DANIA

DANIA
pulang bersama



tak terasa hujan pun sudah berheti kini dania Dan krisna pun bersiap - siap untuk pulang ke rumah.


dania pun melangkah kan kaki nya di trotoar jalan sambil menikmati sisa Teresa air hujan yang jatuh dari pohon yang di akibatkan oleh hemusan angin


semetara krisna pun berlari menuju ke depan sekolah dania untuk mengambil mobil nya tak membuang - buang waktu krisna pun langsung tanjab gas untuk menyusul dania


tin!!!........


suara bunyi klason mobil memhentikan langkah kaki nya dania


dania pun menoleh Dan melihat siapa pemilik mobil tersebut


"huuuu " dania pun mengemuskan nafas panjang


kini dania pun melihat krisna turun dari mobil nya itu


"uhhh ngapain lagi sih ni anak " batin dania


krisna pun melangkah Dan berdiri tepat di depan dania


"Ada apa lagi " ucap dania


"kamu pulang bareng sama aku aja, lagi pulang ini sudah sore cari taksi atau bus yang lewat sudah tak memungkin kan apa lagi habis hujan " ucapa krisna


dania pun menimang - nimang tawaran dari krisna


"hemmmm ya sih apa yang di katakan krisna benar juga sore gini sudah susah cari taksi mau pun ojek karena habis hujan tapi kalau aku terima tawaran nya kan aku gengsi jadinya apa lagi aku masih pura - pura marah sama dia, tapi kalau aku tolak masak ya aku harus jalan kaki dari sini sampai rumah yaa sama dengan bohong gak bakalan sampai - sampai "pikir dania


krisna yang melihat dania masih berpikir - pikir pun langsung menyentikan jarinya tepat di wajah dania


" heeee gimana mau ikut gak "ucap krisna


" hehh mhhhz boleh juga "ucap dania secara sepontan Keller dari mulut nya


" boleh ngapain "goda krisna, sebenar krisna tau apa maksud dari perkataan dania


" aku ikut sama kamu "ucap dania dengan menunduk kepalanya yang kelihatan malu - malu gimana gitu


krisna pun tersenyum, tanpa berkata apa pun lagi krisna langsung saja menarik tangan dania menuju ke mobil


dania pun tak bisa berkata apa pun lagi hanya menuruti apa ke inginan krisna.


krisna pun membuka kan pintu mobil nya tepat di sebelah kursi pengemudi


"silakan masuk taun putri Dan Jangan lupa memasang sabuk pengamannya " ucap krisna dengan penuh senyuman manis


krisna pun menutup pintu tersebut Dan berjalan mengitari mobil Dan membuka pintu mobil kursi pengemudi Dan langsung masuk


krisna pun langsung menutup pintu mobil tersebut, setelah itu krisna pun memasang sabuk pengamannya


"siap pulang tuan putri " ucap krisna


dania yang mendengar perkataan tersebut langsung tersipu malu tapi danai pun langsung bisa menguasai diri nya untuk tidak berteriak akibat ucap krisna


dania pun hanya mengaguk kan kepalanya


"sabuk pengamannya sudah di pasang " ucap krisna


dania pun kembali mengaguk kan kepalanya bertada sudah


tanpa membuang - buang waktu krisna pun melajukan mobil menuju pulang di dalam perjalanan tak Ada satu dari mereka mengeluarkan suara cuma terdengar alunan lagu dari radio yang di nyanyikan oleh tangga yang berjudul kesempatan ke dua


Lirik


Sungguh kusesali


Nyata cintamu kasih


Malah terabai olehku


Lelah kusembunyi


Tutupi maksud hati


Yang justru hidup karenamu


Dan bisa mati tanpamu


Andai saja aku masih punya


Kesempatan kedua


Pasti akan kuhapuskan lukamu


Menjagamu memberimu


Segenap cinta


Kusadari tak selayaknya


Selalu penuh kecewa


Kau lebih pantas bahagia


Bahagia karena cintaku


Andai saja aku masih punya


Kesempatan kedua


Pasti akan kuhapuskan lukamu


Menjagamu memberimu


Segenap cinta (hu hu hu hu hu hu ho)


Kau bawa bersamamu


Sebelah hatiku separuh jiwaku


Yang mampu sempurnakan aku


Andai saja aku masih punya


Kesempatan kedua


Pasti akan kuhapuskan lukamu


Memberimu segenap cinta


Andai saja aku masih punya (aku masih punya)


Kesempatan yang kedua


Pasti akan kuhapuskan lukamu


Menjagamu memberimu


Segenap cinta


mereka berdua pun hanyut dalam lirik lagu tersebut.