DANIA

DANIA
terselsaikan



dania pun melangkah kan kaki nya keluar dari kamar sebut melewati pintu yang tergeletak begitu saja dania terus melangkah kan kaki nya sehingga dania pun sampai di ruang keluaraga


Elena yang melihat dania sudah datang akhir nya Elena pun menyuruh duduk


"duduk lah nak... " ucap Elena sambil menepuk sofa di samping nya tanpa berkata apa pun dania pun langsung saja duduk di samping Elena


"emang Ada apa ma kita berkumpul di ruang keluaraga apa lagi ini sudah pukul 9 malam " ucap dania sambil melirik jam yang Ada di dinding rumah tersebut


"maaf kan papi dania, jika ini membuat istirahat mu terganggu tapi jika ini tidak di selsaikan secepat nya mami Dan papi takut akan ma salah ini menjadi panjang Dan akan bertambah ribet" ucap keenan dengan bijak


dania pun diam, dania ingin tau tentang ma salah yang akan di selsaikan pada malam ini di dalam hati nya dania pun mulai menebak


"apa ini Ada kaitan nya dengan masalah tadi.. " batin dania


"ya dania mami gak mau masalah ini terus berlarut - larut seperti yang di katakan sama papi mu itu tidak lah baik jadi di Memanggil selsaikan sekarang " ucap Elena


"krisna...... " ucap keenan yang memanggil nama anak nya


"ya... pi... " jawab krisna


"cepat katakan... " ucap keenan


krisna pun mengaguk Kepalanya


"mhzzz yang pertama aku mau minta maaf sama kamu dania " ucap krisna


"untuk.... " ucap dania


"untuk masalah tadi pas makan malam " ucap dania dengan suara lembut


"tidak dania aku yang salah seharus nya aku memberi tau kamu porsi makanan ku, jadi kamu tidak berlebihan saat mengambil kan aku makanan " ucap krisna


"di sini aku juga minta maaf sama kak, karena aku tidak Berta nya saat mentambil kan makanan untuk kak, aku pikir kak suka semua lauk yang Ada di meja makan " ucap dania


"ya.. aku juga minta maaf sama kamu dania soal itu " ucap krisna


Elena Dan keenan pun tersenyum mendengar anak - anak nya saling me maaf kan ya walaupun dania di sini sebagai anak tiri tapi kasih sayang Elena Dan keenan pun tulus sama seperti menyayangi anak nya sendiri


dania pun hanya mengaguk kan kepalanya untuk menjawab permitaan maaf dari krisna


"mami maaf kan krisna gara - gara krisna pasti darah tinggi mami naik deh " ucap krisna sambil mengaruk kepalanya yang tidak gatal


" kamu ini sudah tau mami punya darah tinggi tapi kenpa kamu bikin mami emosi melulu" ugap Elena


"maaf mi aku takut sama ancaman mami, ancaman mami itu nyeremin tau " ucap krisna


"kamu ini kalau bukan anak mami, udah mami jewer itu telinga kamu dari tadi " ucap Elena


"mami.... aku bukan anak kecil lagi jangan kenapa main jewer - jewer telinga aku. " ucap krisna


"oh.. oh.. oh.. kayak udah ngaku tidak anak kecil aja ni pi, tapi kenapa


setiap Ada masalah masih kayak anak kecil pi gak mau menyelsaikan masalah nya tapi ma lah lari dari masalah yang dia but sendiri " sindir Elena


krisna pun hanya cegegesan sambil mengaruk kepalanya yang tidak gatal.