
"udah lah pa gak usah papa pikir kan nanti pap tau sendiri" ucap krisna membuyarkan pikiran keenan
"ya ya ya kesalahan apa yang kamu buat? " ucap keenan
"aku sudah merusak ke percayaannya, akibat aku gak saabaran pa " ucap krisna
"be gitu kah?, apa kamu gak bisa sabaran krisna" ucapa keenan
"karena aku ingin dia jadi miliki ku pa, aku gak ingin dia di miliki orang lain, aku sudah jatuh cinta saat pandangan pertama sama dia" ucap krisna
"apa kamu udah kenal lama dengan dia? " ucap keenan
"aku belum kenal lama sih pa, cuma aku sudah memperhatikan dia dari dulu pa, saat aku masih pacaran dengan mantan ku aku sudah memperhatikan nya pa " ucap krisna
"wah wah wah wah selama ini kamu jadi pegembar rahasia ya " ucap keenan
"gak juga sih pa, aku memperhatikan nya saja ada yang beda dari diri nya tak kayak cewek yang lain " ucap krisna
"yaa papa percaya dengan pilihan kamu, terus papa bisa bantu apa nih " ucap keenan
"ini gak bisa di selsaikan dengan bantuan orang pa, harus aku sendiri melakukan nya " ucap krisna
"ya udah papa bantu dengan doa aja kalau gitu, jadi ini yang membuat kamu kemarin malam mabuk, lupah sarapan, Dan menggurung diri di dalam kamar " ucap keenan
"papa dari mana tau " ucap krisna bingung padahal krisna tak cerita apa pun soal yang terjadi tadi pagi
"ahhh bisa nyonya besar yang mengadu kan anak kesayangan sudah tak lagi keren gateng dan Tampan akibat bagun kesiangan belum mandi pula " ucap keenan
"ahhhh mama masak hal sekecil harus di adukan sama papa si " kesal krisna
"yaaa paa " ucap krisna
"ohh ya mama Dan papa mau ke tetanggan seberang mau jenguk ke ponakannya yang baru keluar dari rumah sakit kamu ikut gak ? " ajak keenan
"aku sih ingin banget ikut, tapi nanti dania pasti gak mau bicara sama aku, sama kayak waktu di rumah sakit dania tak memberikan aku ke sempatan untuk bicara " batin krisna
"emang siapa yang sakit pa? " tanya krisna pura - pura tak tau, Krisna ingin tau seberapa kenal papa nya bersama dania
"itu loh ke ponakaanya " ucap keenan
"emang papa kenal? " tanya krisna sambil mengorek informasi dari papa nya
"kalau di bilang kenal, ya sangat kenal sih, karena dari kecil papa sudah tau dia " ucap keenan
"ohhh ya " pancing krisna karena krisna ingin tau lebih banyak tentang dania, ya walaup krisna sudah tau
"yaa di itu anak yang kuat, riang, ramah, sopan santun Dan menghormati orang tua " ucap keenan
"masak sih pa, segitunya papa memuji dia, malahan papa gak pernah memuji aku " kesal krisna
"seriusss krisna papa bulan memuji nya tapi papa bicara apa yang papa lihat, dia itu sempurnah deh jadi wanita ya walaupun masih di bangku sma di sudah dewasa untuk mengadapi maslah yang Ada, " ucap keenan
"ahhh segitunya sih, aku fak percaya papa aja sampai memuji dania seperti itu padahal anak nya sendiri tak pernah di puji - puji seperti itu" batin krisna
"sebenarnya krisna..... " ucap keenan berheti
"apa pa? " ucap krisna yang penasaran dengan perkataan keenan