
"what...... kamu bilang masih pagi, aku nelpon kamu, kamu gak lihat apa waktu pas aku nelpon kamu, itu udah mau siang, harus nya kamu bersyukur bisa aku bangunin " goda krisana
dania pun hanya tersipu malu saat mendengar perkataan krisna.
tanpa ada percakapan di antara ke duanya, mereka pun masuk ke dalam restaurant tersebut.
saat dania sampai di dalam restaurant tersebut di buat terpana akan dekorasi restaurant tersebut, elegan, minimalist, dan kekinian begitu lah yang di gambar oleh dania, dania pun terus Mengikut krisna, ke mana pun krisna pergi
dania pun bingung di dengan kelakuan krisna, karena dari tadi hanya muter - muter tak nentu dari tadi bukannya mencari meja untuk mereka duduk
"oh my god, kapan sih kita akan duduk, aku udah capek ngikuti kak krisna dari tadi muter - muter gitu, gak nentu buat aku bingung aja ni sama orang, ke sini mau makan apa jalan - jalan, ahhhhh apa dia tak lelah ya " batin dania
akhir nya karena dania sudah tak tahan dari tadi di ajak muter - muter aja, dania pun mengeluarkan suara nya
"kakk....., " kata dania dengan wajah penat, dan betek
"apa.... " ucap krisna sambil mengakat alis nya
"kita ke sini mau makan apa jalan - jalan " ucap dania,
"makan lah, masak jalan - jalan " ucap krisna sambil menahan tawa, krisna tau, kalau sekarang dania lagi kesal, karena krisna sengaja membuat dania muter - muter tak menentu untuk membut dania cemberut, pada hal krisna sudah menyiapkan kejutan untuk nya
saat dania mendengar jawaban dari krisna hal itu membuat dania makin kesal.
"yaaa tuhan, kalau akan kini jadi nya, memdingan aku di rumah aja, berguling - guling dengan bantal kan enak dari ini gak jelas mau ngapain, ahhh ini udah risiko aku mau nemani ni orang, sabar dania, orang sabar nanti jodoh nya orang ganteng " batin dania
" kakkk,...... " rengek dania karena udah sangat lelah
"ya kenapa " kata krisna dengan pura - pura acuh
"aku lelah, kapan kita cari tempat duduk, dari tadi puter - puter gak menentu melulu, kalau kakak gak niat mau makan di sini memdingan kita keluar aja deh " keluh dania, akhirnya dania pun mengeluarkan unek - unek nya
tanpa ada perkataan apa pun dari krisna, krisna pun manarik tangan dania, dan mengajak ke halaman belakang dari restaurant tersebut
saat sampai di halaman belakang dari restaurant tersebut dania pun di buat terkejut dengan Pemandangan yang kini ada di depan mata nya, hanya ada sebuah meja dengan dua kursi dan di atas meja ada beraneka makan dengan ada nya sebuah lilin dan vas bunga yang ber isi bunga mawar warna merah.
dan di suguhi Pemandangan kebun berbagi macam bunga mawar hal ini membuat nuasa tempat tersebut romantic cocok untuk orang yang sedang kasmaran.
tapi selain terkejut dengan dekorasi nya, tapi hal ini pun membuat dania bingung, bukannya mereka ke sini untuk makan biasa, tapi kenapa malah di ajak tempat untuk orang akan berkencan.