
Elena pun kini berjalan menelusuri lorong rumah sakit dengan beberapa makanan yang Elena bawah.
Elena pun sengaja untuk hari ini ia masak lebih untuk anak nya dan sahabat yang sedang menjaga calon mantu nya
Elena pun sudah memutuskan ingin menjodohkan dania dan anak semata wayang itu sebab Elena pun sudah jatuh cinta dengan ke pribadi dania apa lagi dania itu sering main ke rumah nya saat sedeng diri nya di rumah apa lagi Elena hanya tinggal berdua dengan suaminya saat anak nya itu memutuskan untuk kuliah di luar yang jauh dengan ke dua orang tua nya tersebut...
"ahhhh aku sudah masak ini semua pasti mereka pada suka "
tap.... tap.. tap.. tap.. tap...
Elena pun terus melangkahkan kaki nya
dengan senang elena pun berharap dania cepat sadar dan cepat operasi leukemia nya biar pun sampai saat ini belum ada pendonor nya apa salah jika Elena berharap dulu jika dania sudah sadar elena akan usahakan mencari pendonor yang cocok dengan dania
bruk.......
tanpa sandar elana menyenggol salah satu suster yang sedang mendorong bangkar yang terdapat seseorang yang berbaring
"maff Sus.... "
"ya gak apa kok buk"
"kenapa dia Sus..? "
"tiba - tiba dia pingsan makananya kami akan bahwa dia ke UGD untuk di tangani oleh dokter "
"boleh saya lihat siapa orang mungkin saya kenal? "
"oh silakan bu "
suster itu memperoleh kan Elena melihat siapa yang ada di bangkar tersebut
saat Elena melihat alangkah terkejut elana saat siapa yang terbaring di tempat tidur tersebut
"ina........ "
"ibu kenal dengan nya? "
"ya saya kenal ini sahabat saya "
"baik lah kalau itu ibu tolong urus biaya administrasi nya akan beliau cepat di tangani oleh dokter"
"baik lah"...
Elena pun langsung mengirus administrasi untuk ina
tak butuh waktu lama elena pun selsai mengurus nya dan Elena pun. langsung menyusul di mana ina sedang di periksa
clek.............
pintu pun terbuka kini keluarlah dokter dan suster di belakang nya
Elena pun langsung menghampiri
"dok bagimana keadaan sahabat saya?"
"dia hanya sok dan ke lelahan saja "
"hanya itu saja dok"
"ya... sebaiknya pasien lebih banyak istirahat"
"ya dok itu aja dok apa ada yang lain nya "
"mmhzzzz hanya itu saja tidak ada yang lain nya kalau gitu saya permisi"
"baik dok terimakasih"
dokter dan suster itu pergi Elena pun masuk ke dalam terlihat ina sedang terbaring
Elena pun mendekati ini dan memegangi tangan ina
"apa yang terjadi ina sehingga kamu sampai pingsan seperti ini ? "
tiba - tiba ina pun membuka matanya dan melihat Elena yang berada di samping nya
"ina kamu sudah sadar, apa ada yang kami butuhkan katakan lah?
" Elena..... hiks.... hiks... hiks"terisak ina
"apa yang terjadi ina kenapa kamu menangis seperti ini? "
"hiks.... hiks... hiks... hiks.... "
"ya sudahlah jika kamu tak ingin menjawab pertanyaan ku menangis sesuka mu biar hati mu itu lega aku akan bersama mu "
Elena pun langsung memeluk ina
ina pun terus menangis tak terhenti - henti
"apa yang membuat me seperti ini ina jika kamu tak mengatakan aku tak tau apa pun itu "