
"ah... kenapa itu suster pingsan " ucap dania
"apa aku melakukan hal sesuatu"
"kri... sss na, suster bangun " teriak dania dengan suara kecil...
"ahhhh......... kenapa mereka berdua tidak bangun sih.... "
"aku harus bagimana? nih... "
dania pun terdiam. memikirkan apa yang harus di lakukan ini
"apa yang aku harus lakukan apa aku harus apa aku turun membangun mereka. "
"ahhh itu ide bagus dania" dania pun memuji dirinya sendiri
dania pun menggerakkan tubuh nya, tapi dania terkejut saat tubuh nya susah di gerakkan
"apa yang terjadi dengan ku? "
"aku harus mencoba nya pasti bisa" dania pun menyemangati diri nya sendiri
dania pun berusaha dengan pelan - pelan menggerakkan tubuh nya tapi tak bisa sama sekali
"ahhhh...... kenapa tidak bisa apa yang terjadi"
dania pun terdiam memikirkan apa yang terjadi
"kenapa ini, kenapa aku tak bisa bergerak dan kenapa krisna dan suster itu terkejut dan bisa pingsan melihat ku apa yang terjadi pada ku?"
dania pun mengingat - ngingat apa yang terjadi pada diri semakin dania mengingat kepalanya pun sakit
"a.... a.... a.... h.. h.. h.. ke na kepala ku sakit " dania pun memenangi kepalanya
"ahhhhhhh...... " teriak dania
suara teriakkan dania sangat keras sehingga terdengar sampai keluar ruangan .
kebetulan salah satu dokter yang lewat di depan ruangan tersebut
"apa yang terjadi di ruangan ini, bukankah pasien yang ada di dalam ruangan ini sudah tiada, terus siapa yang berteriak begitu keras " ucap seorang dokter
"dari pada aku penasaran lebih baik aku masuk saja "
cckekl.........
terdengar pintu rungan tersebut terbuka
dan yang terlihat seorang pasien wanita yang sedang terbaring dengan mata yang tertutup tanpa ada alat medis di tubuh nya.
"kenapa belum di pindahkah ke ruangan jenasah"
ta.. tap.. ta.. tap......
dan tak sengaja kaki nya menyentuh sesuatu di bawah
"apa ini? ucap dokter sambil menoleh ke bawah
" ahhhh apa - apan ini "
sambil congkok melihat orang tak sadarkan diri
sambil menpuk - nepuk pipi krisna
"dek.. dek.... " ucap dokter
dokter pun meriksa denyut nadi
"uhs..... syukur lah cuma pingsan "
dokter pun memindahkan ke sofa yang ada di sana .
dan dokter pun terkejut melihat salah satu suster yang pingsan dan terletak di lantai
"kenapa ini kenapa ada suster pingsan di sini?
" suster.... suster... suster.... suster, bangun "
sambil menepuk - nepuk pipi nya
tak butuh waktu lama suster tersebut sadar
"ahhh..... "
"ada apa suster pingsan di sini? "
"ahhhh ada hantu di kamar sini dokter?
" sejak kapan suster takut dengan hal takhayul begitu "ucap dokter dengan mengerutkan dahi nya
" saya serius dokter wanita... wanita itu hidup kembali "
"wanita?, wanita yang mana suster?" tanya dokter dengan penuh penasaran
"itu...... " tunjuk ke arah dania terbaring
"apa... jangan mengada - ngada suster bukankah dokter yang menangani nya sudah mengatakan sudah tiada"
"tapi dokter saya melihat dengan mata kepala saya sendiri bahwa dia bisa bicara " ucap suster dengan penuh kanyakinan
"sudahlah suster mungkin suster lagi lelah apalagi saya tau dokter mengambil dua shift untu hari ini. lebih baik suster istrahat saja dulu "
"tapi... dok" ucap suster pun terhenti saat dokter memotong ucapanya
"sudah lah suster di sini tak ada apa, dan saya akan mengurus nya "