DANIA

DANIA
curhatan wanita



pergi nya orang tua krisna, kini tinggal krisna sendiri di rumah.


krisna pun melangkahkan kaki nya menuju 3w we w w wwww2 3 krisna pun merebahkan tubuh di kasur nya sambil menatatapi nasibnya itu


"yaaa tuhan begitu niatnya sih orang tua ku menjodohkan aku dengan dania, ya tanpa mereka tau aku sudah cinta sama dia, hahaha gimana ya kalau mama papa tau kalau cowok yang pernah membuat anak nya patah hati itu dania, bisa - bisa aku di ejak sama mama papa ahhh sial nya diri ku ini andainya aku Dan dania tidak bertengkar akan ku pastikan hari ini aku berada di rumah paman Leo.


sementara Krisna sedang menatatapi nasibnya


yang tak bisa bertemu pujaan hati nya beda hal terjadi di rumah leo begitu penuh canda tawa mereka


"terima kasih Elena kamu udah menyediakan waktu untuk menjeguk ke ponakan ku " ucap ina


"sama - sama ina, aku sudah mengangap dania itu seperti anak ku sendiri, kalian kan tau aku juga ingin punyah anak cewek tapi tuhan belum mengizin kan nya " lirih Elena


"udah lah Elena kamu jangan bersedih gitu, suruh aja anak mu cepat nikah, kan kalau sudah menikah kan bisa cepat punyah cucu kamu jadi gak kesepian lagi " ucap ina


"ya sih, tapi mana bisa nikah, pacar aja boro - boro mana dia punyah " ucap Elena


"masak si aku gak percaya sama anak mu itu, masak dia ganteng gitu gak punyah pacaran keenan? " tanya Leo


"wahh wahh wahh kayak nya zaman sekarang ganteng bukan lagi ukuran ya untuk meluluh kan hati wanita " ucap Leo


"ahhh sebenatnya aku penasaran siapa sih cewek yang berani - berani nya menolak krisna, ya walaupun aku tau mantan nya dulu ngejar ngejar krisna buat balikan tapi tu anak gak mau " ucap Elena


"kamu penasaran sama aku juga " ucap keenan


"jadi kalian gak tau, wanita yang sudah membuat krisna patah hati " tanya Leo


"mana Ada tu anak cerita, boro - boro malah mengurung diri di kamar " ucap keenan


"wah wah wah pasti tu anak frutasi baget ya, untuk mendapatkan maaf dari cewek itu " ucap ina


"ya tu apa yang kamu ucap itu benar ina, tau gak anak itu sampai tak memperhatikan diri nya lagi, aku tau nya sih anak itu displin waktu, dia gak suka sama berbau - bau agak kotor apa lagi jorok, biasanya pagi - pagi buta itu anak sudah wangi, tapi beda sama penampilan nya tadi pagi aku saja di kejut dengan nya "ucal Elena


" emang nya apa yang terjadi sama dia " ucap ina dengan penuh penasaran ina berpikir begitu keras kah efek Marahan bersama dania


"ya ina aku sampai terkejut melihatnya.begini cerita tak biasanya dia tu bangun atau keluar lawat pukul 7,ya aku pikir dia Ada yang di kerjakan di dalam kamarnya sampai aku ke pikiran untuk menyakan pada satpam tentang kepulanga nya, satpam mengatakan bahwa dia pulang dini hari aku pun khawatir sehingga Matahari sudah meninggi dia belum keluar ya jadi aku ngedor pintu nya kamar tapi malah tak di buka - buka aku jadi panik sendiri jadinya. "ucap Elena.