
"kapan kalian akan tanding lagi m" tanya dania
"mungkin malam minggu ini " ucap viola
"ok aku akan datang " ucap dania
tak terasa jam begitu cepat berputar kini pun para murid pada beramburan keluar dari kelas menuju ke rumah masing - masing begitu juga dengan dania
dania pun berjalan menuju ke gerbang sekolah tanpa di temanin oleh ke dua sahabat nya itu
kini dania pun berdiri di pingir trotoar sambil menunggu taksi online nya itu
kini dania pun berrencana akan pulang ke rumah nenek nya dania pun merasa kangen dengan nenek nya itu karena lama dania sudah tak bertemu dengan nenek nya itu
tak butuh waktu lama taksi online nya dania pun tiba dania pun langsung naiki mobil tersebut Dan memberi tau alamat yang akan dania tuju
hanya butuh waktu 5 menit kini dania telah sampai di rumah nenek nya itu dania pun langsung membayar ongkos taksi tersebut sesuai dengan aplikasi yang tertera di ponsel nya, setelah dania langsung turun dari taksi tersebut.
kini dania pun sudah berdiri di luar gerbang rumah yang sangat megah yang terdiri dari tiga tingkat dengan bentuk rumah ala eropa moderen bernuawa silver Dan di mana halaman depan rumah tersebut yang di hiasi berbagai tanaman bunga mawar yang berwarna - warni di tengah taman buanga mawar tersebut terdapat kolam mancur di mana sisi kanan kolam mancur tersebut terdapat sebuah kursi untuk bersantai
indah bukan? Dan sangat asri
"ahhhh..... " dania mengela napas nya
selangkah demi selangkah dania pun masuk ke halaman rumah tersebut melewati pintu gerbang yang terbuka
kini dania pun sudah berdiri di pintu utama rumah tersebut
sekejap dania pun terdiam membisu hati nya yang bimbang antara menekan bel atau tidak
"tekan.... tidak.... tekan tidak.... ahh lebih bail aku tekan saja, ke sini aku mau melihat nenek " dumel dania
suara bel rumah pun bergema
Dan tak butuh waktu lama pintu rumah pun terbuka
clek........
dania pun mengamati orang yang membuka kan pintu tersebut dania bingung karena orang membuka pintu tersebut adalah orang asing yang baru pertama kali dania lihat
"maaf mbak cari siapa ya " ucap orang tersebut dengan ramah
"saya ingin bertemu nenek, pemilik rumah ini " ucap dania
"tapi cucuk nek kan cuma dua yaitu.... " ucap orang tersebut terheti saat Ada orang yang bertanya pada nya
"siapa Sri..... " ucap nenek
"ini kata nya cucu nenek, tapi bukan non sama aden " ucap Sri
"cucu saya.... , suruh dia masuk " perintah nenek
"tapi nek, kata tuan tak mengizin kan sembarangan orang masuk ke rumah ini, apa lagi saya baru melihat anak gadis ini jangan... jangan... anak ini.... " ucapan Sri pun terhenti saat nenek mengakat tangan memberi tanda bahwa Sri harus diam Dan berheti berbicara
"hilangkan prasangka buruk mu itu Sri jika ingin tetap berkerja di sini, Dan satu lagi ini rumah saya jadi saya yang berhak mengatur nya bukan anak saya paham Sri " ucap nenek dengan tatapan tajam
"paham nek " ucap Sri sambil menundudukan kepalanya
"dania sayang... masuk lah..." ucap nenek
dania yang awal nya hanya mendengarkan debat kecil nenek nya dengan gadis yang ber nama Sri tersebut hanya diam Dan mendengarkan .