
tapi selain terkejut dengan dekorasi nya, tapi hal ini pun membuat dania bingung, bukannya mereka ke sini untuk makan biasa, tapi kenapa malah di ajak tempat untuk orang akan berkencan.
"kak ini apa ? " ucap dania
"ini lah tempat kita akan makan dania " ucap krisna
"tapi ..... ini gak salah meja kan " kata dania
"gak kok ayo " ucap krisna yang langsung saja menarik tangan dania dan menutun nya ke meja tersebut dan menarik kursi untuk dania duduk
"silakan duduk tuan putri" goda krisna
"ya kak " kata dania yang langsung duduk di kursi tersebut dengan wajah yang kayak udang di rebus merah merona begitu lah saat ini wajah dania
krisna pun duduk di kursi seberang yang kini berhadapan dengan dania yang wajah nya sudah kayak udang rebus itu
"kalau seperti itu wajah nya bikin tambah cantik ahh gemes baget jadi nya " dumel krisna dengan pelan
tapi dania pun masih mendengar perkataan krisna walaupun samar - samar
"apa kakak mengatakan sesuatu baru San ? " tanya dania
"ahhhh gak kok " ucap krisna yang terasa gugup
"ohhhh tak kiran tadi kakak bicara gitu " ucap dania
krisna pun hanya mengelengkan kepalanya tanpa mengatakan apa pun itu
kini dania pun masih melihat kiri kanan untuk memastikan pemandangan yang ia lihat sungguh sangat indah dan romantic itu yang bisa saat ini dania katakan, jika saja dania kini menjadi kekasih krisna pasti dania senang sekali dengan apa yang ada di depan nya sekarang ini, tapi itu mustahil terjadi karena diri nya bukan lah siapa - siapa krisna
saat dania sedang menikmati pemandangan sekitar dengan wajah penuh takjub krisna pun bertanya " gimana kamu suka kan dengan dekor nya " tanya krisna
"bagus lah kalau kamu suka, aku gak sia - sia pesan dekor seperti ini untuk menyatakan perasaan ku, untuk seorang yang aku cintai nanti " ucap krisna
deg!!....
"kan bener piling ku ini, dia mengajak aku ke sini hanya untuk men pertanyaan pendapat ku saja tentang dekor ini, ternyata ini semua akan buat kekasih nya nanti, ahhhhh dania kamu ini kenapa bisa berhadapan bahwa ini semua untuk diri mu sendiri, kamu tu bukan siapa - siapa nya krisna dania, kamu aja baru kenal di baru beberapa hari aja, lebih baik jangan ke ke PD an deh dania " batin dania
"he... he... he... " ucap krisna sambil melambaikan tangan nya di muka dania
"ahhh ya kak, kenapa " ucap dania yang kini baru sadar dari perang batin nya
"ahhh kamu ini suka banget ya, ngelamun kayak gitu, emang lagi mikirin apa sih " ucap krisna dengan manaik turun kan alisnya
"gak ada mikirin apa - apa kok kak " ucap dania
"ahhhh yooo ngaku, kamu dari kita bertemu kamu suka banget melamun gak menentu gitu sih" ucap krisna
"seriussss kak, aku gak mikirin apa - apa kok, cumak aku kagum aja dengan dekor di sini kak " ucap dania dengan bohong, untuk menyemunyikan perasaan saat ini
"ohhhh gitu toh " kata krisna sambil meminum jus yang ada di meja
"ohhh ya, dania kata nya kamu tadi lapar, ya udah kamu silakan makan gih jangan malu - malu " ucap krisna
"emang boleh makan kak " tanya dania
"ya boleh lah, masak si gak, aku yang ngajak kamu ke sini dan susah - susah minta dekor seperti ini biar kamu nya man dan suka " ucap krisna
dania yang mendengar perkataan krisna pun kini kembali seperti udang rebus .