DANIA

DANIA
tamu tak di undang



saat ini sudah ke luar dari ruangan tersebut kini tinggal lah dania dan Krisna yang masih menutupi mukanya dengan bucket bunga tersebut untung saja bucket bunga tersebut besar sehingga bisa menutupi wajah krisna


dania pun menunggu dari tadi, dania pun merasa penasaran siapa wajah di balik bunga bucket ini, kerana dania saking penasaran nya akhirnya dania pun mengeluarkan suara nya


"siapa kamu? " ucap dania


krisna pun masih terdiam, krisna harus bicara apa dengan dania


"ayo lah, aku bosen main tebak - tebakan, mau bicara kamu siapa atau keluar dari kamar ini " acam dania


krisna pun menarik nafas nya untuk mengumpulkan ke beranian untuk bicara pada dania


"aku..... " ucap krisna menyikirkan bunga bucket nya dan memberi bunga dan sebuah kado untuk dania


"kamu..... " ucap dania dengan jutek dan dingin tanpa Ada senyuman sama sekalian


"untuk apa kamu datang ke sini,? " tanya dania


"untuk memberi bunga dan kado ini " ucap krisna


"baik lah aku terima bunga dan kado dari kamu, " ucap dania sambil menerima bunga tersebut dan kado nya


"makasi " ucap krisana


"mhzzzz jadi so.... " ucap dania


"apa? " ucap krisna


"karena aku udah menerima bucket bunga ini dan kado ini jadi kamu boleh pergi sekarang " ucap dania


"tapi..... " ucap krisna pun harus berhenti kala dania menaik kan tangan bertanda bahwa dania tak ingin mendengar kan apa pun yang keluar dari mulut krisna dengan wajah masam krisna pun ke luar dari ruangan rawat dania dan bertemu ina yang duduk di depan ruangan dania


"kok cepat banget ? " tanya ina


"dania gak mau bicara sama aku bik " ucap krisna


"kamu harus sabar ya krisna, bibik yakin pelan - pelan dania pasti berubah " ucap ina sambil memberi semangat krisna


"itu awal yang bagus krisna " ucap ina


"bagimana keadaan dania bik? " ucap krisna


"keadaan dania sudah Membaik, hari dania sudah boleh pulang " ucap ina


"syukurlah kalau gitu bik " ucap krisna


"ya syukurlah lah " ucap ina


"kalau gitu aku pamit ya bik " ucap krisna


"ya udah hati - hati di jalan, dan terima kasih udah mau menjenguk Dani


" sama - sama bik "ucap krisna pun langsung


melangkah kaki nya pergi dari rumah sakit tersebut.


sepergi krisna ina pun masuk ke dalam kamar dania hal yang pertamakali di lihat ina adalah dania memegang bucket bunga mawar sambil mencium baunya


" hmmm segar dan harum "ucap dania


tak sadar pun suara dania terdengar oleh ina membuat ina diam - diam tersenyum senang itu artinya dania suka dengan pemberian dari krisna


" mhmzzzz Ada yang lagi senyum ni sambil cium - cium bunga lagi "goda ina


" ihh apa sih bikk "ucap dania dengan malu - malu dan muka dania merah merona akibat godaan ina


" ihhhh Ada yang merona - rona nih " goda lagi ina


"ihhh bibik " ucap dania sambil menarik selimut ke atas kepala untuk menututup wajah yang sudah kayak udang rebus


ina yang meliahat tingkah dania pun tersenyum ina merasa Ada kegiatan baru yaitu mengoda dania, ina yakin bawah di dalam hatinya dania itu udah me maaf kan krisna tapi dania gengsi untuk mengukapkan nya.