
sambil mengucang tubuh dev Dan div tapi ke dua anjing itu pun tak terusik oleh ganguan apa pun itu sehingga membuat Elena semaki panik tanpa membuang - buang waktu elena pun langsung saja Bernard menuju ke ruang keluarga di mana Ada keenan Dan dania lagi berbicara
dengan napas ngos - ngosan elana pun mengampiri suami nya itu
"pi....... pi..... iiii tuuu..... pi...... " ucap elana terbata - bata akibat panik nya
keenan pun mengkerutkat dahi nya saat melihat sikap istrinya itu
"Ada mi kok panik gitu " ucap keenan
elana pun belum menjawab dari pertanyaan keenan
dania yang melihat itu pun menyuruh elana duduk
"ma lebih baik mama duduk dulu tarik napas dulu baru bicara " ucap dania
Elena pun menuruti perkataan dania
Dan kini elana pun sudah baikan keadaa nya napas nya pun sudah terartur
"ok sekarang mama bisa bicara " ucap dania
"kini tadi mami mau ngasih makan dev Dan div tapi mereka berdua malah tidak bangun - bangun sama sekali mami juga sudah mengucang - ngucang tubuh tapi total saja nihil " ucap Elena
"kok bisa mi " ucap keenan
"aku gak tau, gimana kalau mereka tidak Ada " ucap Elena dengan wajah sedih
"kalau gitu gimana kita cek aja " ucap dania
keenan pun mengaguk kan kepalanya tanda nya setuju dengan ucapan dania
kini dania, keenan Dan Elena pun langsung ke teras belakang bersama - sama saat mereka melewati ruang makan mereka semua
mereka semua mengeleng - geleng kan kepalanya saat melihat krisna sedang terpejam mata nya sambil menyenderkan kan tubuh nya di kursi makan tersebut
"kayak nya tu anak terisi pul deh habis makan langsung merem gitu gak tau tempat lagi " dumel keenan
"udalah pi jangan urusin krisna dulu, aku gak mau terjadi apa - apa dengan dev Dan div pi " ucap Elena yang menarik tangan keenan
kini mereka semua pun telah sampai di kadang dev Dan div terlihat keenan Dan dania berusaha membangun kan ke dua anak anjing tersebut tapi nihil gak bangun - bagun juga
"gimana ni mi mereka gak bangun - bangun juga udah dari tadi aku mengucang - ngucang tubuhnya tapi lihat gak bangun - bagun juga ni " ucap keenan sambil menujuk ke arah anak anjing tersebut
"aduhhh gimana ya, pokok nya harus bagun pi kasihan dev Dan div belum makan " ucap Elena sambil panik
"mhzzz gimana kalau kita panggil dokter hewan aja biar tau mereka ini kenapa " ucap dania
"ya ide bagus tu sayang " ucap Elena
sambil mengeluarkan ponsel nya dari saku baju
tanpa membuang - buang waktu Elena pun langsung menelpon dokter hewan langganan nya
"halo....... dok"
"........... "
"bisa datang ke rumah saya gak ? "
"............. ".
" sekarang juga ya dok secepatnya "
"......... "
"ya makasi dok, ya saya tinggal di rumah "
tut......
Elena pun langsung mematikan ponsel nya
"gimana mi " tanya keenan
"dokter nya sudah menuju ke sini" ucap Elena
"ya udah kalau gitu kita tunggu aja kalau gitu " ucap keenan
tak butuh waktu lama bel rumah pun berbunyi Elena pun masuk ke dalam rumah Dan membuka kan pintu depan
terlihat soso pemuda yang berdiri Tegap di hadapan Elena
"siapa? " tanya elena
"saya aldric dokter hewan " ucap aldric