DANIA

DANIA
persahabatan



"ya gak main jitak juga kali " ucap krisna


"he.... he.... he... sorry sorry abisnya gue games baget lihat lo kayak gitu kayak anak sd mau jawab ulangan aja " ucap aldric


"resekk lo" ucap krisna dengan sebal


aldric hanya cegegesan saja


"terus lo mau gimana ? " tanya aldric


"gue kayak nya nelpon balik deh, mungkin Ada Hal yang penting... " ucap krisna


"good job " ucap aldric


"mhzzz " ucap krisna sambil mengotak ngatik ponsel nya untuk mengubungi papi nya


saat krisna sudah menemuka no ponsel papi nya krisna pun hanya menatap no tersebut Ada rasa ragu yang menyelimuti hati nya..


akhir dengan berbagai pertimnangan krisna akhir nya mengubungi papi


tak butuh waktu lama panggilan nya pun di angkat oleh papi nya itu


"halo.... "


"halo.. pi, Ada apa tadi papi nelpon aku " ucap krisna the point Tanpa Bertele - tele


"kamu di mana ? " ucap keenan melalui ponsel nya


"aku kini berada di rumah teman "


"bisa pulang sebentar "


"emang nya Ada apa pi? "


"pokok nya kita pulang Dan bicarakan di rumah"


"apa kah begitu penting pi? "


"sangat penting..... jadi pulang sekarang "


"tapi kalau aku pulang sekarang pasti sampai di rumah mami pasti marahin aku " rengek krisna


"papi akan pastikan kalau mami kamu gak akan marahi"


"apa buktinya, kalau papi aja kalah sama mami, kalau lagi marah"


"kalini pasti gak, mmami kamu sangat kahwatir sekarang "


"makanya pulang sekarang, sebelum papi emosi kalau terjadi seauatu sama dania "


deg! !


"dania Ada apa dengan nya Jangan...... " pikir


saat papi berkata seperti itu membuat krisna seketika takut jika terjadi seauatu dengan dania krisna pun terdiam sehingga membuat keenan langsung mematikan ponsel nya


krisna pun tersadar dari lamunan saat aldric menepuk bahu nya ....


"are you ok?. " ucap aldric saat melihat waiah cemas krisna


krisna pu hanya mengaguk kan kepalany


"dric... kayak nya gue harus pulang deh sekarang" ucap krisna sambil cemas


"why, bukanya lo mau nginep di rumah gue Ada apa, apa Ada masalah? " ucap aldric


"maaf gue lain kali aja nginep nya, gue gak Ada masalah apa - apa kok I 'm fine " ucap krisna sambil menepuk bahu sahabatnya itu


"ok kalau gitu keputasan lo, gue gak bisa berbuat apa - apa gue cuma pesan lo hati - hati di jalan nanti kalau lo udah samapi di rumah hubungi gue " ucap aldric


"idih lo tu kayak cewek gue aja, apa - apa harus kabarin lo, " canda krisna


"hii lo tu gue sebagai sahabat lo yang terbaik gue harus peduli sama lo tau " ucap aldric sambil membangga kan dirinya


"hiii lebay banget si lo " ucap krisna


aldric pun merajuk saat mendengar perkataan krisna


krisna yang melihat wajah aldric yang sudah di tekuk Dan merajuk bigitu krisna hanya tersenyum sambil mengeleng - geleng kan kepalany


"apa lo senyum - senyum kitu " ketus aldric saat melihat krisna senyum - senyum gak jelas


"gak apa - apa udah deh lo itu jangan kayak anak gadis yang lagi MPS aja lo " ucap krisna


"habis lo resekk sih " ucap aldric dengan cemberut


"siapa yang punya teman nya " ucap krisna sambil menaik turunkan alis nya


"gue.... " ucap aldric sambil menujuk dirinya


"nah... itu lo tau jadi gue resekk karen lo " ucap krisna