DANIA

DANIA
telpon... gak... telpon... gak..



"entahla mi papi aja gak tau ke keberadaan tu anak, kapan sih anak itu akan dewasa masih saja seperti anak kecil apa - apa main kabur apa dia tak merasa bahwa dirinya itu udah dewasa pasti udah bisa berpikir bagimana cara nya menyelesaikan masalah bukan seperti ini "keluh keenan sambil memijat kening nya


sementara Elena Dan keenana masih berpikir kemana pergi anak nya beda dengan dania


yang kini berada di dalam kamar


dania pun merebahkan tubuh nya Dan melihat langit - langit kamar


" ahhh aku gak pikir akan sampai seperti ini masalah nya, ya aku tau ini salah ku krisna kena Marah oleh mami nya, mami Elena kahwatir dengan ke adaan dev Dan div, ahhh kenapa aku begitu spontans sih ngambilin dia makanan tanpa bertanya pula aahhh pasti krisna berpikir kalau aku sudah gak marah lagi kenapa kamu bodoh sih dania.... "ucap dania dengan kesal di campus rasa bersalah


dania pun menerawang semua ke jadian yang sudah terlewatkan hari ini di mana ke jadian nya mulai saat pulang ke rumah bibik nya


di mana dania saat dania berdiri di balkon kamar entah angin apa yang mengapiri dania sehingga dania ingin berada di balkon kamar tak di sangka dania melihat tingkah konyolnya itu


flash back


dania kini berada di balkon kamarnya


"ahhhh segernya udara sore gini, kenapa aku gak tau kalau di balkon kamar sungguh menyenyukan gini, kalau dari dulu tau begini aku akan sering - sering di sini ahhhh...... " ucap dania sambil meretang kan tangan nya


sambil menikmati udara yang berda di balkon kamarnya


saat dania menikmati angin yang sepoi - sepoi di balkon kamarnya tiba - tiba saja terdengar suar pintu balkon kamar di seberang terbuka


dania pun menghentikan aktivitasnya Dan kini memperhatikan rumah yang Ada di seberang


"mhhhzzz rumah di seberang ini milik mami Elena terus kalau penguni kamar itu siapa ya... " tebak dania


tiba - tiba dari pintu pengubung kamar di seberang keluar lah seorang cowok yang berpakaian hanya mengunakan celana pendek


"ahhh ngapain sih tu orang menari - nari gitu apa gak takut nanti di lihat sama orang yang lewat apa ck ck ck..... " ucap dania sambil mengeleng - geleng kan kepala nya dania pun masih memperhatikan nya tingkah laku krisna dania pun tersenyum melihat hal yang di lakukan nya


sampai krisna berbalik badan Dan krisna melihat dania


krisna pun lansung berteriak.... Dan lari ke dalam kamar nya dania yang melihat itu pun bingung Dan terkejut akan sikap krisna


"aneh..... " dumel danaia sambil masuk dalam kamarnya


flash back off


dania pun tersenyum atas apa yang baru saja dania ingat kejadian itu pun membekas tak terlupah kan sama sekali


"Ada - Ada aja cowok itu.... " ucap dania sambil tersenyum


di tempat krisna berada....


kini krisna ragu - ragu ingin krisna menelpon balik papi nya tapi takut


" telpon..... gak..... telpon..... gak..... "ucap krisna sambil memainkan jari - jari tangan nya


plakkkk....


" awoo.... sakit "ucap krisna sambil mengelus kapalanya


" habis nya lo itu kayak anak kecil aja seperti itu "ucap aldric