Entered The Wrong Room

Entered The Wrong Room
Bab 30 (Efron seorang hacker)



ENTERED THE WRONG ROOM


Happy Reading♥♥♥


.


.


.


Di sore hari di ruangan CEO Starlight Company



Alden dan Efron sedang bercengkrama di sofa mewah yang berada di ruangan itu.


"Maaf kak jika aku lancang, maksud foto yang di maksud Scott itu apa?." tanya Efron


"Dia menjebakku.."


"Menjebak apa maksudmu?." Efron mengerutkan keningnya.


Alden pun menceritan kejadian malam saat di hotel Bali bersama wanita yang tidak kenal se detail mungkin.


beberapa menit Alden beres menceritakan semuanya pada Efron.


"Kakak harus mencari wanita itu, kau harus tanggung jawab atas perbuatan sendiri." ucap Efron.


"Masalahnya, wanita itu sudah punya suami Efron.. jika saja wanita itu masih lajang akan ku nikahkan dia." sahut Alden.


"Tapi bagaimana jika wanita itu hamil anakmu?, itu masalahnya."


"Tidak mungkin."


"Apanya yang tidak mungkin kak?, kau harus cepat menemukan wanita itu setidaknya tunggu sebulan sampai wanita itu di nyatakan benar benar tidak hamil."


Alden pun terdiam tidak menyaut karena ia juga memikirkan hal itu.


"Perlu ku bantu untuk menemukan wanita itu?, kasih tau saja siapa nama nya, akan ku lacak dia."


Alden pun terdiam beberapa saat.


"Lupakanlah Efron, aku juga sudah memberikan ia uang."


"Kenapa kau selalu menyelesaikan masalahmu dengan uangmu?."


"Apa Anzela tau tentang ini?." tanya Efron


"Tidak, dan aku juga tidak peduli jika dia tau."


"Why?." Efron mengerutkan keningnya.


"Aku tidak mencintainya, lagi pula kau tau kan aku ini di jodohkan."


"J-jadi selama ini kau tidak menerima Anzela di hidupmu?, jangan bilang kalau kau belum menyentuhnya."


"Tidak sudi jika aku menyentuhnya." tegas Alden kemudian menyalakan rokok nya.


Efron pun hanya tertawa.


"Aku tidak menyangka kehidupanmu seperti ini hahaha.."


"Kau meledekku?!."


"Hahaha.."


"Kurang ajar kau berani meledekku."


Alden mengambil bantal sofa yang berada di dekatnya kemudian ia lempar ke arah Efron, namun dengan sigap Efron menangkap bantal itu.


...****************...


.


.


Rumah sakit.


"Bagaimana keadaanmu Mr."


ucap Glenn yang baru saja memasuki ruangan.


"Sedikit membaik." sahut Scott.


"Syukurlah, saya senang mendengar nya.."


"Glenn, aku punya tugas untukmu."


"Tugas apa Mr?." tanya Glenn


"Kau harus segera memposting foto skandal itu ke media Glenn, aku ingin melihat Alden benar benar buruk di mata dunia" ucap Scott dengan tatapan melurus.


"Baik Mr, saya akan menyebarkan skandal itu.. tenang saja." sahut Glenn.


"Jika berita itu sudah tranding, beritahu aku."


"Siap Mr.."


...****************...


.


.


Felicya baru saja datang ke dapur melihat kakak ipar nya yang sibuk berkutat dengan dapur.


"Hai kakak ipar!." teriak Felicya


"Ya ampun Feli, mengagetkan aku aja." sahut Mileana tersentak kaget.


"Hehe maaf kak tidak sengaja, ohh ya kakak lagi masak apa?." tanya Felicya.


"Iyaa tidak apa apa, aku lagi memasak pancake strowberi, kau pasti mau kan?."


"Itu kesukaan Feli kak, kok kakak bisa tau sih.."


"Oh ya?, kebetulan berarti ya hehe.." ucap Mileana masih sibuk membuat pancake.


"Ajarin dong kak gimana cara bikin nya.."


"Ya sudah kamu cuci tangan dulu, abis itu bantu kakak."


"Okay kak..!"


Felicya pun pergi ke wastafel untuk mencuci tangan nya.


Beberapa menit kemudian..


"Ohh ya kak, selain kakak cantik kakak juga punya bakat bisa memasak ya."


ucap Felicya sambil memotong buah stowberi nya.


"Memasak itu kewajiban seorang wanita Feli, karena jika sudah berumah tangga, suami dan anak anak pasti merindukan masakan ibu nya."


"Wahh kalau begitu berarti Feli harus bisa memasak kak."


"Haruss bisaa Feli hehe.."


.


.


...****************...


Dengan setelan kemeja dan jas yang rapi membuat Efron semakin terlihat tampan dan mempesona.


"Saya menghadirkan rapat untuk seluruh karyawan disini, akan memberitahukan bahwa akan ada wakil CEO yang baru di perusahaan kita." ucap Alden di depan para karyawan.


