
Dania pun masih terdiam membisu saat melihat seorang yang kini terbaring di tempat tidur.
yang sama persis dengan diri nya apa lagi terlihat krisna yang menangisi orang yang kini terbaring tersebut
"siapa dia kenapa dia mirip dengan ku? "
"kenapa aku ada dua? "
"kenapa krisna menangis?
berbagai pertanyaan kini memenuhi kepalanya.
Dania pun melangkahkan kaki nya mendekati krisna, dania pun mencoba menyentuh bahu namun hal yang terjadi di luar dugaan dania
" kenapa aku tak bisa menyentuh krisna"
"ada apa ini ?, coba aku lakukan sekali lagi pasti ini hanya ilusinasi"
dania pun
dania pun mencoba menyentuh krisna sekali lagi. dan hasil nya pun tepat lah sama
"apa yang terjadi....? " ucap dania dengan bingung
"krisna..... krisna.... krisna... krisna... " ucap dania di depan buka krisna sambil melambaikan tangan
namun krisna tak merespon sama sakali.
"apa yang terjadi...... "
sambil menatap ke dua tangan nya sendiri
dania pun berdalih ke arah seorang yang berupa diri nya yang sedang terbaring tempat tidur
Dania pun langsung duduk di samping tempat tidur tersebut sambil memperhatikan seorang yang sama dengan dirinya
"kamu siapa? "
"kenapa sama seperti diri? "
dania pun mengulurkan tangan nya untuk menyentuh seorang dengan diri tersebut
tress......
"apa itu kenapa aku tersetrum saat menyentuh tubuh nya "
dania pun bingung
"apa aku coba sentuh sekali lagi "
dania pun mencoba menyentuh lagi
dan yang terjadi bahwa diri nya tertarik ke dalam tubuh tersebut.
akh.... akh..... akh.... akh..... akh... akh.....
Dania pun seketika membuka mata nya yang pertama kali di lihat krisna yang sedang menangis di samping nya
"kr.... is........ n a....... " lirih dania
krisna yang melihat dania memanggilnya nama nya pun langsung memperhatikan dania
"siapa kamu? " ucap krisna dengan perasaan takut sebab baru saja dokter bilang bahwa dania sudah tiada tapi sekarang krisna melihat dania memanggilnya
"Tuhan apa aku berhalusinasi, bahwa dania masih hidup dan manggil nama ku, apa ini akibat aku belum ikhlas bahwa dania pergi meninggalkan aku " ucap krisna
sambil menghapus air mata nya
dania pun mengerutkan dahi nya saat krisna berkata begitu
"kris.... na..... kris.... na kris.... na.. "
"a... k.. u.. h.. a.. u... s..... b.. O.. l.. e.. h.. k.. a.. h.. a.. k.. u.. m.. i... n.. t.. a.. k.. a.. i.. r.. " ucap dania dengan terbata - bata akibat tenggorokan nya yang sedan kering
"ya Tuhan sekarang aku mendengar dania meminta minuman "
bugh...... bugh...... bugh... bugh.....
krisna pun memukul kepalanya memastika bahwa dirinya itu berhalusinasi
"aku hanya berhalusinasi, ya aku hanya berhalusinasi ini semua tak benar "
dania pun terdiam saat krisna tak merespon ucap nya
dania pun berusaha mangapai tangan krisna dengan berlahan - lahan dania pun mengakat tangan nya dan berusaha mengapai tangan krisna dan hap......... dania pun berhasil meraih tangan krisna
krisna merasa tangan ada yang memegang dan beralih ke seorang yang memegang tangan nya tersebut
"d... a... n.. i..... a..... ahkkkkkkk.... " teriak krisna seketika krisna pun tak sadarkan diri
bugh...........
"ahhhh kok pingsan " ucap dania yang merasa heran dengan keadaan krisna
sementara itu saat krisna berteriak ada seorang suster yang kebetulan mendengar teriak tersebut langsung saja masuk ke ruang tersebut
"ada apa? " ucap suster
"saya... tidak tau kenapa dia tiba - tiba pingsan " ucap dania
suster pun menoleh saat mendengar perkataan dania
suster pun terkejut dan berteriak
"ha...... n.. tu...... "
bung.............. (pingsan )