
"ya ya gue tau terus sekarabg lo ke sini membawa tas gitu mau ngapain " ucap aldric
"ya gue mau nginap di rumah lo beberapa hari boleh gak ya hitung - hitung ngelepas kangen gitu " ucap krisna
"boleh baget gimana kalau nanti malam kita ke Sirkuit aja gue udah kangen balapan " ucap aldric
"dokter terhormat aldric... ini tu udah malam gimana kalau besok malam aja gue capek ni " ucap krisna
"hehehe ya bener yang lo bilang ini udah malam " ucap aldric dengan cegegesan
"ahhh kayak nya nyokap lo rugi deh nguliahin lo masih aja goblok " ejak krisna
"lo harus tau goblok - goblok gini gue udah mau Wisuda tau Dan akan bertitle dokter tau " ucap aldric sambil membanggakan dirinya
"ya ya gue tau tapi dokter hewan " celetuk krisna
"ye lo jangan pandang remeh perkerjaan gue itu termasuk perbuatan yang muliah tau " ucap aldric
"ya ya terserah apa Kara lo " ucap krisna dengan mengalah
"ya lo beleum tau aja gue belum Wisuda aja udah nenerima pasien tau " ucap aldric membanggakan dirinya
"widihhhhh hebat juga lo ya siapa yang mau memeriksa kan hewan nya kepada lo? ucap krisna dengan penasaran
" lo mau denger certain nya gak "ucap aldric
" boleh juga tapi, gue haus ni masak tamu gak lo kasih minuman sih "ucap krisna
" hehehe, sorry ya udah tunggu dulu gue mau ngambil minuman dulu "ucap aldric sambil melangkah ke arah dapur
tak butuh waktu lama aldric pun kembali dari dapur membawa dua kaleng minuman dingin Dan sebungkus pizza
"ni minum dulu " ucap aldric memberi krisna minuman Dan duduk kembali di samping krisna
"lo tinggal di sini sendirian? " tanya krisna sambil mengambil minuman dari aldric
"ya seperti lo lihat " ucap aldric
"terus bokap lo tinggal di mana? " tanya krisna
"dia tinggal di apartment gue" ucap aldric
"kok gak tinggal di sisni? " tanya krisna
"katanyan tinggal di sini bokap masih terbayang - bayang dengan wajah nyokap jadi gitu deh gak mau tinggal di sini karena terlalu sakit untuk mengingat itu semua nya " ucal aldric
"ya gue kalau di posisi lo sama nyokap lo pasti akan sama siapa sih yang gak sakit kalau melihat orang yang kita sayangi pergi untuk selama - lamanya di depan kita dengan cara yang mentakitkan menurut gue " ucap krisna
"ya maka nya dari itu bokap gue gak mau tinggal di rumah ini kerena tak sanggup jika harus mengingat semua nya itu " ucap aldric dengan lirih
"apa lo termasuk " ucap krisna
"ya gue termasuk orang nya ya walaupun gue jarang pulang ke rumah ini sih tapi serial gue pulang ke rumah ini kejadian itu pun masih tergiang - giang di depan gue apa lagi kalau gue ke liling di rumah ini semua akan kenangan di rumah gue ini terus saja berputar di memori gue " ucap aldric
"ya ya gue setiap melihat audit rumah ini sekan gue tak pernah percaya bahwa ke jadian yang teragis itu pernah Ada di rumah ini terus ba gimana perkembangan kasusnya " ucap krisna
"ya seperti lo tau otak dari biang kerusuhan itu belum tertangkap " ucap aldric.