DANIA

DANIA
bibit premium



"what,..... mami meragukan bibit premium dari papi? " tanya keenan


"yappp buktinya papi punya anak seperti dia " ucap mami sambil menunjuk sang anak nya


"kayak nya bukan bibit premium dari papi yang salah, tapi kayak anak kamu mi yang tertukar waktu Lahir jadi begini.. " ucap keenan yang tak mau di salah kan


"entalah.. pi mami jadi ragu apa ya krisna ini anak kita pi.. " ucap Elena


"kalau aku bukan anak mami sama papi anak siapa dong " ucap krisna dengan cemberut saat mendengar orang tuanya yang berkata begitu


"entalah kami merasa heran dengan mu krisna sejak kapan kamu begitu lemah dengan wanita, sok - sok an menolak papi jodoh kan dengan dania tapi apa tau - tau nya kamu jatuh sendiri.. " sindir keenan


"jangan suka menyedir begitu.... buah jatuh tak jauh dari pohon nya " ucap Elena


krisna yang mendengar perkataan mami yang begitu menyidir papi jiwa kepo nya pun bangkit


"maksudnya .... mi " ucap krisna yang ingin tau


"kamu..... sama papi mu itu " ucapan Elena pun di potong oleh perkataan keenan sehingga Elena pun tak melajutkan ucapan nya


"udah lah mi.. jangan bahas itu dulu, kita di sini bukan untuk sesi curahat masa lalu tapi untuk menyelesaikan masalah yang sekarang terjadi " ucap keenan


"ahhh bilang saja papi takut, atau malu kalau mami cerita sama aku " ucap krisna dengan muka kesal sambil di tekuk sebab mami nya tak melajutkan ucapan nya itu


glek....


" apa yang barusan mami katakan terjadi seauatu dengan dania, ohh tuhan jangan lagi, belum aku mendapatkan maaf sepenuh dari nya, belum lagi hilang rasa malu ku ini akan tikah ku yang tak sengaja di lihat nya, sekarang apa lagi "batin krisna


" ada apa pi? "ucap krisna dengan perasaan was - was yang di sertai rasa takut, takut jika dania harus masuk rumah sakit lagi, apa lagi dania belum pulih sepenuh nya


" ahhh.... akibat masalah ini dania .... "keenan pun mengehentikan perkataan nya


" Ada apa pi jangan buat aku penasaran, jangan buat aku bertambah bersalah pi tolong kata kan pi "ucap krisna dengan penuh kahwatir


"kamu harus menjelaskan semua nya krisna sebelum apa yang kamu pikir kan itu terjadi " ucap Elena


"udalah lah jangan main tebak - tebak kan seperti ini " ucap krisna dengan kesal


"ya ya ya kamu harus bisa mebujuk dania, karena dari tadi dania mengurung diri di kamar nya, dia menyalahkan diri nya sendiri atas semua yang terjadi, jadi sebelum terjadi sesuatu...... " ucap keenan pun terhenti saat melihat anak nya sudah pergi berlari menuju kamar nya dania


"ck ck ck ck... anak itu main pergi saja padahal aku belum selsai berbicara " keluh keenan


" ya itu lah bibit premium yang yang di hasil dari benih mu sama seperti mu kalau sudah menyukai atau mencitai seseorang maka akan di kerja sampai dapat dia tak akan menghiraukan halangan yang akan mengadang "ucap Elena sambil menatap sang putra pergi begitu saja