
"kemana semua orang?"
Celine melihat sekeliling kastil, walaupun jarang ada orang di kastil, pasti ada William yang sedang melakukan kegiatan, entah itu membaca buku, membersihkan debu, ataupun memasak. tapi kali ini sama sekali tidak ada siapapun.
Celine tidak kaget dengan ketidak beradaan Jeff dan Rey karena mereka memang jarang keluar dari kamar mereka ataupun dari kastil.
ketika Celine berjalan, kaki nya membawa dia berjalan ke lorong yang sama sekali belum pernah dia lewati, dari ujung sana Celine sepertinya melihat kabut asap yang samar-samar "apa William ada di sana?"
tidak menunggu lama gadis itu berjalan cepat menuju asal usul asap itu, dia sampai di depan sebuah pintu yang menurutnya sedikit menyeramkan.
"apa aku boleh masuk?" pikirnya "aku akan masuk!" Celine membuka pintu itu, sebelum membuka nya semakin lebar suara di dalamnya menghentikan langkahnya.
dia bisa melihat William,Rey dan Jeff yang ada di sana, melalui pantulan cermin, yang secara kebetulan ada di sana, sepertinya kakak beradik itu sedang bersitegang.
"terutama kau Jeffry Kate!" suara William bergema, menatap tajam adik bungsu nya.
Jeffry menyeringai...
sedangkan Reynold terlihat bingung
'ada apa dengan Jeff?'
"aku tidak mengerti apa yang kau maksud kakak tertua" Jeffry menormalkan ekspresi nya.
William menghela nafas kasar, kemudian kembali menatap tajam si bungsu
"kejadian di hutan! di hari saat Celine pergi dari kastil! dan kalian berdua kembali dengan tubuh penuh luka!" jelasnya "tidak mungkin kau tidak mengetahui keistimewaan yang di miliki Celine, karena hal 'itu' lah yang membuat mu membawa nya kembali kepada kita!,Jeff!"
"kau menggunakan sihir halusinasi untuk menipu penglihatan dari gadis itu! kemudian membuat dirimu seolah olah terkena perangkap! padahal perangkap itu....adalah milik mu sendiri!"
Jeff terdiam, sejauh mana kakak tertua nya itu mengetahui kebohongan nya?
"dan kau Reynold Kate!" William mengalihkan perhatian nya pada Rey, yang sejak tadi berdiam diri.
"aku? apa yang aku lakukan?!" teriak nya penuh emosi, kenapa dengan William?, dan apa keistimewaan yang dimiliki oleh gadis asing itu?, kenapa dia tidak mengetahui apapun?
Rey merasa marah, tubuhnya perlahan membesar, kuku-kukunya memanjang seiring dengan taring yang perlahan muncul jangan lupakan mata berwarna merah itu yang membuat dia terlihat menyeramkan.
tidak merasa gentar William hanya terdiam ketika melihat adik keduanya yang tersulut emosi, mata William juga berubah menjadi merah pekat. sekuat apapun Rey, sudah dipastikan dia lebih kuat dari nya. walaupun mereka adalah 'produk gagal' dari klan mereka, tapi tetap saja William adalah yang terkuat diantara mereka bertiga.
tidak seperti yang lain Jeff yang merasa tidak ingin ikut campur hanya duduk diam, ingin tau pertengkaran seperti apa yang akan mereka lakukan.
sudut bibirnya terangkat saat dia melihat kerah cermin tepat di dekat pintu masuk, ternyata objek yang mereka bicarakan sejak tadi berada di sana.
"menarik!" gumamnya perlahan
mereka semua asik dengan pertengkaran dan argumen masing-masing, tidak mengetahui keberadaan gadis yang sejak tadi mencari mereka, mendengar semua kebenaran itu, terlebih lagi saat melihat sosok mereka sebenarnya. selam ini dia tinggal bersama dengan makhluk yang bukan manusia?.
matanya bergetar saat melihat perubahan dari Rey, apakah selama ini pria itu yang meneror nya?. sosok nya sama seperti makhluk yang dia lihat waktu itu.
dengan perasaan yang kalut, Celine berlari cepat meninggalkan ruangan itu, menarik nafas dalam-dalam dia berusaha setenang mungkin, memilih kembali kedalam kamar nya.
"m-mereka,....d-dan Reynold?, b-bahkan William pun bukan manusia!....hiks, apa yang harus aku lakukan.. hiks..." Celine merasa ketakutan sekarang dia tidak bisa keluar dari hutan ini, bagaimana dia bisa pergi?. jika pun dia berhasil keluar dari kastil tidak bisa di pastikan jika dia akan hidup di luar sana.
tidak bisa terus tenang Celine keluar perlahan dari kamarnya memperhatikan sekitar nya sebelum melangkah keluar dari kastil.
sedangkan di ruangan lain...
kedua saudara itu sudah siap dengan kuda-kuda masing-masing, mereka saling menatap tajam satu sama lain.
"kenapa kau tidak mencurigai dirimu sendiri, kak?!" geram Rey
mereka baru akan memulai perkelahian sebelum suar Jeff menghentikan mereka.
"kalian sibuk beradu kekuatan di sini kan?, bertengkar lah sampai kalian mati Di sini!, dan aku akan mengejar lady ku!" Jeff berdiri dan meninggalkan mereka begitu saja.
Rey dan William sama sekali tidak mengerti dengan perkataan Jeff, kemudian mereka melakukan teleportasi menuju kamar Celine.
"cih!, aku datang my lady~".....