
tak butuh waktu lama dania Dan krisna pun sampai di rumah nya
krisna pun menghentikan mobil nya di depan rumah paman leo
di dalam mobil dania pun telah melepaskan sabuk pengamannya
"makasi" ucap dania sambil membuka pintu mobil
krisna pun hanya mengaguk kan kepalanya
dania pun turun dari mobil tersebut Dan masuk ke dalam rumah tanpa mengajak krisna mampir ke dalam rumah
sepeninggalan dania krisna pun langsung menyebrang kan mobil nya masuk ke dalam rumah.
dania pun masuk ke dalam rumah
"selamat sore ..... " ucap dania
tapi hening tak Ada suara sama sekali
"mhhz kok sepi nya, hello...... paman bibi...... " teriak dania
masih sepi tak Ada suara sama sekali Dania pun langsung menuju ke dapur untuk melihat apa Ada bibi nya di dapur
tapi nihil tak Ada sama sekali kini dania pun menuju ke belakang rumah sama tidak Ada orang dania pun langsung memeriksa rumah seluruhnya tapi sepi tak Ada kehidupan sama sekali
dania pun menyadar kan tubuh nya yang masih memakai seragam sekolah nya Dan tas nya masih bertengger cantik di punggung nya
"uhhhhh lelah, ohhh ya kenapa aku bodoh banget sih kenapa aku gak telpon aja paman atau bibi " dumel dania yang langsung saja meraih tas nya dari punggung nya untuk mengambil hp nya untuk menghubungi paman atau bibi nya
saat dania melihat hp nya terlihat banyak panggilan tak terjawab dari paman Dan bibi
dania pun melangkah kan kaki nya ke dalam kamar nya di dalam kamar dania pun langsung lempar tas nya sembaranga tempat, kini dania pun langsung melangkah kan kaki nya menuju balkon kamar dengan masih memakai seragam sekolah dania pun berdiri tepat di pembatas balkon sambil menikmati angin senja yang akan tergati oleh malam.
"uhhhh " dania pun mengemuskan kan nafas panjang dania pun menatap ke balkon seberang nya terlihat lampu kamar tersebut menyalah menandakan di dalam nya Ada pengguni nya
"uhhhh orang itu ternyata gigih juga, aku jadi tau artinya seseorang yang penting untuk di perjuangkan " dumel dania yang masih memperhati kamar di seberang samar - samar dania meliahat orang yang sedang menari entah apa yang sedang di lakukan oleh krisna membuat dania penasaran akan tingkah nya itu
"busettt tu orang ngapain sih lompat - lompat gak jelas kayak orang gila aja " dumel dania saat memperhatikan tingkah krisna seketikah dania pun tersenyum saat memperhatikan tingkah laku krisna
"oh may god sungguh indah sekali pemandanga mu hari ini yang walaupun pun hanya melalui bayangan nya saja aku sangat menikmati apa lagi nyata mhzzz pasti lebih nikmat " pikir dania
dania pun langsung memukul kepalanya
"ohh dania dania dania kenpa kamu bisa berpikir seperti itu, itu tanda kamu ini sangat menikmati nya ohhh bodoh bodoh bodoh nya diri mu ini dania " racau dania
sambil memukul kepalanya Dan menggeleng - gelengkan kepalanya untuk mengusir pikir yang aneh di otak nya
"kayak otak aku haru di kasih bayclean deh supaya tidak memikir kan krisna lagi biar bersih gitu " ucap dania
saat dania sedang bersusah payah mengilang kan pikiran nya untuk tidak menikmati pemandanga di kamar sebelah .
tiba - tiba saja pintu balkon kamar seberang terbuka Dan menampilka seorang cowok yang hanya memaki celana bokzer, Dan menampilka dada yang kekar serta roti sobek di perut dengan berjoget Dan mengoyang kan tubuh nya krisna pun menikmati tarian abal - abal nya itu tanpa memperhatika Ada seseorang di seberang sedang melihat tingkah nya itu
saat krisna berbalik Dan tepat berhadapan denagan dania tiba - tiba saja krisna berteriak
"ahhhhhhhhhhh " terik krisna sambil berlari masuk ke dalam kamar nya
dania yang melihat tingkah krisna hanya melongo Dan mengedip kan bahu nya sambil masuk ke dalam kamar nya.