"Dia adalah adikku, kita perkenal kan dia, wakil CEO Starlight Company."


Efron pun datang menghampiri Alden , kemudian membungkukan badan nya ke arah seluruh karyawan dengan senyuman manis nya.


"Whatt! jadi dia wakil CEO di perusahaan kitaa.." ucap Bella terkesima.


"Wahh, dia benar benar tampan dan maniss.." sahut Lisa terpukau.


"Perkenalkan, nama saya Efron Lucas Shakalingga.


Semoga saya menjadi wakil nya CEO disini, perusahaan dapat berkembang lebih baik." ucap Efron tersenyum


"Selamat datang presdir Efron..." sambutan dari para karyawan.


"Terima kasih atas sambutan nya." sahut Efron tersenyum.


"Ternyata kakak dan adik tidak berbeda ya, sama sama tampan dan gagah.." ucap Lisa.


"Ya iyalah, mana mungkin mereka beda wajah kecuali kalau beda ayah atau ibu baru beda.." sahut Amanda Kesal.


"Akhirnyaa ada CEO yang tampan dan untungnya ia masih single.." ucap Bella tersenyum bahagia.


"Ya elah dasar, sedikit lihat cowok ganteng langsung suka.." ucap Lisa kesal.


"Itu normal kan?, kau juga pasti suka sama presdir Efron huhhh.." ledek Bella.


Lisa pun hanya memutarkan matanya kemudian menatap Efron dari depan sana sambil tersenyum.


...****************...


.


.


Beberapa hari kemudian..


Glenn baru saja mempostingkan foto skandal Alden ke seluruh media, baru beberapa menit foto skandal itu di serbu oleh komenan netizen.


Glenn pun tersenyum licik karena rencana nya berhasil.


"Sebentar lagi reputasimu akan hancur Alden.. hahaha." ucap Scott tertawa licik.


Di ruangan CEO Alden..


Efron baru saja datang membuka pintu.


"Efron, Scott sudah memposting fotoku dengan wanita itu."


ucap Alden panik setelah ia melihat skandal dirinya di ponsel nya sendiri


"Aku sudah tau kak, tenang saja aku akan langsung menutup scandal itu." ucap Efron kemudian ia langsung membuka laptopnya.


"Apakah kau yakin bisa menutupnya?," tanya Alden.


"Tenang kak, aku ini seorang hacker.. percayakan padaku." ucap Efron masih mengutat di depan laptop nya.


Beberapa menit kemudian..


Efron pun tersenyum licik.


"Lihatlah kak, berita berita tentangmu sudah padam, tidak ada yang tersisa. Aku juga sudah memblokir akses foto foto itu, jadi Scott tidak akan bisa memposting kembali." ucap Efron.


Alden pun memeriksa seluruh sosmed di laptopnya.


"Anak pintar... kerja yang bagus Efron." ucap Alden dengan wajah senyuman yang penuh arti.


"Jangan khawatir, kau tidak akan pernah mempunyai scandal selagi masih ada aku." ucap Efron.


"Thankyouu Efron.."


Tok tok tok!


suara ketukan pintu berbunyi.


"Masuk!." pekik Alden


Pintu itu pun terbuka, dan kini Felix dan Toni masuk ke ruangan.


"Maaf presdir, scandal itu sudah ada di berbagai macam media.." ucap Toni dengan wajah panik.


"Aku sudah tahu, dan adikku sudah menghapus nya." sahut Alde tenang.


"Benarkah presdir sudah menghapus scandal itu?, syukurlahh.." ucap Felix mengusap dada.


"Tenang saja, berita itu sudah tenggelam hehe.." sahut Efron.


"Hebatt!! presdir Efron memang hebat hehe.." ucap Toni menyengir.


Efron pun hanya tersenyum.


***


Rumah sakit.


Brakkk!!!


"Sial! mereka langsung menutup berita itu!." pekik Scott dengan amarah yang memuncak.


"Tenang Mr.." ucap Glenn.


"Maaf aku tidak bisa me repost kembali foto foto itu, karena foto itu sudah d blokir oleh pihak sosmed, entah siapa itu hacker yang bisa memblokir foto foto itu sehingga sosmed tidak bisa menerima lagi." jelas Glenn.


"Bedebahhh!!!."


Braakkk!!!


Scott membantingkan ponsel nya k sembarang arah.


"Aku sangat membenci mu Alden, Efron, lihat saja kalian pasti hancur!."


desis nya dengan mengepalkan tangan nya.


.


.


.


FELICYA ALEXANDERRICA



.


.


.


**Bersambung...


jangan lupa vote like and komenn🙏🙏🤗🤗🤗


sabar ya cerita nya biar nyusun sedikit sedikit jadi ga usah buru buru hehe..


kita liat aja gimana reaksi Mileana tau kalau Brian ternyata punya anak dari wanita lain.


Love you All♥♥**