
"zaman sudah terbalik pa, sekarang coba katakan dimana orang nya biar mami bicara" ucap Elena. dengan emosi yang tinggi
"ayo lah nak, coba sekarang cerita apa yang terjadi Dan beritau orang nya " ucap keenan
"tapi.... tapi.... tapi.... tapi... tapi... tapi.. " ucap krisna dengan gugup krisna pun masih tentang kejadian yang di alami di balkon tadi, sebab krisna pikir dania tidak akan Ada di balkon tapi tak sengaja malah dania melihat tingkah dia yang konyol Dan tubuh nya yang telanjang dada itu yang membuat krisna malu di hadapan dania, entahlah apa yang sedang di pikir kan dania sekarang
"tapi.... apa krisna udalah sekarang kamu cerita, kamu tu bukan anak kecil lagi sudah dewasa Jangan gugup gini" geram keenan
"udalah pa kayak nya ini anak syok deh gimana kita telpon polisi biar kasus ini jelas biar gak kejadian kayak gini lagi ke pada orang lain " ucap Elena
"yaaa kayak nya kamu benar deh mi papi setuju " ucap keenan sambil mengaguk kan kepalanya
deng!
"polisi nagapai mami mau nelpon polisi wah gawat ni kalau gitu nanti runyam ma salah nya " batin krisna
Elena pun mengambil ponsel nya untuk me nelpon polisi biar kasus ini cepat selasai
"ma........ " ucap krisna
Elena mendengar panggilan nama nya dari krisna pun menoleh
"Ada apa ? " tanya Elena sambil menaruh ponsel nya di meja
"aku mau bicara " ucap krisna dengan suara lembut sudah tak gugup lagi
"kata kan lah, kami akan mendengar kan nya " ucap keenan sambil menpuk bahu krisna
krisna pun mengemuskan nafas panjang sebelum ber bicara
"kalian kan tau tadi aku baru pulang dari luar aku langsung ke kamar Dan mandi setelah itu.... " krisna pun men cerita kan nya secara detail apa yang baru saja dia alami tanpa mengurangi apa pun itu .
ya krisna merasa seperti anak kecil yang membutuhkan perhatian Dan kasih saya dari orang tuanya ya walaupun umurnya sudah dewasa baginya, tapi krisna tak malu men cerita kan apa pun itu jika merasa krisna harus menceritakan nya.
keenan Dan Elena pun dengan cermat Dan teliti mendengarkan cerita Krisna tanpa melewatkan ya mau pun memotong nya mereka berdua pun beg itu Antusias mendengarkan perkataan krisna
yang walaupun pun kadang - kadang Elena Dan keenan pun menkerutkan dahinya Dan mengeleng - gelengkan kepalanya seolah Elena Dan keenan tak berpikir dengan apa yang krisna lakukan.
tak butuh waktu lama krisna pun selasai menceritakan kejadian yang baru saja dia alami
sontak keenan Dan Elena pun melongo dengan cerita dari krisna keenan Dan Elena pun tak percaya akan cerita krisna tak buang - buang Elena pun langsung menjitak Kepala krisna
"takkkk ......... "
"aduhhh mami sakit, kenapa sih main jitak Kepala aku sakit tau " ucap krisna sambil mengelus kepalanya sendiri
"kamu.... tuh udah tau orang tua nya dari tadi panik tak menetu di kirain kamu beneran sudah di apakan - apan sama seorang malah tadi mami sempat mau telpon polisi malah ahhhh ini semua gara - gara kamu keluar hanya memakai celana bokzer trus di lihat sama cewek gitu sampai - sampai kamu teriak begitu "geram Elena.