DANIA

DANIA
kasian pintu nya..



dania pun berdiri di bawah guyuran shower dengan air panas....


"akhhhh.... kenapa aku bisa - bisa nya sih tidur di buth tub kan jadi malu aku kalau gini.... " dumel dania


Dan pun telah selsai membilas tubuh nya dania pun segera memakai kimono.


setalah itu dania pun ke luar dari kamar mandi


alangkah terkejut nya dania saat melihat pintu kamar nya telah hacur tak lagi pada posisinya


"astaga.... apa yang terjadi dengan pintu kamar ini " ucap dania sambil memperhatikan pintu kamar nya..


Elena, keenan Dan krisna pun menoleh ke arah suara dania


"syukur lah kamu baik - baik aja " ucap krisna sambil menghampiri dania


"Emang aku kenpa? " tanya dania dengan wajah bingung padahal diri nya itu hanya ke tiduran


"aku pikir terjadi sesuatu " ucap krisna sambil mengaruk kepalanya


"gak terjadi sesuatu kok... tapi... itu kenapa " tanya dania sambil menunjuk ke arah pintu yang rusak


"itu.... karena kami semua sangat khawatir dengan kamu, Dan kamu tak membuka kan pintu atau membalas panggilan dari kami ya...


kami semua takut terjadi sesuatu dengan kamu ya... jadi kami tanpa berpikir panjang langsung saja mendobrak.. pintu tersebut " ucap keenan


"ya... tuhan.... maaf aku ma pa karena ke bodohan ku ini kalian jadi khawatir " ucap dania sambil menunduk kan kepalanya


"tidak dania kamu adalah anak kami, jadi sudah sepantas nya kami khawatir dengan ke adaan mu, jangan pernah menyalah kan diri sendiri dania " ucap Elena yang sambil memeluk dania


dania pun membalas peluk kan tersebut


"makasi ma " ucap dania


"sama - sama, pakai lah baju mu dan temui kami di ruang keluarga Ada sesuatu yang perlu kami bicarakan " ucap Elena


"baik ma " ucap Elena


sementara krisna pun masih diam berdiri di samping dania


dania pun menaik kan alis nya saat menatap krisna


"Ada sesuatu yang ingin di bicarakan? " tanya dania dengan suara jutek


krisna pun masih terdiam..


"kalau tidak bisa kah pergi dari kamar ini " ucap dania lagi


"aku...... " ucapan krisna pun terhenti saat mendengar suara teriakan sang mami nya


"krisnaaa.......... kemari lah " terik Elena dari luar kamar


"pergi lah... " ucap dania


tanpa membuang waktu krisna pun pergi dari kamar dania


"ahhh dasar aneh... " dumel dania yang melangkah kan kaki nya menuju ka lemari alang kah terkejut nya saat dania membuka lemari tersebut, ternyata isi nya sangat lay lengkap


"astaga apa kah ini mama yang menyiapkan semua nya padahal aku kan cuma nginep beberapa hari di sini ini kayak udah mau tinggal di sini aja " ucap dania


dania pun mengambil baju Santai baju kaos berwarna putih dan celana legging berwarna hitam tak butuh waktu lama dania pun selsai memakai pakaian nya ituitu


"aku rasa tinggal di sini merasa tak nyaman apa karena Ada kak krisna, kalau gitu aku besok pulang dari sekolah mau mampir ke rumah deh


aku kangen sama nenek apa nenek Ada di rumah ya.... " lirih dania sambil menyisir rambutnya itu


tak menunggu lama dania pun selsai dengan semua aktivitas nya itu


"ok semua sudah selsai ayo.. turun Dani kita temui mama dan papa " ucap dania yang sambil melangkah kaki nya keluar dari kamar nya


"ck ck ck kasihan sekali pintu ini " ucap dania sambil melirik pintu yang sudah tergeletak di bahwa...