
"ahhhhhh malu, malu aku malu sangat malu, jika aku tau yang mempunyai nomor tersebut kak krisna aku gak akan ke luar dengan penampilan seperti ini ahhhhhh, aku harus bagimana ini ya tuhan tolong aku ,aku harus gimana ini untuk mengilangkan rasa malu dania apa dania harus taruh muka dania di kulkas lagi ahhhhh bodoh, bodoh, bodoh kamu dania" dania
saat dania sedang menahan malu, setelah apa dania lakukan beda hal orang yang berada di kamar ya itu krisna.
kini krisna sedang tersenyum sendiri saat melihat penampilan dania yang baru bangun Dan membuatnya bahagia bisa melihat penampilan gadis yang di cintainya itu,
"oh my god sungguh indah nya ciptaan mu, yang satu ini sehingga membuat aku mabuk kepala heh kayak nya bukan mabuk kepala tapi lebih tepat nya mabuk kasmara " dumel krisna yang kini dia masuk ke kamarnya Dan merebah dirinya di kasur dan berguling ke kiri Dan ke kanan dengan senyumnya yang dari tapi terus mengebang
"ahhhhh apa aku lebih baik ke kerumah bibik ina aja ya untuk ke temu dania, hahh kayak nya itu ide sangat bagus deh ok lest go krisna kita ke temu pujaan hati sekarang, tapi aku kan belum mandi, lebih baik aku mandi aja dulu " dumel krisna yang kini langsung bangun Dan menuju ke kamar mandi untuk mandi, tak butuh waktu lama kini krisna pun selsai mandi ia pun sudah memakai baju kaos Putin Dan celana Jin selutut Dan sneaker putih membuat penampilan krisna sangat menawan Dan kini ia pun menyemprotkan perfume ke tubuh nya perfect begitulah saat ini penampilan krisna, ia pun langsung menuruni tangga sambil melihat kiri kana untuk memastikan Ada orang atau tidak
"ahhhh buzett dah kalau gini puyah orang tua yang pada gila kerja pagi buta baru jam seguini udah gak Ada di rumah, kayak gini lama - lama bisa horror aja ni rumah bisa - bisa tak Ada pengguni nih " dumel krisna yang langsung ke luar rumah untuk ke sebarang menuju rumah bibik ina
ting..... tong...... ting... tong... suara bel rumah berbunyi
sedangkan di dalam rumah hanya Ada dania yang sedang menahan rasa malu nya dania tersadar saat mendengar suara bel rumah nya
"ihhh siapa sih pagi - pagi gini bertamu bukanya paman Dan bibik sudah pergi terus siapa yang datang atau dua curut itu, tapi kata paman dan bibik kan pulang nya sore terus siapa" dumel dania yang kini menuju ke ke bawah untuk membuka pintu depan,
clekkkk ...... dania pun membuka pintu Dan mematung saat melihat siapa yang datang dania seakan hilang ke sadaran nya saat mengirup perfum yang beraroma mints membuat dania pun terasa melayang - layang di buatnya.
"ahhhhh aroma ini membuat ku sekan berada di titik yang paling nyaman Dan menenang kan rasa nya giman tuh " batin dania yang kini menikmati aroma tubuh krisna dengan menutup mata
krisna pun yang melihat hal itu mengkerutkan dahinya seakan bingung di buat nya tentang sikap dania yang kini di depannya sedang tersenyum - senyum tak jelas Dan bersambil menutup mata nya
"ya tuhan anak kenapa, apa - apa jangan ke sambet lagi kok bisa gini sih " batin krisna