Entered The Wrong Room

Entered The Wrong Room
Bab 44



...ENTERED THE WRONG ROOM...


.


.


.


Ponsel Mileana berdering pertanda ada sebuah telpon masuk, saat ia baru saja sampai di kamarnya.


"Mark." ucapnya sambil menatap layar ponselnya.


Mileana pun langsung mengangkatnya.


"Hallo Mark." ucap Mileana.


Mark : Hallo Miss mohon maaf mengganggu istirahatmu.


Mileana : Tidak Mark, ada apa?."


Mark : Bisakah kita bicara?


Mileana pun beberapa detik.



Mileana : B-bisa dimana?...


Mark : Baiklah saya tunggu besok jam 1 siang di Cafe Early.


Mileana : Baiklah Mark.


Mark : Terima kasih.


Mileana : Iya, sama sama Mark.


Telepon pun berakhir.


"Mark mengajaku bertemu, untuk apa ya? apa dia bersama Brian juga." pikir Mileana.


.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


🌼🌼🌼


Di kediaman keluarga Brian Alexanderrico.


"Apa!? apa kau serius?."


ucap Yasmin tersentak ketika mendengarkan semua penjelasan Brian.


"Aku tidak main main mih.." sahut Brian dengan nada yang meyakinkan.


"Ya Tuhan... aku tidak percaya." ucap Yasmin memegang dadanya.


"Apalagi Brian, sangat tidak percaya." sahut Brian.


"Tapi semenjak kak Brian ke Paris, Fely tidak pernah melihat kak Milea pergi keluar sendirian." ucap Felicya.


"Ya bisa saja kan diam diam, mana mungkin selingkuh bubrak.." sahut Brian


"Papi sungguh kecewa." ucap Kamil.


"Brian akan tetap menceraikan nya." ucap Brian.


"Mami setuju, lebih baik tinggalkan wanita murahan itu, tidak pantas bersanding dengan keluarga kita." ucap Yasmin.


"Besok kita datang ke rumah Fahri, kita selesaikan semuanya." ucap Kamil.


"Bagus, lebih baik tinggalkan saja dia, ga pantes buat kamu, dasar wanita picik." ucap Yasmin.


"Aku juga tidak setuju jika kakak harus kembali lagi sama wanita rubah itu." ucap Felicya.


Felicya menahan kekesalan nya sambil mengepalkan kedua tangan nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


🌹🌹🌹🌹


"Begitu ceritanya Mark." ucap Mileana.


Setelah ia menceritakan kejadian di Bali.


"Apa kau sudah menjelaskan tentang ini pada Brian?." tanya Mark.


Mileana menggelengkan kepalanya.


"Saat aku ingin menjelaskan, aku takut karena melihat Brian benar benar marah padaku, hingga lidah aku keluh." jelas Mileana.


"Lebih baik kau ceritakan saja semuanya pada tuan Brian yang sebenarnya, agar aku dan tuan Brian dapat mencari pria yang berani menodai mu Miss." ucap Mark.


"Kau tidak perlu mencarinya Mark." ucap Mileana.


"Kenapa?, aku akan melaporkan nya pada polisi, dengan kasus pelecehan." ucap Mark.


"Tapi ini bukan salah dia sepenuhnya ,aku juga menerima nya Mark karena aku mabuk."


"Justru itu, dia mencari kesempatam karena kau sedang mabuk." ucap Mark


Mileana pun terdiam membisu.


"Aku akan membantumu Miss, aku tidak ingin kau dan Mr berpisah." ucap Mark dengan nada merendah.


"Kenapa?." tanya Mileana.


"Aku tau cinta kalian sangatlah besar aku bisa melihatnya , Mr sangatlah hancur setelah kau pergi dari mansion."


"Iyakah Mark?." ucap Mileana


"Iyaa, sampai dia melupakan pergi ke kantor dan melupakan pola makan nya."


"Aku juga masih memikirkan nya Mark tapi aku tidak bisa egois, aku sudah menyakiti hatinya."


ucap Mileana dengan mata berkaca kaca.


"Kau pasti bisa Miss, kau pasti dan Mr pasti kembali lagi, asalkan kau berusaha meyakinkan Mr." ucap Mark.


Mileana pun terdiam.


"Please Miss, berusaha lah untuk mempertahankan rumah tanggamu. Demi kau dan Brian."


ucap Mark dengan melipatkan kedua tangan nya.


"Tapi aku tidak bisa Mark, "


"Aku akan membantumu, aku akan mencari bukti yang kuat." sahut Mark meyakinkan Mileana.


"Baiklah Mark, aku akan mencoba terima kasih Mark." ucap Mileana.


"Saya akan mendukungmu Miss." ucap Mark.



Bersambung...


minta like nya dong biar author semangat hehe😂😘