
dania pun melangkah kan kaki nya masuk ke dalam rumah tersebut
"omaaa........ " teriak dania sambil Bernard ke arah nenek nya
"sini sayang " ucap nenek sambil merentangkan tangan
dania pun lansung memeluk nenek nya itu, nenek pun kemudian membalas pelukkan nya tersebut
"bagimana kabar oma? " tanya dania
"seperti kamu lihat oma baik - baik saja " ucap oma
"syukurlah...... aku senang mendengar nya oma " ucap dania
"kamu sendiri gimana sayang? " tanya nenek
"aku baik - baik saja oma " ucap dania
"duduk lah sayang, oma ingin mendengar cerita mu " ucap oma sambil duduk di sofa
dania pun ikut duduk di sofa tersebut
"Sri tolong buat kan jus alpokat Dan cheese cake " ucap nenek
"baik .... " ucap Sri langsung saja Sri menuju ke belakang
dania pun mengamati seisi rumah terasa sepi dania pun penasaran ke mana adik - adik nya itu bukan ya saat ini jam pulang para siswa
untuk menghilangkan rasa penasaran dania pun akhir nya bertanya
"oma.... kok rumah sepi ke mana pada orang - orang? " tanya dania
"emang siapa yang kamu tunggu dania, apa orang tua mu atau adik h adik mu itu ? " tanya nenek
"oma pasti kan tau aku gak mungkin menunggu orang tua yang Ada aku akan makan hati oma " lirih dania
"terus kamu menunggu adik - adik mu itu ? " tanya nenek
"untuk apa kamu tunggu adik - adik mu itu " ucap nenek
"tapi oma... bagimana pun aku kangen dengan adik - adik ku, oma tau aku ini tiga bersudara tapi merasa anak semata wayang yang tak memiliki adik - adik " ucap dania dengan sedih
"uhhh... jangan sedih dania adik - adik mu pasti pulang sekolah langsung les, makanya meraka pasti pulang nya sore " ucap nenek dengan bohong
"maaf kan oma mu.... ini cucu ku, oma bukan nya bermaksud berbohong dengan mu tentang adik - adik mu itu, jika oma mengatakan kalau adik - adik mu itu Dan orang tua mu itu seeing pergi berlibur oma takut membuat mu sedih Dan kecewa. ya tuhan.... kapan kah cucu ini akan mendapatkan ke adilan dari semua yang terjadi saat, kasihan cucu ku ini dari kecil tak mendapatkan kasih saya "batin nenek
" oma... oma baik - baik kan kok ngelamun dari tadi "ucap dania dengan panik
" oma... baik - baik aja" ucap nenek
"syukurlah.... " ucap dania sambil mengelus dada nya
percakapan mereka pun terhenti saat Sri masuk membawa sebuah napan yang berisi dua jus alpokat dan setoples cheese cake
"ini.... minuman nya dan kue nya " ucap Sri manaruh makanan dan minuman tersebut di meja
"makasi " ucap dania
Sri pun pergi ke belakang
"silakan di minum dan makan kue nya sayang " ucap nenek
dania yang melihat di meja terdapat makan dan minuman favorit nya itu langsung tersenyum gembira
"wahhh..... wah.... oma masih ingat kesukaan ku " ucap dania sambil memakan cheese cake tersebut
nenek pun tersenyum dan merasa senang saat melihat cucu nya itu begitu girang melihat makana dan minuman ke sukaan nya itu
"ya... dong apa yang kamu suka oma pasti selalu ingat " ucap nenek
dania pun memakan kue tersebut dengan lahap
"makasi oma.... oma adalah orang yang paling tersayang di dunia bagia dania sekali lagi makasi oma..... " ucap dania