CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE

CRAZY TRIP CRAZY ADVENTURE
#92



Siang harinya, Yara dan Bryce mengunjungi kediaman Chester.


Setibanya disana, Yara langsung mengucapkan bela sungkawanya pada keluarga Chester. Dia tak melihat Renata disana.


Lalu Ibu Renata, mengantarkan Yara menemui Renata yang ada didalam kamar.


Sedangkan Bryce tetap ada di luar bersama keluarga Chester.


Yara mendekati Renata yang tampak berbaring tetapi dengan mata yang terbuka.


Yara duduk di ranjang dan menggenggam tangannya.


"Aku tahu ini sangat berat..bahkan sangat sangat berat.. aku tak bisa mengatakan padamu untuk bersabar...sungguh aku tahu itu mudah diucapkan tapi pasti akan sangat berat dilakukan..Willa bagaikan putriku sendiri meskipun kami baru sebentar bertemu..aku sangat menyayanginya..dan aku sangat merasa kehilangan...aku tak bisa membayangkan menjadi dirimu Renata..kau melalui ini semua karena kau wanita yang kuat..aku yakin itu.", kata Yara pelan.


Renata mulai menangis kembali.


"Jika kau ingin berkeluh kesah...ingatlah aku..aku akan selalu mendengarkan keluh kesahmu", ucap Yara sembari mengusap lembut punggung tangan Renata.


Yara ikut menangis melihat Renata yang menangis tersedu sedu.


Yara kemudian memeluk Renata dan menenangkannya sembari mengusap punggungnya.


"Aku sudah menganggapmu kakakku, Rena...ingat..hubungi aku jika kau membutuhkanku", kata Yara.


"Thanks Yara.. terima kasih..", kata Renata terisak dan berusaha meredam tangisannya.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Yara memutuskan untuk menunda perjalanannya dulu. Entah mengapa dia ingin menemani Renata melewati masa masa sulitnya ini.


Dia memposisikan dirinya sebagai Renata jika hal itu terjadi padanya.


Selama 1 bulan penuh Yara selalu mengunjungi Renata dan menghiburnya.


Bryce menyibukkan dirinya kembali untuk mengurusi perusahannya selama dirinya di New York.


Hubungan Yara dan Renata semakin dekat. Renata pun sudah sangat nyaman bersama Yara.


Kini mereka sedang berada di dapur membuat kue bersama. Yara yang pintar memasak mengajari Renata membuat berbagai makanan dan kue.


"Aku tak ingin menikah lagi", kata Renata tiba tiba.


"Why? kau masih muda Rena..dan jalanmu masih panjang..mungkin untuk saat ini belum..tapi aku berharap kau bisa menemukan kebahagiaanmu kembali nanti", kata Yara bijaksana.


"Chester adalah cinta sejatiku..hanya dia pemilik hatiku..aku tak akan bisa berpaling darinya..dan Willa hanya putriku satu satunya yang akan selalu kucintai", kata Renata pelan.


Yara terdiam dan menghampiri Renata lalu memeluknya.


"Mungkin aku juga akan seperti itu jika aku menjadi dirimu..hati seorang wanita tak mudah berpaling..dan kau wamita yang kuat Rena..aku kagum padamu", kata Yara pelan.


"Kau yang menguatkanku Yara..tak salah Bryce memilihmu... jika aku seorang pria mungkin aku juga akan mencintaimu", kata Renata tertawa pelan.


"Ya...aku memang semanis itu..banyak yang menyukaiku sejak aku sekolah..aku selalu menjadi idola para pria...dan aku tak bisa mencegahnya", kata Yara random dan hal itu membuat Renata tertawa.


Yara senang melihat Renata tertawa kembali.


"Apa yang membuatmu mencintai Chester?aku tak tahu kisah cinta kalian", kata Yara.


"Dia pria yang sangat dewasa dan bijaksana.. dan karena hanya dia satu satunya pria yang pernah menyentuhku", kata Renata.


"Really?maaf..bukankah kau sudah menikah sebelumnya?", kata Yara.


"Hmm..tapi aku tak pernah melakukannya dan ada cerita panjang dibalik itu..aku tak ingin membahasnya", kata Renata sambil memakan kuenya.


"Jadi kau tak pernah melakukan apapun dengan Bryce juga?", kepo Yara.


"Whaattt?? tentu saja tidak...Bryce pria yang sopan Yara.. dia tak pernah melakukan hal itu padaku..", jawab Renata.


"Dia sopan? mengapa aku tak percaya dengan hal itu? whatever..tapi entah mengapa aku jadi lega mendengarnya", kata Yara.


Renata semakin tertawa mendengar ucapan Yara itu. Yara membuat hari harinya penuh dengan tawa. Dan Renata sangat bersyukur ada Yara yang selalu disampingnya di saat saat tersulitnya.


Renata tak pernah memiliki sahabat wanita. Sahabatnya dulu hanya Chester dan Bryce. Dan dia merasa senang menemukan sahabat seperti Yara.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