
akhirnya setelah menunggu paman Leo dania pun bisa pulang dari rumah sakit dan kini dania pun sudah bisa rebahan di dalam kamar nya ya walaupun kamar ini bukan kamar ke sayangan nya di rumah orang tua nya ya setidaknya ini menjadi kamar ternyaman yang pernah Ada saat dia kabur dan marah terhadap orang.
kini dania pun menatap kembali bucket bunga mawar Putin itu yang sedang indah bertengger di atas meja
"indah.... " ucap dania sambil tak lepas menatap bunga tersebut
"apa bunga mawar itu, akan layu jika aku ter mendiamkan seperti itu apa lebih baik aku taruh saja di vas bunga yang berisi air " pikir dania
"yaa lebih baik aku taruh aja di vas bunga" ucap dania
dania pun berjalan dan mengambil sebuah vas bunga yang berukuran sedang berwarna hijau yang terbuat dari keramik
dania pun melangkah kan kaki nya ke dalam kamar mandi untuk mengisi vas bunga tersebut dengan air
kini vas bunga tersebut sudah isi dengan air dania pun langsung saja membuka bucket bunga mawar putih tersebut dan menaruh ke dalam vas bunga hingga menampilkan tata bunga yang sangat indah
"mhzzz indah nya, putih melambangkan suci dan ketulusan, moga saja kamu gak cepat layu ya bunga " ucap dania sambil tersenyum menatap vas bunga tersebut
sementara itu di seberang rumah Ada seorang cowok yang lagi duduk di balkon kamar nya sambil tersenyum - senyum menikmati hari yang akan petang
"ok ini awal yang bagus, gak apa lah dania masih marah atau kesal sama aku, ya setidak nya senyuman itu aku tau kalau menyukai pembarian dari ku " ucap krisna
saat krisna sedang melamun dan menatap dania dari balkon kamarnya, ya bisa di bilang dewi fortuna lagi Ada di pihak nya sehingga krisna bisa menikmati pemandangan yang indah dan lebih beruntung nya jendela di kamar dania tirai nya belum di tutup sehingga krisna leluasa melihat aktivitas sang pujaan hatinya
darrrr........
"woi lagi ngelamuni apa sih kayak nya asik banget " ucap keenan
"ihhhh papa ini, kalau masuk ke kamar anak tu ya salam ke, jangan mai kejutin orang gini napa untuk anak papa ini punyah jantung kuat, kalau gak bisa papa berabe sendiri kan " ucap krisna dengan sinis
"habisnya papa dari tadi ketok pintu kamar kamu gak Ada yang buka, ya uda papa langsung masuk, mana tau anak papa lagi frutasi terus gantung diri di shower kan berabe" canda keenan
"ihhh papa Ada - Ada aja, mana Ada anak papa yang ganteng ini mau bunuh diri di shower yang Ada malah shower nya nanti jatuh cinta sama aku, kerena ke tampanan ku ini " ucap krisna sambil menaik turunkan alisnya
"wekkk wekkk wekkk papa mau muntah" ucap keenan sambil berpura -pura mau muntah
"apa papa mau muntah, jangan - jangan mama lagi isinya pa? " goda krisna
"isi pala kamu peyang" ucap keenan
"terus kalau gitu kenapa papa muntah - muntah? " ucap krisna
"papa enek dengar katanya ganteng, tampan Dan lain sebagai nya tapi sampai sekarang ini kamu gak laku - laku, sama aja bohong " ucap keenan
"ihh papa ini ck ck " ucap krisna sambil cemberut karena kalah berdebat dengan papa nya .