DANIA

DANIA
makan bakso



dania yang dengar perkataan cowok itu di dalam hati nya merasa senang tapi dania tak menujukan nya dania ingin tau seberapa keras nya perjuangan cowok tersebut ingin meluluh kan perasaan nya


"gomal" dumel dania yang terus melangkah


"aku gak ngombal kok, tapi ini nyataan aku ingin menebus semua ke salahan aku ke pada kamu " ucap cowok tersebut


"udalahhh jangan bahas itu lagi " ucap dania


"kalau gitu kita bahas gimana hubungan kit " ucap cowok itu


"kita tak Ada hubungan apa - apa, Dan tak pernah Ada hubungan apa pun itu " ucap dania tapi di dalam hati nya dania terasa perih saat dania mengatakan hal tersebut


"beginia ya sakit nya jika membohongi perasaa sendiri, sakit banget " batin dania


yang berjalan sambil menunduk kan kepalanya


krisna yang melihat perubahan wajah dania yang merasa bersalah


krisna pun mengela nafas untuk sesaat Dan menarik tangan dania keseketika langkah kaki dania pun berhenti


"Ada apa? " tanya krisna


ya cowok yang tadi lagi berusaha mengejar dania adalah krisna


krisna terus berjuang untuk mendapatkan maaf lagi dari dania Dan krisna akan menepuh cara apa pun itu asalkan semua ke inginan nya terpenuhi biar seperti saat ini krisna mendapatkan tatapan cuek jutek dari dania tapi setidak nya krisna bisa berjalan bersama ya walaupun di belakangnya bukan di sampingnya


"gak Ada apa - apa " ucap dania


"setidak kamu bisa cerita ke pada ku jika terjadi sesuatu akan membatu mu " ucap krisna


"tak perlu, aku bisa mengatasi sendiri " ucap dania


ketika mereka pun terdiam tak Ada bersuara dania Dan krisna pun kini hanyut dalam pikiran masing - masing tiba - tiba saja hujan deras turun dari langit


tanpa mebuang - buang waktu lagi krisna pun menarik tangan dania, Dan mencari tempat untuk berteduh kini krisna Dan dania pun berteduh di sebuah warung bakso yang kebetulan lagi buka


dania pun masih terdiam memandangi hujan yang turun sangat deras Berkali - kali langit pun mengeluarkan suara guntur


"kamu mau bakso gak " ucap krisna


dania pun memaling kan wajah nya yang kini berhadapan dengan wajah krisna


"mhhhz gimana ya, duh dia nawarin bakso lagi, apa lagi ni bakso makanan favorit aku lagi, kalau nolak aku gak bisa nahan godaan bau wangi bakso, kalau nerima di kira aku sudah memaafkan dia lagi, ahhh bingung, bingung


ahhh lebih baik aku terima aja, dari pada bodoh mati mencium aroma bakso yang mengoda iman untuk di makan apa pun itu aku lakukan kerana bakso "batin dania


" boleh "ucap dania


krisna pun berdiri Dan langsung memesan bakso


tak butuh waktu lama krisna pun kini kembali membawa dua bakso Dan dua teh hangat menuju meja nya


" ni baksonya Dan teh hangat nya "ucap krisna sambil menaruh semangkok bakso Dan segelas teh


krisna pun kembali duduk di kursinya


" maksi "ucap dania


krisna pun hanya membalas dengan senyuman


" makan gi selagi hangat, untuk menghilangkan rasa dingin di tubuh akibat hawa dingin dari hujan "ucap krisna sambil memakan baksonya


dania pun hanya mengaguk kan kepalanya Dan mulai mencicipi bakso nya


" uhhmmmm enak nya , sumpah ini baru benaran bakso enak banget "dumel krisna


dania yang akan baksonya pun berhenti Dan melongo saat melihat krisna memakan bakso yang penuh dengan kenikmatan.