kemudian Joan mengeluarkan Mana dari kedua tangan nya, Mana yang terkumpul membuat sihir yang cukup besar.


Joan mengarah kan kekuatan nya ke arah mereka bertiga, William dan Rey sama-sama lemah saat ini, bahkan mereka tidak mampu untuk menopang tubuh mereka sendiri.


"j-jangan" takut Celine


"terlambat!"


tanpa basa-basi, Joan melayangkan sihir nya ke arah Celine yang tengah menopang tubuh Rey dan William.


sreet...


wushh...


bersiap menerima serangan, Celine menutup matanya sambil memeluk Rey dan William.


tap..


brak!


merasa tidak terkena apapun, Celine membuka matanya, betapa terkejutnya dia saat melihat sosok yang hampir sama dengan Joan di hadapannya, tengah menahan sihir dari Joan menggunakan tangan kosong


berbeda dengan Joan, sosok di hadapannya ini memiliki tanduk di kedua sisi kepalanya.


"j-jef?" panggil William


"Jeff!" teriak Celine terkejut