
"hahaha...... kenapa tu muka kaya bebek gitu " ucap keenan
"apa ni gak pernah mau ngalah sama anak sendiri iiiisss sebel aku " ucap krisna yang pura - pura ngamek
"yaa tunan aku ini punyah anak laki - kaki apa wanita sih " ucap keenan
"yang papa lihat apa laki -laki apa perempuan
" ucap krisna dengan kesal
"mhzzzzz yang papa lihat ya... " ucap keekan sambil memperhatikan tubuh anak nya Dan pura - pura berpikir
"apa pa " ucap krisna yang sangat semagat menunggu pujian dari papa nya
"tubuh nya sih ok lah sebagai laki -laki, tapi kayak nya kelakuannya bukan laki - laki banget " ucap keenan
"gini - gini aku ini anak mu loh pa " ucap krisna yang tak terima kalau di bilang bukan cowok tulen
"mhzzz ya juga sih, mungkin saja papa waktu cetak kamu adalah ke salahan server mungkin " ucap keenan
krisna pun tak menangapi perkataan papa nya kini krisna pun manatap ke balkon seberang di lihat dalam kamar tersebut Sudah tak Ada lagi dania
"ahhh ke mana sih dia " dumel krisna
suara krisna pun di dengar oleh keenan sehingga Keenan bingung dibuat oleh sang anak keenan pun mencari sesuatu di bawah keenan pikir benda yang jatuh mungkin tanpa melihat ke mana tatapan mata krisna
"gak Ada " ucap keenan
krisna pun mengkerutkan dahi seolah berpikir apa yang sedang papa nya cari
"papa cari apa? " ucap krisna
"papa gak cari apa - apa kok " ucap keenan
"terus tadi papa bilang tidak Ada " ucap krisna
"kamu tadi kemana sih dia " ucap keenan
"yaa papa mau bantuin kamu biar gak frutasi " ucap keenan dengan menaik turunkan alisnya
"astaga papa aku bukan kehilangan barang tapi seseorang papa" ucap krisna dengan frutasi
"ahh siapa yang hilang biar papa bantu cari " ucap keenan
"ahhhh bukan orangnya sih hilang tapi kepercayaan nya pa " ucap krisna dengan lirih
"yang benar itu orang nya yang hilang atau kepercayaan nya sih papa jadi bingung papa " ucap keenan dengan mengoda krisna sebenarnya keenan tau apa maksud dari perkataan krisna tapi keenan ingin tau apa masalah dari anak Semata wayang nya itu
"ahhh papa lagi serius ni, bukan lagi bercanda " ucap krisna sambil masuk ke dalam kamar nya Dan mendudukan pantatnya di sofa
keenan pun menyusul krisna Dan ikut juga duduk di samping krisna
"cobak ceritakan sama papa, mungkin papa bisa bantu atau mengasih solusi national untuk mengadapi permasalahan kamu " ucap keenan
"krisna melakukan ke salahan pa " ucap krisna
"kesalahan apa yang kamu buat, sehingga membuat kamu seperti frutasi untuk mengadapi nya" ucap keenan
"aku menyukai wanita pa, dia beda dari wanita yang krisna kenal, dia tu apa ada, cuek, pemalu, Tegas Dan sedikit galak, dia itu acuk Dan mau tau, tak respek terhadap ngomalan atau
rayuan dari aku pa " curhat krisna
"wahhhh wahhh wahhh wahhh siapa yang membuat anak papa kini patah hati pasti orang tersebut tak mudah untuk kamu taklukkan " ucap krisna
"ya papa " ucap krisna
"apa papa tau " ucap keenan
"mungkin " ucap krisna sambil mengedipkan bahu nya
"siapa ya " ucap keenan sambil berpikir.